Performa Mihailo Perovic Menjadi Sorotan Utama
Rating Mihailo Perovic yang mencapai 9,2 menjadi sorotan utama setelah Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 3-1 dalam pertandingan pekan ke-20 Super League 2025/2026. Penyerang asing Green Force ini mencatatkan performa terbaik di skuad Persebaya berkat kontribusi krusial dan perjuangan tanpa kompromi sepanjang laga.
Persebaya Surabaya tampil perkasa saat bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Sabtu malam. Meskipun bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah dan kondisi hujan deras di babak akhir pertandingan, tim tamu berhasil meraih tiga poin penting.
Pelatih Kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyampaikan apresiasinya terhadap atmosfer pertandingan yang menantang.
“Kami merasakan suasana yang luar biasa di stadion,” ujarnya dalam sesi jumpa pers setelah merebut tiga poin kemenangan.
Bali United harus menerima kekalahan setelah kebobolan tiga gol dalam laga sengit yang dipimpin oleh wasit Asep Yandis. Tim berjuluk Serdadu Tridatu kesulitan mengimbangi agresivitas permainan tim tamu sejak awal laga.
Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan begitu babak pertama dimulai. Tekanan intens membuat lini pertahanan Bali United bekerja ekstra keras menghadapi gelombang serangan Green Force.
Kebuntuan pecah pada menit ke-26 lewat aksi Mihailo Perovic. Penyerang asal Montenegro itu melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang mulus di gawang Bali United.
Gol tersebut menjadi penanda dominasi Persebaya Surabaya sepanjang babak pertama. Bali United yang mengenakan jersi merah gagal mengembangkan permainan hingga turun minum dengan skor 0-1.
Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya yang tampil dengan jersi kuning meningkatkan tempo permainan. Ancaman demi ancaman dilancarkan melalui kombinasi lini tengah yang dikomandoi Rachmat Irianto.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-68 melalui gol Alfan Suaib. Gol kedua tercipta berkat kerja sama apik dengan Francisco Israel yang mengirimkan umpan matang ke area berbahaya.
Lima menit berselang, Persebaya Surabaya kembali memperlebar jarak keunggulan. Risto Mitrevski mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-73 setelah memanfaatkan umpan Gali Freitas.
Bali United mencoba bangkit di tengah hujan deras yang mengguyur Stadion Dipta. Namun gol Diego Campos pada menit ke-82 dianulir karena posisi offside.
Upaya tuan rumah akhirnya berbuah gol hiburan pada menit ke-88. Jordy Bruijn sukses memperkecil ketertinggalan lewat sepakan yang memanfaatkan umpan Jens Raven.
Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membawa Persebaya Surabaya naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.
Sebaliknya, Bali United tertahan di peringkat kedelapan dengan raihan 28 poin. Kekalahan di kandang sendiri menjadi catatan penting bagi Serdadu Tridatu untuk berbenah.
Dari sisi individu, performa Mihailo Perovic menjadi cerita tersendiri. Dia tetap bermain penuh determinasi meski mengalami cedera kepala dan harus bertarung dalam kondisi kepala bocor.
Perjuangan tersebut berbuah rating tertinggi di skuad Persebaya Surabaya, yakni 9,2. Gol pembuka, kerja keras, dan pengaruh besar di lini depan membuat Perovic layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.
Gali Freitas juga tampil impresif dengan rating 8,2 berkat kontribusinya dalam membangun serangan. Francisco Israel mencatatkan rating 8,6 setelah perannya krusial dalam proses gol kedua.
Risto Mitrevski yang mencetak gol ketiga memperoleh rating 8,5. Solidnya lini belakang turut diperkuat Arief Catur Pamungkas dengan nilai 7,7 dan Leonardo Silva Lelis 7,3.
Di lini tengah, Rachmat Irianto mencatatkan rating 7,7 berkat kerja kerasnya menjaga keseimbangan permainan. Pedro Ricardo Rodrigues De Matos mendapat nilai 6,9 setelah tampil disiplin sepanjang laga.
Penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi memperoleh rating 7,1 setelah melakukan sejumlah penyelamatan penting. Jefferson Junio Antonio Da Silva mengantongi nilai 7,4 dengan kontribusi stabil di sisi lapangan.
Dari bangku cadangan, Alfan Suaib mencuri perhatian dengan rating 7,8. Malik Risaldi dan Gustavo Fernandes Henrique Querino juga memberi dampak meski menit bermain terbatas.
Kemenangan ini mempertegas karakter Persebaya Surabaya sebagai tim yang tangguh di laga tandang. Rating Mihailo Perovic 9,2 menjadi simbol semangat juang Green Force yang pantang menyerah demi tiga poin krusial.