Kumpulan soal TKA bahasa Indonesia SMP dengan kunci jawaban

Hartono Hamid
10 Min Read

Pengertian dan Tujuan Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen sukarela yang bertujuan memberikan informasi capaian akademik murid secara objektif dan adil. TKA dilatarbelakangi oleh kebutuhan adanya pelaporan capaian akademik individu dari penilaian yang terstandar. Gladi bersih pelaksanaan TKA jenjang SMP/MTs/Sederajat telah dilaksanakan pada 9 sampai dengan 17 Maret 2026, sedangkan pelaksanaan utama TKA jenjang SMP/MTs/Sederajat dijadwalkan pada 6 hingga 16 April 2026.

Untuk mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan utama TKA jenjang SMP/MTs/Sederajat, berikut ini contoh soal latihan mata pelajaran wajib Bahasa Indonesia yang bisa dikerjakan.

Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Jenjang SMP/MTs/Sederajat

Bola Bekel Dinda

Sarah baru pulang sekolah. Ia berniat menuju ke kamar. Di ruang keluarga, terlihat Mama sedang asyik mengobrol dengan Tante Mira. Mbok Ginah datang untuk mengantarkan makanan dan minuman. Mama memanggil Sarah saat melihat kedatangannya. Sarah menghampiri Mama dan memberi salam kepada Tante Mira. “Kak Sarah!” tiba-tiba Dinda, anak Tante Mira, memanggilnya. Gadis kelas 5 SD itu tersenyum lebar. “Kak Sarah! Ayo, temani aku main bekel!” ajak Dinda. “Bekel?” tanya Sarah sambil mengernyitkan dahinya. “Kak Sarah sudah SMP, tapi tidak tahu bekel?” Dinda balik bertanya. Dinda memperlihatkan mainan yang diletakkannya di lantai. “Ini namanya bola bekel,” jelas Dinda sambil mengambil satu bola karet kecil. “Nah, kalau yang ini, namanya biji bekel,” tambahnya seraya meraup enam mainan kecil berbentuk unik yang terbuat dari logam. Sarah ikut memegang dan mengamati bola bekel beserta biji bekelnya. “Aku sering memainkannya bersama Mama. Kata Mama daripada main game online,” cerita Dinda. Deg! Sarah serasa ditampar. Ucapan Dinda itu benar. “Ajarin Kak Sarah cara main bekel, dong!” pinta Sarah, menutupi rasa malunya. “Begini caranya, Kak!” Dinda bersemangat mengajari Sarah. “Aku coba, ya!” pinta Sarah. Dia penasaran. Pertama kali melontarkan bola bekel, Sarah sudah harus mengambilnya ke ruang tamu. Bola bekel itu menggelinding ke sana. Namun, Sarah jadi makin penasaran dan mencoba terus walaupun gagal berkali-kali. Dinda bertepuk tangan menyemangati Sarah. “Susah juga, ya!” ujar Sarah. “Nanti lama-lama juga bisa, Kak!” kata Dinda. Sarah berniat mencari informasi lebih jelas tentang permainan ini. Dia akan belajar main bekel sampai bisa. Dinda saja bisa, dia juga pasti bisa.

  1. Bagaimana sifat yang ditunjukkan Dinda berdasarkan cerita tersebut?
  2. A. Pantang menyerah
  3. B. Percaya diri
  4. C. Suportif
  5. D. Optimis
    Kunci jawaban: B. Percaya diri, dan C. Suportif

Pidato Pagi

Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru. Yang saya banggakan murid-murid sekalian. Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat di pagi ini. Bapak Ibu guru dan murid-murid sekalian, saat ini kita hidup di era informasi. Informasi mudah diakses melalui internet dan media sosial. Namun, tidak semua informasi tersebut benar. Sebagian informasi tersebut disebut hoaks. Hoaks adalah informasi palsu yang menyesatkan. Hoaks dapat berbentuk teks, gambar, atau video. Judul hoaks biasanya bersifat provokatif. Tujuannya agar pembaca segera menyebarkannya. Penyebaran hoaks dapat merugikan banyak orang. Sebagai kepala sekolah, saya mengingatkan kita semua perlu literasi informasi. Literasi informasi berarti menilai informasi secara kritis. Kita semua harus memeriksa sumber informasi. Kita juga perlu membandingkan beberapa sumber terpercaya. Informasi belum jelas sebaiknya tidak disebarkan. Bersikap kritis adalah tanggung jawab kita bersama. Teknologi harus digunakan untuk menambah pengetahuan. Akhir kata saya sampaikan, “Mari bijak dalam bermedia sosial!” Demikian pidato ini saya sampaikan. Semoga bisa menjadi perenungan untuk kita semua.

  1. Kepada siapakah pidato tersebut ditujukan?
  2. A. Murid
  3. B. Guru
  4. C. Pembaca
  5. D. Kepala Sekolah
    Kunci jawaban: A. Murid, dan B. Guru

  6. Pesan apa yang ingin disampaikan melalui pidato tersebut?

  7. A. Kedisiplinan dalam menyebarkan berita dari berbagai media
  8. B. Tanggung jawab sebagai pribadi dalam bermedia sosial
  9. C. Kesadaran diri untuk memilah informasi dari dunia maya
    Kunci jawaban: Salah-Benar-Benar

  10. Judul pidato tersebut masih sangat umum. Judul mana yang lebih sesuai untuk menggantikan judul pidato tersebut?

  11. A. Mengenal Hoaks di Lingkungan Sekolah
  12. B. Cara Membedakan Hoaks dalam Media Sosial
  13. C. Literasi Informasi sebagai Benteng Melawan Hoaks
  14. D. Peran Sekolah dalam Literasi Informasi kepada Murid
    Kunci jawaban: C. Literasi Informasi sebagai Benteng Melawan Hoaks

Peluang Karier di Sektor Hijau

Transisi energi tidak hanya mengubah sumber daya energi. Hal ini juga menciptakan banyak peluang karier baru. Peluang tersebut khususnya di sektor hijau atau green jobs. Menurut International Labour Organization (ILO), akan ada 24 juta pekerjaan baru di sektor hijau pada tahun 2030. Ini terjadi karena transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT). Ada laporan terbaru dari International Renewable Energy Agency (IRENA) berjudul “Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2023”. Laporan itu mencatat jumlah pekerja di sektor EBT terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2018, IRENA mencatat ada 11,1 juta pekerja di sektor EBT. Jumlah ini terus bertambah. Pada tahun 2022 mencapai 13,8 juta. Hal tersebut menunjukkan komitmen global untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dunia beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan. Green jobs memiliki beberapa aspek yang bisa dilihat pada gambar berikut.

Saat ini, banyak jenis pekerjaan yang termasuk green jobs. Contohnya, desainer fesyen berkelanjutan, start-up energi berkelanjutan, start-up manajemen limbah, teknisi sistem energi matahari, peneliti transportasi ramah lingkungan, kreator gerakan hijau, hingga pengelola media sosial gerakan hijau. Para milenial perkotaan dapat menjajal urban farming. Itu dilakukan sebagai langkah awal memulai green jobs. Kegiatan urban farming bisa dilakukan di mana saja, seperti di halaman, kantor, balkon, bahkan atap rumah. Green jobs sudah ada di kawasan Asia Pasifik. Contohnya para penanam bakau dalam program adaptasi iklim di Vietnam dan teknisi sistem energi matahari di Cina.

  1. Contoh green jobs di kawasan Asia Pasifik yang disebutkan dalam teks adalah ….
  2. A. start-up manajemen limbah
  3. B. desainer fesyen berkelanjutan
  4. C. teknisi sistem energi matahari
  5. D. peneliti transportasi ramah lingkungan
    Kunci jawaban: C. teknisi sistem energi matahari

  6. Mengapa urban farming cocok sebagai awal karier green jobs bagi milenial kota?

  7. A. Meningkatkan nilai estetika perkotaan dan peluang penghasilan milenial
  8. B. Mengajarkan milenial teknik bercocok tanam yang ramah lingkungan
  9. C. Menggunakan lahan yang luas sehingga mudah dilakukan oleh milenial
  10. D. Memberi pengalaman milenial dalam manajemen limbah perkotaan
    Kunci jawaban: B. Mengajarkan milenial teknik bercocok tanam yang ramah lingkungan

  11. Apa yang membuat data dalam teks tersebut bisa dipercaya?

  12. A. Mencantumkan laporan spesifik dan tahun publikasi dari lembaga resmi ternama
  13. B. Menyebutkan nama perusahaan besar yang terlibat dalam sektor energi terbarukan
  14. C. Berasal dari pengalaman pribadi penulis yang sangat berpengalaman di bidangnya
  15. D. Memuat wawancara dengan beberapa individu yang bekerja di sektor energi terbarukan
    Kunci jawaban: A. Mencantumkan laporan spesifik dan tahun publikasi dari lembaga resmi ternama

Kuliner Ayam Panggang Dorong Perekonomian Desa Sragi, Ponorogo

Kabupaten Ponorogo kini memiliki destinasi kuliner yang menarik wisatawan. Berlokasi di Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo. Kawasan Dadapan menawarkan ayam panggang bercita rasa tradisional. Suasana pedesaan yang asri juga menambah daya tarik pengunjung. Ayam panggang di kawasan ini diolah menggunakan ayam kampung pilihan. Ayam dipanggang di atas bara kayu dengan suhu terjaga. Proses pemanggangan tradisional tersebut menghasilkan aroma khas. Selain itu, juga menghasilkan tekstur daging yang lunak. Ayam kemudian disajikan dengan bumbu santan dan rempah-rempah. Bumbu terdiri dari cabai, bawang, dan kemiri. Kombinasi ini menghasilkan rasa gurih dan pedas.

Kehadiran kuliner ini memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Desa Sragi. Area Dadapan yang sepi kini ramai dikunjungi wisatawan. Mereka menikmati sajian dan keramahan desa, terutama pada akhir pekan. Seorang warga setempat mengatakan, “Meningkatnya jumlah pengunjung mendorong warga membuka usaha kecil untuk menambah penghasilan.” Banyak yang tertarik pada cita rasa ayam panggang tersebut. Mereka berasal dari luar daerah Sragi. “Daging ayamnya mudah dikunyah dan bumbunya meresap. Rasanya sangat kaya bumbu,” ujar seorang pengunjung. Sajian ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Hal tersebut menunjukkan peran kuliner tradisional dalam mendukung perekonomian desa. Selain itu, menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

  1. Istilah perekonomian pada paragraf ketiga di dalam teks digunakan untuk ….
  2. A. menunjukkan peluang warga menjual camilan dan minuman
  3. B. menggambarkan suasana pedesaan yang ramai pengunjung
  4. C. menjelaskan dampak pusat kuliner terhadap pendapatan warga
  5. D. memperlihatkan cara memperoleh penghasilan pada akhir pekan
    Kunci jawaban: C. menjelaskan dampak pusat kuliner terhadap pendapatan warga

  6. Paragraf keempat menceritakan pengalaman pengunjung tentang cita rasa ayam panggang. Bagaimana paragraf kedua memperkuat pengalaman tersebut?

    • A. Menjelaskan penggunaan santan dan ayam yang menghasilkan rasa pedas
    • B. Menegaskan keunikan rasa ayam panggang yang berbeda dari daerah lain
    • C. Menggambarkan perpaduan rasa yang lezat dan suasana yang nyaman
    • D. Menguraikan teknik pemanggangan dan bumbu ayam kampung pilihan
      Kunci jawaban: D. Menguraikan teknik pemanggangan dan bumbu ayam kampung pilihan
Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *