Pelatih Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Alessandro Lodi, angkat bicara setelah timnya kembali menunjukkan performa yang mengesankan dalam babak final four Proliga 2026.
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dalam pertandingan yang digelar di GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah, pada hari Sabtu (11/4/2026). Pertandingan ini berakhir dengan skor 3-1 (23-25, 25-21, 25-23, 25-20).
Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah bagi Mediol Stiovanny Yoku dkk. Tim mereka tampaknya tampil di bawah tekanan sepanjang laga. Keunggulan awal di set pertama dengan skor 23-21 justru tercuri setelah Popsivo mencetak empat angka berturut-turut untuk membalikkan keadaan.
Lodi mengakui bahwa situasi di paruh pertama pertandingan cukup sulit.
“Pertama-tama, di babak final four setiap pertandingan itu sulit,” ujarnya kepada awak media setelah pertandingan.
“Jadi, Anda tidak boleh berpikir bahwa Anda tinggal masuk ke lapangan lalu menghancurkan semua lawan,” tambahnya.
Gresik Phonska belajar dari kekalahan pertama mereka di babak final four saat melawan Jakarta Pertamina Enduro pada hari Kamis (9/4/2026). Kekalahan dalam laga yang hampir berlangsung lima set itu memutus tren sempurna Phonska Plus di dua pertandingan pertama final four.
Pelatih asal Italia ini menyebut kekalahan dari Megawati Hangestri Pertiwi dkk sebagai pelajaran berharga bagi anak didiknya.
“Kekalahan pada hari Kamis itu, ya, seperti pukulan bagus yang kami terima,” katanya.
“Dan kita harus bangkit dari sana. Dan menurut saya hari ini, kami menunjukkan semangat yang besar,” ujar juru taktik berusia 47 tahun itu.
Lodi menjelaskan bahwa permainan pada paruh pertama laga memang tidak stabil. Kemenangan Gresik di set kedua dan ketiga sempat diwarnai kejar-kejaran angka sebelum akhirnya kendali laga benar-benar didapatkan.
“Kami menunjukkan ketangguhan yang luar biasa karena terutama pada paruh pertama laga, kami tidak bermain dengan sangat rapi,” kata Lodi.
“Kami masih agak sedikit, saya tidak ingin menyebutnya seperti orang sakit, tapi Anda paham saat Anda terluka dan berupaya pulih, tapi belum sepenuhnya pulih.”
“Kami masih memulihkan kondisi tim dan menghadapi melawan tim yang bermain dengan keras tadi,” ujarnya.
Di luar itu, Lodi mengakui ketangguhan para pemain Popsivo dalam bertahan dan servis hingga bolak-balik kecolongan lewat ace.
“Mereka juga bertahan dengan baik. Mereka mencoba menekan kami dengan servis. Mereka menekan kami dengan servis mereka,” ucap Lodi.
“Kami menemukan ritme kembali. Oke, kami menemukan kembali salah satu kualitas terbaik kami.”
“Kami menang meski menghadapi kesulitan. Kami sangat-sangat bangga hari ini,” ujar Lodi.
Hasil tersebut membuat Gresik Phonska kembali dalam posisi yang difavoritkan untuk melaju ke babak Grand Final.
Gresik sudah mengoleksi 3 kemenangan dari 4 laga. Masih tersisa dua pertandingan lagi untuk mereka di final four dengan melawan Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Electric PLN pada seri Semarang pekan depan.
“Mari kita lihat berapa banyak poin yang masih kami butuhkan untuk lolos ke grand final tapi pasti kami berada dalam posisi yang baik,” kata Lodi.
“Kami akan berusaha agar siap menghadapinya,” ujarnya optimistis.