Pesona Alam NTT yang Menarik untuk Dikunjungi
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki keindahan alam yang luar biasa, mulai dari pantai hingga pemandangan alam yang eksotis. Salah satu daya tarik utama yang menarik perhatian wisatawan adalah air terjun. Banyak wisata air terjun di NTT yang indah dan masih asri, sehingga cocok untuk dikunjungi sebagai tempat melepas penat saat berlibur.
- Pesona Alam NTT yang Menarik untuk Dikunjungi
- 1. Air Terjun Pangkadari
- 2. Air Terjun Wae Nunung
- 3. Air Terjun Cunca Lawar
- 4. Air Terjun Cunca Lega
- 5. Air Terjun Cunca Rede
- 6. Air Terjun Cuncang Lewe
- 7. Air Terjun Cunca Wulang
- 8. Air Terjun Waimarang
- 9. Air Terjun Muru Nawe
- 10. Air Terjun Cunca Antar
- 11. Air Terjun Tanggedu
- 12. Air Terjun Cunca Jami
- 13. Air Terjun Lapopu
- 14. Air Terjun Wae Teong Sara
- 15. Air Terjun Ogi
Berikut ini beberapa wisata air terjun di NTT yang masih asri dan menyuguhkan panorama alam yang mengagumkan:
1. Air Terjun Pangkadari
Air Terjun Pangkadari terletak di Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, NTT. Uniknya, lumut yang tumbuh di dinding batu semuanya mengeras, tidak seperti tumbuhan lumut yang biasanya mudah rontok dan licin. Air yang mengalir di air terjun ini pun bening dan tidak berbau seperti ciri-ciri air yang mengandung zat kapur.
2. Air Terjun Wae Nunung
Air terjun terapi Colol atau air terjun terapi Wae Nunung terletak di kawasan agrowisata Lembah Colol, Kecamatan Lambaleda Timur, Manggarai Timur, NTT. Air terjun ini dianggap mampu membantu menyembuhkan sakit pinggang jika pengunjung mandi di bawahnya. Cipratan air dari air terjun setinggi 7 meter itu membuat tubuh terasa seperti dipijat secara alami. Banyak kesaksian dari warga Colol yang mengatakan sembuh dari sakit pinggang usai mandi di bawah kucuran air terjun ini.
3. Air Terjun Cunca Lawar
Melansir Kompas.com, Kamis (28/4/2022), nama Cunca Lawar mengacu pada goa dan sarang burung walet yang ada di dekat air terjun. Jadi, sembari berwisata, pengunjung bisa melihat burung walet keluar-masuk goa. Daya tarik lainnya adalah bongkahan batu yang berbentuk lingkaran akibat kikisan dan tekanan air yang cukup deras sepanjang waktu. Di sisi kanannya terdapat cekungan batu yang berbentuk goa.
4. Air Terjun Cunca Lega

Air Terjun Cunca Lega berlokasi di Purang-Nanu, Desa Tebo, Kecamatan Rahong Utara, Manggarai, NTT. Pengunjung hanya butuh waktu sekitar satu jam perjalanan dari Ruteng menuju air terjun bertingkat-tingkat ini, jika menggunakan kendaraan roda dua.
5. Air Terjun Cunca Rede
Air Terjun Cunca Rede di Desa Lokom, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur berada dalam kawasan konservasi Taman Wisata Ruteng. Ini artinya, Air Terjun Cunca Rede berada di tengah-tengah hutan konservasi. Oleh karena itu, jika singgah di sini wisatawan harus mematuhi sejumlah aturan termasuk larangan mengambil flora dan fauna dalam kawasan konservasi, serta dilarang memotong pohon-pohon kecil selama perjalanan.
6. Air Terjun Cuncang Lewe
Air terjun Cuncang Lewe ada di Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, NTT. Adapun cuncang artinya air terjun dan lewe artinya panjang. Jadi, Cuncang Lewe berarti air terjun panjang. Ketinggian air terjun ini mencapai 100 meter. Dikelilingi hutan rimba yang sangat sejuk, dan indah, pengunjung bisa mendengar suara aneka burung di kawasan Cuncang Lewe. Sayangnya belum ada akses masuk, sehingga bila ingin ke sini, pengunjung harus melewati Kali Wae Lur yang merupakan sumber aliran air terjun tersebut. Adapun jarak dari jalan raya ke tempat ini kurang lebih 1 kilometer.
7. Air Terjun Cunca Wulang

Cunca Wulang juga sebaiknya tak dilewatkan jika kamu tengah mencari air terjun di NTT yang masih asri dan indah. Destinasi ini menjadi salah satu wisata alam yang ramai dikunjungi wisatawan saat ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selain airnya yang berwarna hijau, Air Terjun Cunca Wulang ini juga menyimpang pesona pada dinding-dindingnya yang terlihat kokoh menyatu dengan air yang tenang. Jadi buat kamu yang tidak bisa berenang, duduk-duduk santai di pinggir air terjun, tentunya sudah cukup membuat rileks tanpa perlu basah-basahan.
8. Air Terjun Waimarang

Air Terjun Waimarang ada di Desa Umalulu, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, NTT. Lokasi air terjun ikonik berwarna hijau tosca ini terletak sekitar 87 kilometer dari ibu kota Kabupaten Sumba Timur, Waingapu, dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam. Air mengalir dari ketinggian sekitar 5 meter dengan kolam renang alami yang cukup luas di bawahnya. Bagi wisatawan yang tidak ingin berenang bisa sekadar merendamkan tubuh di pinggir kolam dekat celah masuk yang kedalamannya hanya sekitar 1 meter. Jika perut lapar, di tempat ini juga menyediakan aneka kudapan ringan seperti buah kelapa dan mi instan.
9. Air Terjun Muru Nawe
Muru Nawe merupakan wisata air terjun yang ada di Desa Detuwulu. Adapun Desa Detuwulu terletak di pesisir pantai utara Kabupaten Ende, Flores NTT. Persis di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami yang biasa dimanfaatkan oleh para pengunjung untuk mandi. Gemuruh air mengalir diantara dinding bebatuan begitu terasa. Pengunjung akan dimanjakan dengan alam sekitar yang asri.
10. Air Terjun Cunca Antar

Air terjun Cunca Antar ada di Kampung Lawi, Desa Compang Lawi, Kecamatan Congkar, Manggarai Timur. Selain menikmati panorama alam yang indah, di Cunca Antar wisatawan bisa berenang di kolam air terjun yang sejuk dan menikmati udara alam yang segar. Wisatawan yang ingin menuju air terjun Cunca Antar, harus didampingi pemandu lokal dengan titik awal Kampung Lawi. Selanjutnya mereka harus melewati jalan yang menurun dan agak landai. Namun, saat kembali dari tempat wisata tersebut menuju Kampung Lawi, medan yang dilalui pun cukup menantang karena akan melewati jalur yang sama dengan tekstur tanjakan.
11. Air Terjun Tanggedu
Air Terjun Tanggedu berada di Desa Tanggedu, Kecamatan Kanatang, Sumba Timur, NTT. Dengan jarak sekitar 48 kilometer dari ibu kota Sumba Timur, Waingapu, pengunjung butuh waktu sekitar 2,5 jam untuk sampai ke lokasi air terjun. Sesampainya di tujuan, terdapat dua air terjun dari aliran sungai yang berbeda. Ada pula beberapa kolam pemandian alami. Kondisi air sangat bersih, dan berwarna kebiruan.
12. Air Terjun Cunca Jami
Air terjun Cunca Jami merupakan salah satu objek wisata air terjun di sekitar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Air terjun itu masih asri dan tersembunyi. Hanya ada satu petunjuk untuk mencapai lokasi air terjun, yakni berjalan menyusuri selokan air di tepi Sungai Wae Mentik, yang memasok air untuk Sungai Besar dan Air Terjun Cunca Wulang. Untuk menuju air terjun, pengunjung harus melalui jalan setapak dari tanah. Dari kampung warsawe, jaraknya sekitar 500 meter. Jika bingung arah ke lokasi, pengunjung bisa meminta jasa pemandu lokal warga Warsawe atau warga Kampung Meleng.
13. Air Terjun Lapopu

Air Terjun Lapopu di Pulau Sumba dikenal sebagai air terjun tertinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Air terjun ini terletak di Desa Hatikuloku, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat. Air terjun yang berada di kawasan Taman Nasional Menupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (ManaLawa), Pulau Sumba ini memiliki tinggi mencapai 90 meter. Lapopu berbeda dengan air terjun lainnya, di mana air terjun ini bertangga-tangga, kemudian masih membentuk tangga-tangga lagi sebelum sampai di kolamnya. Sementara air terjun lainnya di TN ManaLawa ini langsung turun terjal ke bawah.
14. Air Terjun Wae Teong Sara
Air terjun ini berlokasi di Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat, ada satu air terjun indah bernama Wae Teong Sara. Keindahan air terjun ini masih hanya diketahui oleh warga setempat, sebab belum begitu banyak turis asing dan domestik yang menjelajahi wilayah Kecamatan Ndoso.
15. Air Terjun Ogi

Kabupaten Ngada di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dikenal dengan keindahan alam dan aneka wisata budaya. Salah satu yang tak boleh terlewatkan yaitu wisata ke air terjun Ogi. Nama sebenarnya adalah air terjun Soaseso. Namun, disebut air terjun Ogi sebab lokasinya ada di Kelurahan Fobata, Kecamatan Bajawa, Ngada. Jarak dari Kota Bajawa ke lokasi air terjun Ngada sekitar 8 kilometer melintasi jalanan berliku dan berkelok tajam. Waktu tempuhnya yakni 30 menit sampai 40 menit dengan kendaraan bermotor.