Empat Alasan Mengapa Anda Harus Menonton ONE Fight Night 38

Wahyudi
4 Min Read

ONE Fight Night 38: Ajang yang Tidak Boleh Dilewatkan

ONE Championship akan menghadirkan ajang bulanan terakhir di tahun 2025, yaitu ONE Fight Night 38, yang akan berlangsung di Lumpinee Stadium, Bangkok, pada Sabtu (6/12/2025). Ajang ini tayang di jam prime time Amerika dan menawarkan berbagai pertandingan menarik, termasuk dua laga perebutan gelar juara, duel Brazilian Jiu-Jitsu impian, serta bintang-bintang internasional yang siap memperlihatkan kehebatannya di panggung global. Berikut empat alasan mengapa acara ini tidak boleh dilewatkan.

1. Laga Perebutan Gelar Juara Kelas Bantam MMA

Juara kelas bantam MMA ONE Championship, Fabricio Andrade, akan mempertaruhkan sabuk emasnya melawan penantang peringkat 4, Enkh-Orgil Baatarkhuu. Andrade dikenal sebagai salah satu finisher paling ditakuti dengan serangan ke tubuh yang mematikan. Ia sebelumnya berhasil mengalahkan mantan pemilik sabuk, John Lineker, untuk menjadi raja baru, dan kemudian meraih kemenangan KO dalam waktu 42 detik atas Kwon Won Il di ONE 170.

Di sisi lain, Baatarkhuu menjadi penantang menakutkan setelah menjadi finalis dalam serial Netflix “Physical: Asia”. Petarung Mongolia ini membangun reputasi lewat kuncian mematikan dengan mengalahkan Jhanlo Mark Sangiao, Carlo Bumina-ang, dan Jeremy Pacatiw. Jika berhasil menang, Baatarkhuu akan menjadi juara MMA ONE Championship kedua dari negaranya.

2. Juara Submission Grappling Baru Akan Dinobatkan

Sabuk juara kelas terbang submission grappling ONE Championship yang kosong akan menemukan pemilik barunya. Diogo Reis, juara ADCC dua kali, akan berhadapan dengan bintang Jepang, Daiki Yonekura. Reis memberikan kekalahan pertama bagi Shoya Ishiguro di ONE Championship dengan kuncian kimura yang memaksa lawannya menyerah.

Sementara itu, Yonekura datang sebagai underdog yang siap mengejutkan. Sebelumnya, dia pernah meraih emas di IBJJF Pan Pacific Championship 2024 dan ADCC Sydney Open 2024. Gaya cekikannya mengandalkan kecepatan, presisi, dan belitan kaki rumit yang menciptakan pertarungan gaya menarik.

3. Legenda BJJ Bertarung dalam Laga Impian

Dunia grappling akan menyaksikan laga impian saat ikon BJJ, Marcelo Garcia dan Lachlan Giles, berduel dalam aksi kelas ringan submission grappling. Garcia adalah salah satu kompetitor terhebat dengan empat gelar juara ADCC dan lima gelar IBJJF. Usai bertarung melawan kanker pada 2023, dia kembali berkompetisi dan tampil mengesankan di ONE 170 setelah hiatus selama 15 tahun.

Giles, yang terakhir bertanding pada 2022, bangkit dari masa pensiun untuk menghadapi Giles, salah satu atlet BJJ terhebat dalam sejarah. Ahli taktik asal Australia ini adalah dalang di balik leg lock modern dan meraih medali perunggu di divisi Absolute ADCC 2019.

4. Calon Penantang Sabuk Juara di Divisi Perempuan Berpotensi Muncul

Juara kelas atom kickboxing wanita ONE Championship, Phetjeeja, kembali ke akar Muay Thai-nya dalam misi menjadi juara dunia di dua cabang olahraga. Mengadang di jalannya adalah Martyna Dominczak yang membawa rekor 3-1 di ONE Championship setelah meraih 2 kemenangan beruntun.

Phetjeeja memiliki rekor sempurna 7-0 di ONE Championship dengan kecepatan yang membutakan dan kekuatan menghancurkan. Pemenang laga ini bisa menjadi penantang berikutnya bagi juara kelas atom Muay Thai wanita, Allycia Hellen Rodrigues.

Dalam laga lain ONE Fight Night 38, Aliff Sor Dechapan dan Ramadan Ondash bentrok untuk menentukan penantang juara kelas jerami, Prajanchai PK Saenchai. Aliff membawa empat kemenangan beruntun dengan kombinasi presisi dan tekanan tanpa henti. Sementara Ondash, yang baru berusia 19 tahun, berhasil meraih kontrak senilai Rp1,6 miliar di ONE Friday Fights berkat empat kemenangan beruntun.

Bentrokan dua singa muda ini dijamin menghadirkan pertarungan yang penuh daya ledak.

ONE Fight Night 38 akan tayang pada Sabtu (6/12/2025) mulai pukul 09.00 WIB dan dapat disaksikan melalui platform streaming Vidio, YouTube, dan Facebook ONE Championship secara gratis.

Share This Article
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *