McLaren Percaya Verstappen Bersikap Sportif dalam Perburuan Gelar

Bayu Purnomo
6 Min Read

Prediksi Balapan Akhir Musim Formula 1 GP Abu Dhabi

Bos tim McLaren, Andrea Stella, menyampaikan harapannya terhadap balapan yang menarik di akhir musim Formula 1 Grand Prix Abu Dhabi. Max Verstappen memulai balapan dengan posisi terdepan, mengungguli Lando Norris dan Oscar Piastri. Namun, Stella berharap Verstappen dapat tampil adil dalam balapan tersebut.

Verstappen berhasil meraih pole position yang krusial di depan Norris dan Piastri di Sirkuit Yas Marina. Juara dunia empat kali ini harus memenangkan balapan untuk menjaga peluangnya meraih gelar kelima secara beruntun. Meski demikian, Verstappen masih membutuhkan bantuan dari pembalap lain, karena Norris hanya perlu finis di urutan ketiga untuk meraih kemenangan kedelapan musim ini. Sementara itu, Piastri yang berada di posisi ketiga juga harus memenangi balapan agar tetap berada dalam persaingan, meskipun dengan 16 poin, ia membutuhkan hasil yang lebih buruk dari Norris.

Para pengamat memperkirakan bahwa Verstappen akan mencoba untuk menekan pemuncak klasemen. Hal ini mirip dengan taktik Lewis Hamilton yang mencoba mengalahkan rekan setimnya di Mercedes, Nico Rosberg, pada 2016, dengan harapan akan terjadi pertarungan besar yang akan menambah bahaya bagi Norris.

Ketika ditanya tentang skenario seperti itu, Stella mengatakan bahwa ia yakin segala tingkah laku Verstappen akan tetap adil. “Dalam hal opsi yang dimiliki Max untuk mencoba memainkan kartunya, sejujurnya saya tidak terlalu khawatir,” katanya. “Saya pikir kita akan melihat beberapa balapan yang menarik, tetapi saya yakin semua ini akan terjadi dalam batas-batas sportivitas dan keadilan.”

Pembalap Italia itu menambahkan, “Kami telah melihat dalam latihan bahwa tingkat degradasi dan graining di atas ekspektasi. Mungkin ada alasan untuk mengontrol kecepatan bahkan dari sudut pandang ban, tidak harus karena alasan strategis untuk mobil terdepan.”

Urutan start untuk balapan ini sangat cocok untuk Norris, sehingga Stella menyarankan pembalap Inggris itu untuk memastikan dia melindungi posisi kedua dari mobil-mobil di belakangnya daripada mencoba menyalip Verstappen dari posisi terdepan. Yas Marina memiliki grid dan lintasan yang canggung di Tikungan 1, mengingat garis balap yang membentang secara diagonal di sepanjang lintasan sehingga tidak ada pergeseran besar pada tingkat cengkeraman di antara kedua sisi grid, yang membuat Norris harus kehilangan posisinya dari Verstappen pekan lalu di Qatar.

“Saya pikir dari sudut pandang Lando, dengan mempertimbangkan sisi dalam di tikungan pertama, saya pikir dia akan lebih berhati-hati,” jelas Stella. “Ini adalah salah satu tikungan di mana dari sisi dalam belum tentu Anda mendapatkan jalan keluar yang lebih baik, mobil di sisi luar bisa menutup, jadi saya pikir akan ada kehati-hatian yang saya rekomendasikan. Lando berada dalam posisi yang sangat kuat dari sudut pandang ini, jadi saya pikir itulah pendekatannya.”

Kualifikasi F1 GP Abu Dhabi: Verstappen Rebut Pole Position Kunci

FP3 F1 GP Abu Dhabi: Russell Cegah Norris Puncaki Semua Sesi

Elemen lain adalah mobil kedua Red Bull, Yuki Tsunoda, yang mengorbankan Q3-nya untuk memberi Verstappen sebuah derek, dan bisa menjadi faktor dari urutan ke-10 di grid jika Red Bull memperpanjang tugas pertamanya.

Stella tentu saja tidak melihat pengorbanan Tsunoda sebagai sesuatu yang wajar, terutama mengingat Verstappen melaju lebih cepat di lap kedua tanpa slipstream. “Saya tidak terlalu terkejut bahwa Red Bull dapat bermain sebagai sebuah tim, itu adalah hal yang mungkin terjadi. Saya tidak berpikir ini tidak adil,” ucapnya. “Namun sebenarnya, lap posisi terdepan adalah lap setelahnya, jadi Max melakukannya bahkan tanpa derek, jadi permainan yang adil untuk Max. Saya pikir dia adalah mobil tercepat hari ini dan dia pantas mendapatkan posisi terdepan, dan dia mendapatkannya. Kami masih berada di posisi yang bagus untuk balapan, jadi semua masih ada di tangan kami.”

Foto-foto dari GP Abu Dhabi – Latihan & Kualifikasi

Max Verstappen, Red Bull Racing



Oliver Bearman, Tim Haas F1, Carlos Sainz, Williams



Flavio Briatore, Kepala Tim Alpine



Lando Norris, McLaren



Carlos Sainz, Williams



Pierre Gasly, Alpine



Arthur Leclerc, Scuderia Ferrari



Lewis Hamilton, Ferrari



Max Verstappen, Red Bull Racing



Franco Colapinto, Alpine



Jenson Button



Gabriel Bortoleto, Sauber



Alexander Albon, Williams



Oliver Bearman, Tim Haas F1



Charles Leclerc, Ferrari



Carlos Sainz, Williams



Pierre Gasly, Alpine



Gabriel Bortoleto, Sauber



Isack Hadjar, Tim Racing Bulls



Charles Leclerc, Ferrari, Lewis Hamilton



Mika Hakkinen



Esteban Ocon, Tim Haas F1



Oscar Piastri, McLaren



Max Verstappen, Red Bull Racing



Lando Norris, McLaren



Yuki Tsunoda, Red Bull Racing



Esteban Ocon, Tim Haas F1



Oscar Piastri, McLaren



Lewis Hamilton, Ferrari



Max Verstappen, Red Bull Racing



Lewis Hamilton, Ferrari



Alexander Albon, Williams



Lando Norris, McLaren



Lewis Hamilton, kecelakaan Ferrari



Mobil Lewis Hamilton, Ferrari setelah kecelakaannya



Lewis Hamilton, Ferrari



Lewis Hamilton, Ferrari setelah kecelakaannya



George Russell, Mercedes



Lando Norris, McLaren



Max Verstappen, Red Bull Racing



Liam Lawson, Tim Racing Bulls



George Russell, Mercedes



Lando Norris, McLaren



Max Verstappen, Red Bull Racing



Fernando Alonso, Aston Martin Racing



Charles Leclerc, Ferrari



Lando Norris, McLaren

Share This Article
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *