Hubungan Mohamed Salah dan Arne Slot di Liverpool membara lagi

Ratna Purnama
5 Min Read

Mohamed Salah Kembali Jadi Sorotan, Kritik Terbuka Munculkan Spekulasi Masa Depan

Mohamed Salah kembali menjadi sorotan publik sepak bola Inggris. Namun kali ini bukan karena performa gemilangnya di lapangan, melainkan karena kritik terbuka yang ia sampaikan terkait posisinya di Liverpool. Peristiwa ini memicu spekulasi tentang masa depan pemain asal Mesir tersebut di klub.

Dalam sebuah wawancara di Elland Road, Salah menyampaikan kekecewaannya setelah Liverpool ditahan imbang oleh Leeds United dengan skor 3-3. Pada pertandingan itu, ia hanya duduk di bangku cadangan. “Seseorang ingin saya disalahkan sepenuhnya,” kata Salah dikutip dari ESPN.

Ia menegaskan bahwa klub pernah menjanjikan banyak hal kepadanya di musim panas. Namun, kini ia merasa tidak diberi kesempatan untuk bermain. “Sekarang saya berada di bangku cadangan, jadi saya bisa bilang mereka tidak menepati janji-janji itu. Dulu saya punya hubungan baik (dengan manajer Arne Slot). Sekarang kami tidak punya hubungan apa pun, dan saya tidak tahu kenapa. Sepertinya ada yang tidak menginginkan saya di klub,” ujar Salah.

Kekesalan ini muncul kurang dari setahun setelah Salah dan Slot merayakan gelar Liga Primer bersama. Saat itu, kontrak barunya yang berdurasi dua setengah tahun juga baru saja ditandatangani. Salah tampil apik setelah menutup musim dengan 34 gol serta sederet penghargaan individu.

Namun, performa Liverpool musim ini sangat menurun. The Reds hanya meraih empat kemenangan dari 15 laga di semua kompetisi. Hubungan antara Salah dan sang manajer disebut memburuk. Musim lalu, Salah sempat memuji Slot karena membebaskannya dari tugas bertahan dalam skema permainan Liverpool. Kebebasan itu ia sebut berhasil mendongkrak performanya.

Kini, kondisi berbalik. Dalam tiga pertandingan terakhir, Salah selalu dicadangkan. Ia merasa tidak diberi penjelasan yang memadai. “Saya tidak tahu apakah ada yang ingin saya keluar. Jangan salah paham, Begitulah rasanya. Saya sudah bertanya, tetapi saya tidak melihat penjelasannya. Saya tahu saya tidak akan bermain melawan Leeds. Arne sudah memberi tahu saya kemarin. Dia tahu perasaan saya.”

Slot menilai Mo Salah tetap profesional saat dicadangkan melawan West Ham, meski ia juga sadar pemainnya kecewa. Itu adalah pertama kalinya Salah memulai laga Premier League dari bangku cadangan sejak April 2024. Saat itu, Salah sempat terlibat adu mulut dengan Jurgen Klopp. “Kalau saya bicara, pasti akan ada percikan api,” ucap dia.

Klopp dan Salah damai. Pemain berusia 33 tahun itu mencatat 53 laga liga berturut-turut sebagai starter. Rekor terhenti pekan lalu saat ia dicadangkan melawan West Ham. Sejak bergabung, ia telah mencetak 250 gol dalam 420 laga untuk Liverpool, termasuk lima gol dari 18 penampilan musim ini. Awal tahun ini, ia meneken perpanjangan kontrak dua setengah tahun.

Kini masa depannya kembali menjadi sorotan. Setelah tidak dimainkan melawan Sunderland dan Leeds, serta hanya mencetak lima gol dari 18 laga musim ini, posisi Salah di skuad inti semakin menjauh. Salah mengungkapkan bahwa ia telah meminta keluarganya terbang ke Merseyside untuk menonton laga melawan Brighton akhir pekan depan. Kemungkinan itu menjadi penampilan terakhirnya sebelum ke Piala Afrika.

Setelah 15 pertandingan, Liverpool terperosok ke posisi delapan klasemen Liga Inggris. Kekalahan dari PSV di Liga Champions disebut sebagai momen kritis di internal klub. Meski demikian, kondisi itu tidak langsung memengaruhi masa depan Slot.

Tanggapan Mantan Pemain Liverpool

Legenda Liverpool Danny Murphy mempertanyakan keputusan Salah melampiaskan kekesalannya di depan publik. Seharusnya, ia menyelesaikan persoalan dengan menemui pelatih secara langsung. “Ketuk pintu manajer, temui, lakukan apa pun untuk menyampaikan frustrasi Anda. Dengan melakukan ini ia membuat masalah bagi tim dan manajer, dan menjadikan semuanya tentang dirinya. Anda tidak bisa bersikap begitu, apa pun pembenarannya,” ucap dia.

Michael Owen menyuarakan pendapat serupa lewat media sosial. “Saya bisa membayangkan perasaan Anda setelah membela tim ini begitu lama dan memenangkan segalanya,” kata Owen. “Tapi ini permainan tim. Anda tak bisa mengucapkan hal seperti itu di muka umum. Anda akan pergi ke Piala Afrika seminggu lagi. Mestinya Anda menahan diri, menikmati mewakili negara Anda, dan melihat bagaimana keadaan tim ketika kembali.”

Mo Salah dijadwalkan bergabung dengan timnas Mesir untuk Piala Afrika yang akan dimulai 15 Desember 2025. Jika Mesir mencapai final, ia akan absen hingga enam pertandingan Liverpool, termasuk melawan Tottenham, Wolves, Leeds, Fulham, Arsenal, dan Burnley.

Share This Article
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *