Malaysia Open 2026: Putri KW Uji Kesiapan, Alwi Farhan Kumpulkan Poin

Rafitman
5 Min Read



JAKARTA – Malaysia Open 2026 menjadi ajang awal bagi para pebulu tangkis Indonesia untuk menguji kesiapan dalam menghadapi musim kompetisi yang panjang. Turnamen Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari ini dianggap sebagai momen penting untuk memulai perburuan poin menuju BWF World Tour Finals 2026.

Persiapan Putri Kusuma Wardani

Bagi tunggal putri Putri Kusuma Wardani, Malaysia Open menjadi kesempatan untuk menguji kembali sentuhan permainannya setelah menjalani jeda antarmusim. Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru kembali ke intensitas latihan penuh setelah mendapat waktu istirahat setelah tampil di World Tour Finals 2025. Fokus utamanya di turnamen pembuka ini adalah mengembalikan kondisi fisik dan rasa bermain.

Pelatihnya memberikan libur beberapa hari agar proses pemulihan berjalan optimal. Setelah itu, latihan kembali ditingkatkan secara bertahap. Putri merasa kondisi tubuhnya kini lebih segar untuk memulai musim baru. Persiapan menghadapi Malaysia Open dijalani sekitar 10 hari dengan penekanan awal pada penguatan fisik sebelum masuk ke latihan teknik.

Porsi latihan fisik dibuat lebih berat, sementara dua hari terakhir menjelang keberangkatan baru difokuskan pada aspek teknik dan permainan. Mengawali musim dari turnamen level Super 1000 membuatnya memilih tidak memasang target berlebihan. Ia menilai ajang ini lebih tepat dimanfaatkan sebagai tolok ukur kesiapan sebelum menjalani kalender kompetisi yang padat sepanjang 2026.

Meski merasa gugup karena kembali memulai musim dari titik awal, Putri menegaskan keinginannya untuk bermain lepas dan nyaman di lapangan. Malaysia Open, dengan persaingan ketat di awal tahun, dipandangnya sebagai langkah awal untuk kembali menemukan ritme permainan terbaik.

Tunggal Putri: Satu-satunya Wakil Indonesia

Di sektor tunggal putri, Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia. Gregoria Mariska Tunjung tidak tampil karena mendapat proteksi peringkat guna pemulihan kondisi vertigo. Situasi ini membuat Putri memikul tanggung jawab sendirian di nomor tunggal putri Merah Putih.

Alwi Farhan: Momentum Penting untuk Awal Musim

Dari sektor tunggal putra, Alwi Farhan memandang Malaysia Open 2026 sebagai momentum penting untuk mengawali perjalanan kompetisi musim ini, terutama dalam mengumpulkan poin menuju BWF World Tour Finals 2026. Turnamen pembuka musim selalu menghadirkan tantangan tersendiri karena semua pemain datang dengan motivasi dan semangat baru.

Alwi mengaku bangga bisa langsung tampil di turnamen Super 1000 sejak awal tahun. Menurutnya, pergantian musim membuat segalanya kembali dimulai dari nol, termasuk persaingan menuju World Tour Finals. Ia memilih fokus menampilkan permainan terbaik tanpa terbebani target jangka pendek.

Momentum positif di akhir musim lalu diharapkan Alwi bisa menjadi modal untuk memulai 2026 dengan performa yang stabil. Kesempatan tampil di turnamen level tertinggi sejak awal musim, menurutnya, harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Meski demikian, Alwi menegaskan fokus utamanya tetap berusaha maksimal dan menyerahkan hasil akhir pada proses.

Tim Indonesia Hadir di Berbagai Sektor

Malaysia Open dikenal sebagai salah satu turnamen dengan tingkat persaingan tertinggi di kalender BWF. Bagi Alwi, ajang ini menjadi panggung awal untuk mengukur kesiapan sekaligus membuka langkah sepanjang 2026. Selain Alwi, Indonesia juga menurunkan Jonatan Christie di sektor tunggal putra.

Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan wakil di hampir semua sektor. Di ganda putra, PBSI mengandalkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. Sektor ganda putri hanya diwakili Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Untuk ganda campuran, Indonesia menurunkan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Terakhir kali Indonesia menjuarai Malaysia Open terjadi pada 2023 melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menaklukkan pasangan China, Liang Weikeng/Wang Chang, dalam laga tiga gim.

Daftar Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026

  • Tunggal Putra
  • Jonatan Christie
  • Alwi Farhan

  • Tunggal Putri

  • Putri Kusuma Wardani

  • Ganda Putra

  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
  • Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani

  • Ganda Putri

  • Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari

  • Ganda Campuran

  • Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
  • Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata

Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, Malaysia Open 2026 menjadi titik awal penting bagi para pebulu tangkis Indonesia.

Share This Article
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *