Berita Terkini Kota Padang: Kebakaran, Tenggelamnya Remaja, dan Perampingan Skuad Semen Padang FC
Berikut adalah rangkuman berita terkini seputar Kota Padang yang viral dalam 24 jam terakhir. Ada tiga peristiwa penting yang menjadi sorotan masyarakat setempat.
1. Warung Sembako di Pasar Raya Padang Dilalap Api
Sebuah warung sembako di Jalan Tanah Sandang Pangan, Letter U, Pasar Raya, Kampung Jao, Kota Padang dilalap api pada Minggu (25/1/2026) sore. Kebakaran ini dikonfirmasi oleh Kasi Pusdalops Damkar Padang, Sutopo, saat dihubungi pada pukul 18.09 WIB.
Menurut Sutopo, kebakaran pertama kali dilihat oleh saksi, Mukhtar, yang segera melapor ke Damkar Padang. Laporan masuk pada pukul 17.41 WIB. Empat unit armada dengan 70 personel langsung bergerak, tiba di lokasi pukul 17.45 WIB, dan memadamkan api pada 17.57 WIB.
Meski pemadaman sempat terkendala akses jalan sempit dan padat pedagang, api berhasil dikendalikan. Akibat kebakaran, delapan PMD atau sembako hangus terbakar seluas sekitar 50 meter persegi. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta, namun tidak ada korban jiwa.
Sutopo mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kebakaran atau kejadian darurat lain ke Damkar Padang melalui call center Padang Sigap 112, atau kontak Mako Damkar di 0811 6606 113, serta media sosial resmi Damkar Padang.
2. Remaja 16 Tahun Tenggelam di Pantai Ulak Karang
Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Ulak Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026) sore. Korban diketahui berinisial GA yang berusia 16 tahun dan tinggal di Jalan Gunung Singgalang, Kecamatan Padang Utara, Padang.
Korban berenang bersama temannya dan diduga kelelahan sehingga tidak sanggup untuk berenang kembali ke tepian. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Kronologi tenggelamnya remaja di Pantai Ulak Karang:
Pada pukul 17.45 WIB, korban tenggelam saat sedang berenang bersama sejumlah rekan sekolahnya. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, insiden bermula ketika korban tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB.
“Korban datang bersama teman-temannya ke Pantai Ulak Karang untuk mandi-mandi. Menjelang petang, korban bersama seorang rekannya berenang hingga ke bagian tengah pantai,” ujar AKP Yuliadi.
Menurut keterangan saksi di lokasi, saat berada di area yang cukup dalam, korban sempat mengeluhkan kondisi fisiknya. Korban menyampaikan kepada rekannya bahwa ia merasa sangat lelah dan tidak lagi sanggup untuk berenang kembali ke tepian.
Melihat kondisi korban yang mulai kesulitan bernapas, salah satu saksi berinisial RK mencoba memberikan pertolongan. Namun, tubuh korban dengan cepat terseret arus dan mulai tenggelam. Saksi menyebut korban sempat terlihat menggapai-gapai sebelum hilang dari permukaan air.
Rekan-rekan korban yang panik segera meminta bantuan kepada warga setempat dan nelayan yang berada di sekitar pantai. Warga kemudian melakukan upaya pencarian cepat dan berhasil membawa korban ke pinggir pantai dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan penanganan darurat. Setibanya di rumah sakit, dokter jaga di RS Hermina menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
Informasi ini segera diteruskan pihak kepolisian kepada keluarga korban yang tinggal di Gunung Pangilun. Saat kejadian, diketahui kedua orang tua korban sedang berada di Sijunjung. Komunikasi pun dilakukan melalui sambungan telepon untuk menjelaskan situasi yang terjadi.
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan tindakan visum luar maupun dalam terhadap jenazah korban. Pihak keluarga memberikan kuasa penuh kepada kerabat yang ada di Padang untuk mengurus pemulangan jenazah dari rumah sakit.
Sekitar pukul 19.30 WIB, keluarga besar korban berkumpul di RS Hermina untuk menyelesaikan administrasi dan menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi. AKP Yuliadi menambahkan bahwa kepolisian telah mencatat keterangan dari delapan saksi, termasuk teman-teman korban yang berada di lokasi kejadian dan ketua RT setempat.
Jenazah GA akhirnya dibawa ke rumah duka di Jalan Gunung Singgalang untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
3. Semen Padang FC Pastikan Lakukan Cuci Gudang
Manajemen Semen Padang FC memastikan akan melakukan perampingan skuad atau cuci gudang pada putaran kedua kompetisi musim ini. Langkah tersebut diambil karena jumlah pemain saat ini dinilai terlalu gemuk dan perlu disesuaikan agar tim lebih efektif serta kompetitif.
Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, mengatakan saat ini Kabau Sirah memiliki total 34 pemain. Jumlah tersebut akan dikurangi melalui evaluasi menyeluruh bersama tim pelatih.
“Kita pastikan akan lakukan cuci gudang pada putaran kedua ini. Saat ini kita memiliki 34 pemain, dan jumlah ini akan kita kurangi,” kata Andre Rosiade saat diwawancarai, Minggu (25/1/2026).
Menurut Andre, pengurangan pemain bukan dilakukan secara sepihak, melainkan melalui proses evaluasi antara manajemen dan jajaran pelatih. Tujuannya agar komposisi tim lebih seimbang dan sesuai kebutuhan taktik.
“Pemain-pemain ini akan kita kurangi berdasarkan evaluasi bersama manajemen dan tim pelatih,” ujarnya.
Selain melakukan perampingan skuad, manajemen Semen Padang FC juga masih membuka peluang mendatangkan pemain baru. Andre menyebut, saat ini tim membutuhkan tambahan pemain di sektor sayap dan bek kiri.
“Kita masih mencari winger dan juga bek kiri,” ungkapnya.
Namun demikian, Andre memastikan Semen Padang FC tidak akan merekrut pemain sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi. Hal itu disebabkan keinginan sang pemain yang memilih hanya ingin bermain di klub yang berbasis di Pulau Jawa.
“Kita enggak ambil Febri. Karena Febri maunya main di klub Pulau Jawa, jadi dia enggak mau keluar Jawa,” tegas Andre.
Dengan kombinasi perampingan skuad dan pencarian pemain baru sesuai kebutuhan tim, manajemen berharap Semen Padang FC dapat tampil lebih solid pada putaran kedua kompetisi.