5 motor pendek dan ringan terbaik, mulai dari Honda BeAT hingga Revo

Wahyudi
4 Min Read

Motor Pendek dan Ringan: Pilihan yang Cocok untuk Berbagai Kebutuhan

Motor kini menjadi kebutuhan penting bagi banyak orang. Dengan adanya motor, kamu bisa bepergian ke mana saja, baik dalam maupun luar kota. Saat ini, berbagai jenis motor tersedia di pasaran, mulai dari motor matik, bebek, hingga sport. Untuk kamu yang bertubuh pendek, memilih motor matik atau bebek bisa menjadi pilihan yang tepat karena bobotnya terbilang ringan sehingga memudahkan manuver.

Jika kamu sedang mencari motor pendek dan ringan yang cocok, berikut beberapa rekomendasi yang menarik untuk dipertimbangkan:

1. Honda Genio CBS



Honda Genio merupakan motor matic modern dengan desain stylish yang cocok untuk berbagai kalangan. Selain tampilan yang maksimal, motor ini juga dilengkapi berbagai fitur, seperti bagasi luas, panelmeter digital, power charger untuk mengecas perangkat elektronik, serta ISS. Mesinnya memiliki kapasitas 110 cc dengan tenaga sebesar 8,85 HP. Konsumsi bahan bakarnya juga rendah, sehingga cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Sayangnya, motor ini menggunakan rangka eSAF yang masih diperdebatkan oleh konsumen terkait ketahanannya.

2. Honda BeAT ESP



Salah satu motor matic terpopuler di Indonesia, Honda BeAT, juga bisa menjadi pilihan menarik. Mengusung desain sporty, bodi mengotak, dan varian warna berlimpah, motor ini sangat cocok untuk anak muda. Bobotnya tidak lebih dari 88 kilogram, sehingga mudah dimanuver di jalanan sempit. Sebagai motor injeksi, Honda BeAT menawarkan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Kapasitas tangki bensinnya mencapai 4,2 liter, dan mesinnya menggunakan Single Cylinder 4-Stroke Air Cooled SOHC Engine berkapasitas 109,5 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,8 HP.

3. Honda Scoopy ESP



Honda Scoopy memiliki bobot sekitar 94 kilogram, bodi membulat, dan ground clearance sekitar 145 milimeter. Oleh karena itu, motor besutan Honda ini sangat cocok digunakan di jalanan kota yang halus, sempit, dan padat. Bodi yang ramping membuatnya mudah dikendalikan oleh pengguna dengan badan kecil. Performa motor ini mirip dengan Honda BeAT, karena keduanya sama-sama menggunakan mesin Single Cylinder 4-Stroke Air Cooled SOHC Engine dengan torsi hingga 9,2 NM dan tenaga sekitar 8,8 HP. Suspensinya juga terbilang mumpuni, terlebih jika digunakan untuk melewati jalan rata.

4. Yamaha Fazzio



Motor ini memiliki perpaduan antara performa juara dan desain elegan khas anak muda. Mesinnya memiliki kapasitas besar, yaitu mencapai 124,86 cc. Dengan panjang sekitar 1820 milimeter, tinggi 1125 milimeter, bobot 95 kilogram, dan bodi ramping, Yamaha Fazzio bisa bermanuver dengan lincah di berbagai jenis jalan. Tak hanya itu, Yamaha Fazzio juga sangat berfokus pada gaya karena menawarkan banyak varian warna pastel, mulai dari White Pearl, Pink Mauve, Dull Blue, Red, hingga Yolo Black.

5. Honda Revo Fit



Kalau bosan dengan motor matic, Honda Revo Fit yang merupakan motor bebek bisa menjadi pilihan menarik. Bobot Honda Revo Fit hanya 98 kilogram, tingginya 1080 milimeter, dan panjangnya 1919 milimeter. Karena merupakan motor bebek, Honda Revo Fit jauh lebih ramping dan membuat pergerakannya sangat lincah di jalanan. Performanya lebih tinggi dari motor matic karena punya tenaga hingga 8,79 HP, torsi maksimal sekitar 8,76 NM, dan mesin 109 cc.

Tips dan Pertanyaan Umum

Di mana motor ringan dan pendek cocok digunakan?

Motor ringan dan pendek sangat cocok digunakan di jalanan kota, jalan sempit, atau daerah dengan aspal yang halus.

Apa contoh motor ringan yang populer?

Contoh populer termasuk Honda BeAT, Honda Scoopy, dan Honda Revo Fit.

Siapa yang cocok pakai motor pendek dan ringan?

Cocok untuk rider pemula, berkendara di kota, atau yang bertubuh kecil.

Beberapa rekomendasi motor pendek dan ringan di atas bisa membantumu menentukan mana yang sesuai dengan kebutuhan. Sudah tahu ingin memilih yang mana?

Share This Article
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *