9 cara efektif move on dari mantan yang masih dicintai, jangan lari dari masalah

Hartono Hamid
5 Min Read

Mengatasi Kesulitan untuk Move On dari Mantan yang Masih Dicintai

Menghadapi perasaan yang masih menyisakan rasa cinta terhadap mantan memang tidak mudah. Di satu sisi, kamu sadar bahwa hubungan telah berakhir dan kamu harus melanjutkan hidup. Namun di sisi lain, kenangan indah yang kalian ciptakan bersama sering muncul dan mengganggu pikiranmu. Proses ini bisa menimbulkan konflik batin yang wajar, tetapi yakinlah bahwa ini adalah awal dari proses pemulihan diri dan penemuan kebahagiaan baru.

Berikut beberapa langkah efektif yang dapat kamu lakukan untuk membantu kamu move on dari mantan yang masih dicintai:

1. Akui Perasaan yang Hadir



Ketika mencoba untuk move on, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengakui perasaan yang muncul, baik itu sedih, marah, atau kecewa. Izinkan dirimu untuk merasakan semua perasaan tersebut. Jika kamu mencoba menekan perasaan atau berpura-pura semuanya baik-baik saja, justru akan memperkuat perasaan tersebut. Dengan mengakui dan menerima perasaanmu, perlahan cengkeraman emosi itu akan melemah.

2. Putuskan Kontak



Memutus segala bentuk kontak dengan mantan, seperti menghapus nomor telepon atau berhenti mengikuti akun media sosialnya, merupakan langkah penting. Ini akan membantumu menghilangkan pemicu kesulitan dalam melepaskannya. Dengan tidak melihat namanya di daftar kontak atau aktivitasnya, kamu akan lebih mudah melewati masa ini. Meski terasa berat di awal, tetapi yakinkan diri bahwa sikap ini akan mempermudah proses move on.

3. Tetapkan Batasan yang Sehat



Jika kamu dan mantan masih berada dalam lingkungan yang sama, seperti kuliah atau bekerja di tempat yang sama, penting untuk menetapkan batasan sehat. Misalnya, mintalah dia untuk tidak berkomunikasi dengamu jika tidak diperlukan, atau hindari candaan yang terkesan menggoda. Batasan ini membantumu menjaga jarak emosional dan fokus pada diri sendiri.

4. Ambil Jeda dari Sosial Media



Dalam proses move on, mengambil jeda dari media sosial bisa menjadi cara yang sangat efektif. Selain memutus kontak atau memblokir akun mantan, menghindari penggunaan media sosial membantumu menghindari pemicu yang menyulitkan untuk melupakannya. Seperti unggahan temanmu dengan pasangannya, atau postingan tentang hubungan romantis.

5. Hindari Tempat-tempat yang Biasa Dikunjungi Bersama



Untuk benar-benar bisa melepaskan mantan, kamu perlu menghindari tempat-tempat yang biasa kamu dan mantan kunjungi. Ini akan membantumu menghindari memori yang muncul dan mengurangi kemungkinan bertemu dengannya secara tak terduga.

6. Singkirkan Barang-Barang Pemberiannya



Menyingkirkan barang-barang yang pernah diberikan oleh mantan, seperti hadiah atau benda-benda bernilai emosional, bisa menjadi langkah penting. Berikan barang tersebut kepada orang terdekat atau sumpan. Menyimpannya hanya akan membuatmu sulit melupakannya. Selain itu, mengeluarkan barang tersebut juga menjadi simbol bahwa kamu siap untuk melangkah ke fase baru dalam hidupmu.

7. Fokus pada Diri Sendiri



Setelah berpisah dari mantan, kamu mungkin menyadari bahwa selama ini fokusmu terlalu banyak diarahkan kepadanya. Oleh karena itu, kini kamu mesti belajar memfokuskan perhatianmu kepada diri sendiri. Mulailah dengan memperhatikan kesehatanmu, melakukan hobi yang sempat kamu abaikan, atau mencoba aktivitas baru seperti bergabung dengan komunitas olahraga atau mengikuti kursus keterampilan tertentu.

8. Berhenti Mengidealkan Hubungan



Meskipun kamu merasa hubunganmu dulu adalah yang terbaik, bukan berarti itu benar-benar ideal untukmu. Mulailah berpikir bahwa kamu masih punya kesempatan untuk menjalin hubungan yang lebih baik di masa depan. Percayalah bahwa perpisahan di masa lalu justru membuka pintu terhadap peluang yang tidak kamu duga sebelumnya.

9. Hindari Mencari Pelarian



Beberapa orang merasa lebih mudah move on dengan menemukan sosok baru untuk menjalin hubungan. Namun, sikap ini justru tidak sehat. Tidak hanya rentan membawa perasaan yang belum selesai ke hubungan baru, tetapi juga membuatmu bergantung pada orang lain untuk menyembuhkan luka. Pada akhirnya, kamu tidak hanya melukai orang lain, tapi juga dirimu sendiri.

Dengan mengikuti beberapa langkah di atas, semoga kamu bisa segera pulih dari perpisahan dengan mantan dan menemukan kebahagiaan baru.

Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *