Bernardo Tavares Kritik Pemain di Ruang Ganti! Pesan Tegas Soal Identitas Persebaya Jelang Lawan Bali United

Eka Syaputra
5 Min Read

Evaluasi Keras Usai Hasil Imbang Persebaya Surabaya



Bernardo Tavares tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah Persebaya Surabaya gagal meraih tiga poin di kandang sendiri. Pertandingan melawan Dewa United pada pekan ke-19 Super League 2025/2026 berakhir dengan skor imbang 1-1, yang memicu evaluasi terhadap performa tim.

Fokus pada Konsistensi Gaya Bermain

Sorotan utama dari pelatih asal Portugal ini tertuju pada konsistensi gaya bermain Persebaya Surabaya. Dalam ruang ganti, Tavares menegaskan bahwa identitas permainan harus tetap dipertahankan dalam segala situasi. Meskipun Persebaya tampil dominan sejak awal pertandingan dan mencoba mengontrol tempo permainan, efektivitas serangan menjadi masalah utama hingga laga berakhir tanpa kemenangan.

Perubahan Strategi di Babak Kedua

Pada babak kedua, Tavares langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Rachmat Irianto dan Pedro Matos. Keduanya menggantikan Milos Raickovic dan Toni Firmansyah demi meningkatkan daya gedor tim. Tekanan terus dilancarkan pada 15 menit awal babak kedua, namun solidnya pertahanan Dewa United membuat peluang ke gawang Sonny Stevens sulit dikonversi menjadi gol.

Persebaya Surabaya memang lebih banyak menguasai bola dan bermain agresif. Namun, rapatnya lini belakang tim tamu membuat setiap upaya serangan kerap kandas di sepertiga akhir.

Pergantian Pemain dan Peluang Emas

Pergantian kembali dilakukan pada menit ke-77 dengan memasukkan Koko Ari dan Mihailo Perovic. Gali Freitas serta Catur Pamungkas ditarik keluar untuk memberi energi baru di lini serang. Peluang emas datang di menit ke-90 ketika Mihailo Perovic mencetak gol lewat sundulan. Sayangnya, wasit Nendi Rohaendy menganulir gol tersebut karena dianggap terjadi pelanggaran terlebih dahulu.

Keputusan itu membuat stadion bergemuruh dan para pemain Persebaya tampak frustrasi. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-1 tak berubah dan laga pun berakhir imbang.

Klasemen dan Ambisi Tim

Meski hanya meraih satu poin, Persebaya Surabaya naik ke posisi lima klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Namun, hasil itu jelas belum memuaskan bagi Tavares dan tim. Suasana ruang ganti Persebaya berlangsung serius di belakang layar. Bernardo Tavares menyampaikan pesan tegas terkait sikap dan gaya bermain timnya.

“Dukungan kalian energi buat kami untuk bertarung, untuk berjuang untuk satu pembuktian untuk Persebaya,” ucap Tavares kepada para pemain. Ia menekankan pentingnya mental bertarung yang sejalan dengan dukungan suporter.

Evaluasi dan Target Jangka Panjang

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menyoroti ruang yang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih maksimal. “Tapi kita bisa memanfaatkan ruangan kosong di belakangnya mereka,” katanya dengan nada evaluatif. Tavares menegaskan target kemenangan seharusnya bisa diraih jika semua rencana berjalan optimal.

“Dalam 90 menit kita harus bisa memenangkan pertandingan ini,” ucapnya di ruang ganti. Menurutnya, kualitas lawan tidak boleh dijadikan alasan. “Mereka tim yang bagus. Dan kalau kita mau mengalahkan mereka, kita harus lebih bagus lagi dari mereka,” lanjutnya.

Ambisi menang ditegaskan sebagai sikap wajib dalam setiap laga kandang. “Kamu mau kita harus menang hari ini,” kata Tavares menutup pesan motivasinya.

Penilaian dan Kritik Konstruktif

Evaluasi berlanjut setelah emosi pertandingan mereda. Tavares mengapresiasi beberapa aspek permainan yang dinilai sudah sesuai dengan rencana. “Oke tentang match kita hari ini. Pertama-tama, saya menyukai perjuangan kalian,” ucapnya mengawali penilaian. Ia mengaku puas dengan kecepatan transisi yang ditunjukkan tim.

“Saya suka transisi, transisinya secara cepat,” lanjut Tavares. Menurutnya, aspek itu menjadi modal penting untuk laga-laga berikutnya. Meski demikian, ia menilai fokus pemain masih perlu ditingkatkan. “Harus perbaiki ini untuk yang pemain fokus dan dalam kasih kita punya planning yang bagus untuk permainan selanjutnya,” katanya.

Pesan tersebut menunjukkan keseimbangan antara kritik dan apresiasi. Tavares ingin para pemain memahami kesalahan tanpa kehilangan kepercayaan diri.

Persiapan untuk Laga Mendatang

Hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi penting jelang laga berikutnya. Persebaya Surabaya dijadwalkan bertandang ke markas Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut akan digelar Sabtu, 7 Februari 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Laga tandang ini diprediksi menjadi ujian berat bagi konsistensi permainan Green Force.

Tavares berharap pesan di ruang ganti bisa diterjemahkan langsung di lapangan. Ia ingin Persebaya Surabaya tampil lebih efektif tanpa meninggalkan karakter permainan menyerang. Tekanan publik dan target papan atas membuat setiap laga kini terasa krusial. Dengan evaluasi terbuka dan pesan tegas, Tavares ingin memastikan Persebaya tetap berada di jalur yang tepat.

Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *