Jangan Lupa Bangga! Bernardo Tavares Janjikan Masa Depan untuk Bintang Persebaya Surabaya

Wahyudi
5 Min Read

Komitmen Pelatih Persebaya Surabaya untuk Mengembangkan Pemain Lokal

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan komitmennya terhadap pengembangan pemain muda dari akademi Green Force. Meskipun klub sedang memperkuat skuad dengan kedatangan pemain asing baru, Tavares tetap berkomitmen untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi talenta lokal agar bisa berkembang dan bersaing secara sehat di tim utama.

Tavares mengatakan bahwa akademi Persebaya memiliki banyak potensi besar yang siap naik level jika diberi kesempatan dan lingkungan kompetitif. Ia percaya bahwa keberanian memberi jam terbang kepada pemain muda adalah kunci dalam melahirkan wonderkid yang bisa menjadi tulang punggung klub di masa depan.

Kondisi Terkini Skuad Persebaya Surabaya

Dalam pernyataannya pada Kamis (8/1/2025), Tavares menjelaskan kondisi terkini skuad Persebaya Surabaya. Ia mengonfirmasi bahwa dua pemain asing baru belum dapat diturunkan dalam laga terdekat. Faktor kebugaran dan adaptasi menjadi pertimbangan utama tim pelatih.

“Mereka baru tiba kemarin. Mereka masih jet lag dan belum bisa bermain di pertandingan ini,” ujar Tavares. Ia menambahkan bahwa kedua pemain tersebut belum pernah bermain di Indonesia sebelumnya, bahkan salah satu dari mereka belum pernah bermain di luar Brasil.

Menurut Tavares, keputusan untuk menahan kedua pemain itu murni demi kepentingan tim dalam jangka panjang. Ia ingin memastikan pemain asing tampil optimal saat sudah benar-benar siap secara fisik dan mental. Manajemen dan tim pelatih sepakat memberi waktu agar kedua pemain memahami skema permainan Persebaya Surabaya.

Proses membangun chemistry dengan pemain lain juga menjadi fokus utama sebelum mereka diturunkan. Selain aspek teknis, adaptasi dengan lingkungan Surabaya dinilai tak kalah penting. Tavares menilai kenyamanan hidup sehari-hari berpengaruh besar terhadap performa pemain di lapangan.

Pemilihan Pemain Asing yang Matang

Tavares menjelaskan bahwa perekrutan dua pemain asing itu dilakukan dengan perhitungan matang. Ketersediaan pemain di pasar transfer dan kesesuaian anggaran menjadi faktor utama keputusan klub.

“Mereka datang karena berstatus bebas transfer atau bisa dilepas oleh klub sebelumnya,” ujar Tavares. Ia menegaskan bahwa keputusan ini juga menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki klub.

Ia juga menyoroti profesionalisme manajemen Persebaya Surabaya dalam pengelolaan klub. Menurutnya, stabilitas finansial menjadi fondasi penting dalam membangun tim kompetitif.

“Persebaya sangat profesional dalam pengelolaan klub, terutama dalam ketepatan membayar gaji,” katanya. Kondisi tersebut membuat pemain bisa fokus sepenuhnya pada performa.

Filosofi Tim yang Berpihak pada Pemain Lokal

Meski mendatangkan pemain asing, Tavares menegaskan bahwa filosofi tim tetap berpihak pada pengembangan pemain lokal. Ia tidak ingin talenta muda terpinggirkan hanya karena kehadiran pemain asing.

Baginya, pemain akademi justru harus mendapat tantangan agar berkembang lebih cepat. Persaingan sehat dinilai sebagai cara paling efektif meningkatkan kualitas individu.

Ia menekankan pentingnya kompetisi internal di setiap posisi. Menurut Tavares, pemain yang merasa aman tanpa pesaing cenderung tidak mengeluarkan kemampuan terbaik.

“Jika seorang pemain merasa tidak punya pesaing sungguhan, dia tidak akan bekerja keras,” kata Tavares. Ia melanjutkan, “Dia mungkin hanya memberikan 60 persen kemampuannya.”

Karena itu, ia menginginkan setiap posisi dihuni dua pemain dengan level setara. Dengan situasi tersebut, pemain terdorong memberikan performa maksimal di setiap sesi latihan dan pertandingan.

Pengembangan Pemain Akademi

Prinsip ini juga diterapkan pada pemain muda akademi yang mulai naik ke tim utama. Mereka tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi disiapkan sebagai pesaing nyata di dalam skuad.

Tavares percaya bahwa mental bertarung pemain muda akan terbentuk melalui persaingan langsung dengan senior. Dari situ, karakter kuat dan rasa percaya diri akan tumbuh secara alami.

Ia menyebut bahwa Persebaya Surabaya memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pemain besar dari jalur pembinaan. Tradisi itu ingin terus dijaga dan dikembangkan sesuai tuntutan sepak bola modern.

Menurutnya, mengorbitkan wonderkid bukan sekadar memberi debut. Pemain muda harus dibimbing agar konsisten dan siap menghadapi tekanan di level tertinggi.

Pendekatan Bertahap untuk Pemain Akademi

Pendekatan bertahap menjadi pilihan Tavares dalam mematangkan pemain akademi. Ia tidak ingin membebani mereka dengan ekspektasi berlebihan sejak awal.

Di mata Tavares, keseimbangan antara pemain asing, lokal senior, dan pemain muda menjadi kunci kekuatan Persebaya Surabaya. Komposisi ideal diyakini mampu menjaga performa tim sepanjang musim.

Ia optimistis masa depan Persebaya Surabaya tetap cerah dengan fondasi pemain muda yang kuat. Dukungan manajemen dan suporter menjadi energi tambahan bagi proses tersebut.

Pesan Kuat untuk Ekosistem Klub

Komitmen tak melupakan produk lokal menjadi pesan kuat Tavares untuk seluruh ekosistem klub. Persebaya Surabaya bukan hanya soal hasil instan, tetapi juga tentang investasi jangka panjang.

Dengan filosofi itu, publik Surabaya patut menantikan lahirnya wonderkid baru dari akademi Green Force. Bernardo Tavares memastikan pintu selalu terbuka bagi talenta lokal yang siap bekerja keras.

Share This Article
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *