Sektor Pertanian dan KUR BRI 2026
Sektor pertanian kini menjadi salah satu unggulan dalam mendukung program swasembada pangan. Pemerintah melalui Menko Bidang Perekonomian menyiapkan plafon KUR Pertanian sebesar Rp300 triliun pada tahun 2026. Angka ini mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan plafon KUR Pertanian pada tahun 2025 yang mencapai Rp102 triliun.
Peningkatan plafon ini bertujuan untuk memperkuat pembiayaan, produksi, dan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Pemerintah menetapkan plafon lebih tinggi sebagai dorongan serius meningkatkan akses modal petani dan pelaku usaha tani. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memberikan dana lunak kepada pelaku UMKM.
Dana triliunan digelontorkan pemerintah melalui jasa perbankan yang sudah ditentukan, salah satunya Bank BRI. Melalui program KUR BRI, pelaku usaha bisa memanfaatkan peluang dengan mengajukan pinjaman dengan besaran dari Rp1 juta hingga Rp500 juta. Penetapan plafon pinjaman tersebut untuk membuka ruang bagi pelaku UMKM menjatuhkan pilihan dengan melihat kemampuan untuk mencicil.
Berikut ini ditampilkan Tabel Angsuran KUR BRI Februari 2026 dengan nilai nominal pinjaman Rp1 juta hingga Rp10 juta dengan rincian cicilan terendah sesuai tenor:
- Plafon Rp 1.000.000
- 12 bulan: Rp 88.333
- 18 bulan: Rp 60.556
- 24 bulan: Rp 46.667
- 36 bulan: Rp 32.778
- 48 bulan: Rp 25.833
-
60 bulan: Rp 21.667
-
Plafon Rp 2.000.000
- 12 bulan: Rp 176.667
- 18 bulan: Rp 121.111
- 24 bulan: Rp 93.333
- 36 bulan: Rp 65.556
- 48 bulan: Rp 51.667
-
60 bulan: Rp 43.333
-
Plafon Rp 3.000.000
- 12 bulan: Rp 265.000
- 18 bulan: Rp 181.667
- 24 bulan: Rp 140.000
- 36 bulan: Rp 98.333
- 48 bulan: Rp 77.500
-
60 bulan: Rp 65.000
-
Plafon Rp 4.000.000
- 12 bulan: Rp 353.333
- 18 bulan: Rp 242.222
- 24 bulan: Rp 186.667
- 36 bulan: Rp 131.111
- 48 bulan: Rp 103.333
-
60 bulan: Rp 86.667
-
Plafon Rp 5.000.000
- 12 bulan: Rp 441.667
- 18 bulan: Rp 302.778
- 24 bulan: Rp 233.333
- 36 bulan: Rp 163.889
- 48 bulan: Rp 129.167
-
60 bulan: Rp 108.333
-
Plafon Rp 6.000.000
- 12 bulan: Rp 530.000
- 18 bulan: Rp 363.333
- 24 bulan: Rp 280.000
- 36 bulan: Rp 196.667
- 48 bulan: Rp 155.000
-
60 bulan: Rp 130.000
-
Plafon Rp 7.000.000
- 12 bulan: Rp 618.333
- 18 bulan: Rp 423.889
- 24 bulan: Rp 326.667
- 36 bulan: Rp 229.444
- 48 bulan: Rp 180.833
-
60 bulan: Rp 151.667
-
Plafon Rp 8.000.000
- 12 bulan: Rp 706.667
- 18 bulan: Rp 484.444
- 24 bulan: Rp 373.333
- 36 bulan: Rp 262.222
- 48 bulan: Rp 206.667
-
60 bulan: Rp 173.333
-
Plafon Rp 9.000.000
- 12 bulan: Rp 795.000
- 18 bulan: Rp 545.000
- 24 bulan: Rp 420.000
- 36 bulan: Rp 295.000
- 48 bulan: Rp 232.500
-
60 bulan: Rp 195.000
-
Plafon Rp 10.000.000
- 12 bulan: Rp 883.333
- 18 bulan: Rp 605.556
- 24 bulan: Rp 466.667
- 36 bulan: Rp 327.778
- 48 bulan: Rp 258.333
- 60 bulan: Rp 216.667
Cara Mengajukan KUR BRI 2026 dan Syaratnya
BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2026 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank. Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebesar 6 persen per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.
KUR Mikro, setiap debitur bisa mengajukan pinjaman maksimal Rp50 juta. Sedangkan KUR Kecil bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp50 juta sampai dengan Rp500 juta. Khusus KUR TKI, BRI akan memberikan biaya untuk keberangkatan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara penempatan dengan plafon Rp25 juta. Wilayah penempatan TKI antara lain Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.
Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online. Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan.
Jika ingin mengajukan KUR BRI secara online, ikuti cara berikut:
– Akses laman kur.bri.co.id untuk mengajukan pinjaman KUR BRI online.
– Pilih “Ajukan Pinjaman”.
– Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun.
– Jika Anda tidak memiliki akun di halaman tersebut, pilih “Daftar”. Bisa juga dengan mendaftar melalui akun Google.
– Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail yang telah didaftarkan.
– Setelah akun sudah jadi, masuk (login) kembali di laman https://kur.bri.co.id/ menggunakan email dan password.
– Klik “Ajukan Pinjaman KUR”. Baca dengan teliti halaman syarat dan ketentuan, kemudian klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.
– Klik “I’m not a Robot”, Isi informasi data diri secara lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, nama ibu kandung, dan lainnya).
– Isi data usaha dengan lengkap (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, dan lainnya).
– Unggah beberapa dokumen seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, serta foto usaha.
– Klik “Selanjutnya” untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman. Isi data pengajuan (nominal pengajuan dan tenor).
– Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.
– Klik “Ajukan pinjaman”. Setelah itu akan muncul halaman pengajuan informasi mengenai pinjaman disetujui atau tidak.
Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen.