Penyikapan Gustavo Almeida terhadap Kekalahan dan Tantangan yang Menghadang Persija
Gustavo Almeida, penyerang Persija Jakarta, mengungkapkan rasa kecewa terhadap sikap sebagian pihak yang mulai menertawakan timnya setelah kalah sekali dalam pertandingan. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa perjuangan tim di berbagai laga sebelumnya telah sangat keras.
Ia menyebut pembatalan gol oleh VAR menjadi momen penting yang memengaruhi mental dan energi pemain di lapangan. Dengan 14 laga tersisa, Gustavo tetap optimis karena masih ada peluang untuk mengejar 42 poin maksimal agar bisa memangkas jarak enam poin dari puncak klasemen.
“Kalah Sekali Ditertawakan”
Gustavo Almeida mengatakan bahwa ia memahami kekecewaan para suporter setelah kekalahan dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Ia menilai kekalahan tersebut terasa lebih menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri.
Ia mengajak The Jakmania untuk tetap memberikan dukungan penuh kepada tim meski hasil tidak sesuai harapan. Menurutnya, perjalanan Persija di Super League musim ini belum berakhir.
“Saya ingin mengatakan kepada para suporter untuk terus percaya kepada kami karena ini belum berakhir,” ujarnya di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta.
Lebih lanjut, Gustavo menyoroti standar ganda yang sering dihadapi timnya dalam dinamika sepak bola profesional. Menurutnya, keberhasilan dan kemenangan beruntun sering kali dianggap sebagai hal biasa, namun satu kegagalan saja sudah cukup untuk memicu gelombang kritik dari pihak luar.
“Dalam sepak bola, ketika Anda menang berkali-kali, tidak banyak yang berbicara. Tapi ketika Anda kalah sekali, orang-orang di luar mulai berteriak dan menertawakan kami,” ujarnya.
Drama Pembatalan Gol oleh VAR
Dalam laga tersebut, Persija sebenarnya sempat mencetak gol melalui Gustavo yang kemudian dianulir melalui tinjauan VAR. Momen itu disebut Gustavo menjadi titik balik yang memengaruhi jalannya pertandingan.
“Sejujurnya, inilah sepak bola. Tentu saja kami sebagai pemain tidak menyukai kekalahan, apalagi di setiap pertandingan kami selalu menargetkan kemenangan,” katanya.
“Semua dukungan yang ada juga untuk menang, dan kami para pemain serta staf berpikir dengan cara yang sama,” tambahnya.
“Namun, sepak bola adalah soal detail. Ada satu momen di mana kami kehilangan detail tersebut dan itu membuat kami kalah,” jelasnya.
“Terutama ketika VAR membatalkan gol kami. Setelah itu kami justru kebobolan dan energi tim langsung menurun. Tapi itulah sepakbola,” sambung pemain berusia 29 tahun tersebut.
Secara pribadi sebagai pemain, Gustavo Almeida tak menampik kekecewaannya. “Bagi saya sebagai pemain, itu adalah momen yang buruk. Saya pikir bagi semua pemain, ketika gol Anda dibatalkan, rasanya seperti mati,” tegasnya.
“Ketika saya mencetak gol, seluruh stadion berteriak, bahkan terasa hampir runtuh karena atmosfernya sangat luar biasa dan stadion penuh,” cerita Gustavo.
“Namun setelah gol itu dibatalkan, tentu saya merasa kecewa. Tapi tidak apa-apa, itulah sepak bola. Ini bukan yang pertama dan hal seperti itu bisa terjadi. Kami harus belajar dari situasi seperti ini,” ujarnya.
“Anda harus tetap fokus selama 90 menit karena apa pun bisa terjadi, baik kepada kami maupun kepada lawan. Saya berharap di pertandingan selanjutnya kami bisa menang dan meraih tiga poin,” katanya.
Misi Kebangkitan Gustavo Almeida
Meski demikian, pemain asal Brasil tersebut masih menatap optimistis terkait kans Persija juara di musim ini. Dengan sisa 14 laga yang ada, Gustavo berharap Macan Kemayoran bisa menuntaskan semua laga dengan torehan kemenangan.
“Kami bersyukur masih punya banyak pertandingan ke depan. Masih ada 14 laga dengan total 42 poin yang bisa diperebutkan, dan itu jumlah poin yang besar. Ini belum berakhir,” ucapnya.
“Kami akan terus memperbaiki diri di latihan, mengikuti apa yang diinginkan pelatih, dan menatap laga berikutnya dengan target menang,” ujar Gustavo.
Kehadiran 7 Pemain Anyar Buat Persija Makin Solid
Lebih lanjut, Gustavo juga menyinggung soal kehadiran pemain-pemain baru di skuad Macan Kemayoran serta peran pelatih Mauricio Souza dalam membangun tim. Menurut Gustavo, hadirnya pemain anyar di putaran kedua ini akan membuat Macan Kemayoran bakal lebih kuat lagi.
Seperti diketahui, Persija mendatangkan tujuh pemain anyar pada putaran kedua Super League 2025/2026, yakni Fajar Fathurahman, Shayne Pattynama, Mauro Ziljstra, Cyrus Margono, Alaeddin Ajaraie, Paulo Ricardo dan Jean Mota.
“Saya pikir pelatih Mauricio Souza sudah menjelaskannya di konferensi pers. Pemain-pemain yang datang membuat kami menjadi grup yang sangat baik,” jelasnya.
“Kami punya pemain-pemain yang sangat bagus di sini. Kehadiran mereka juga membuat tim terasa seperti sebuah keluarga,” papar Gustavo.
“Saya berharap para pemain yang datang bisa membantu kami dan meraih kesuksesan bersama Persija, juga di Indonesia,” terangnya.
Mohon The Jakmania Tetap Percaya
Pemain asal Brasil itu menegaskan seluruh pemain Persija memiliki tekad yang sama untuk bangkit dan berjuang hingga akhir musim. Untuk itu, Gustavo kembali mengajak Jakmania terus memberikan dukungan penuh saat Persija berlaga.
“Karena itu, kami harus tetap fokus dan terus berjuang. Saya berharap para suporter tetap percaya dan memberikan energi kepada kami di lapangan,” ucapnya.
“Para pemain memiliki perasaan yang sama untuk terus mencoba dan berjuang sampai pertandingan terakhir. Pada akhirnya, saya berharap musim ini kami bisa mencapai target,” terangnya.
Persija Terancam Terusir dari Jakarta
Selain menyoroti kekalahan dari Arema FC, Gustavo juga menanggapi kabar Persija yang terancam tidak bermain di Jakarta dalam tiga laga kandang ke depan. Gustavo mengakui kondisi tersebut bakal menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
“Iya, ini menjadi masalah bagi kami. Namun, ini justru menjadi tantangan yang lebih berat bagi orang-orang di belakang layar untuk mencari stadion yang baik, termasuk bagi para suporter yang selalu membantu kami,” jelasnya.
Hingga pekan ke-20 Super League 2025/2026, Persija masih berada di peringkat ketiga dengan mengemas 41 poin – berjarak enam poin dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen.
Pada pertandingan pekan ke-21, Rizky Ridho CS akan melakoni laga away ke markas Bali United, Minggu (15/2/2026).