Patrick Kluivert: Apakah Tampil di Piala Dunia 2026? Kontras dengan Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Bayu Purnomo
4 Min Read

Update Terbaru: Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong di Piala Dunia 2026

Sejumlah berita menarik muncul mengenai nasib dua pelatih sepak bola ternama, yaitu Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong. Keduanya kini memiliki jalur yang berbeda dalam perjalanan karier mereka, terutama terkait dengan Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert, mantan pelatih Timnas Indonesia asal Belanda, kini sedang mempertimbangkan peluang baru dalam kariernya. Meski sempat gagal membawa Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026, ia masih memiliki kesempatan untuk tampil di ajang tersebut. Informasi ini datang dari laporan media Belanda, De Telegraaf, yang menyebut bahwa Kluivert akan bergabung dengan proyek Timnas Suriname.

Proyek ini bertujuan untuk babak play-off Piala Dunia 2026 yang akan melibatkan Timnas Suriname melawan Irak. Selain Kluivert, legenda sepak bola Belanda lainnya, Clarence Seedorf, juga dikabarkan akan ikut serta dalam proyek ini. Meskipun posisi pasti Kluivert belum diketahui secara jelas, kemungkinan besar ia akan menjadi bagian dari tim kepelatihan Suriname.

Kemungkinan ini membuat kontras dengan situasi Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia yang tidak akan tampil di Piala Dunia 2026. Shin Tae-yong sebelumnya sukses membawa Timnas U23 Indonesia ke semi final Piala Asia U23 2024, tetapi kini dia harus berjuang untuk mencari peluang baru setelah didepak oleh PSSI.

Shin Tae-yong kini dikabarkan sedang menjalin kerjasama dengan FC Bekasi City, klub Liga 2 yang dimiliki oleh Atta Halilintar. Informasi ini muncul dari akun Instagram @plesbol.inc, yang menyebutkan bahwa Shin Tae-yong memiliki kans untuk melatih klub tersebut. Meskipun belum ada pernyataan resmi, kabar ini tampaknya sinkron dengan pernyataan Shin Tae-yong saat berada dalam podcast bersama Atta Halilintar.

Dalam podcast tersebut, Shin Tae-yong menyampaikan keinginannya untuk mengakuisisi klub Liga 2, yakni Bekasi City FC. Pernyataan ini langsung direspons oleh Atta dengan antusias, bahkan menyebutnya sebagai headline yang menarik.

Selain itu, Shin Tae-yong juga kembali ke Indonesia untuk menandatangani nota kerjasama antara Shin Tae-yong Academy dan brand aparel lokal Mills. Dalam kolaborasi ini, mereka berkomitmen untuk membangun fondasi sepak bola yang lebih kuat melalui pengembangan pemain muda.

Tidak hanya itu, Shin Tae-yong juga hadir dalam acara Ramadhan Cup 2026 yang diselenggarakan oleh bos FC Bekasi City, Putra Siregar. Di acara ini, ia bertemu dengan tiga pemain lokal yang pernah dilatihnya, yaitu Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, dan Pratama Arhan. Momen hangat ini terlihat dalam unggahan Instagram Shin Tae-yong pada Selasa (10/3/2026).

Di sisi lain, nasib Timnas Indonesia semakin gelap setelah di bawah komando Patrick Kluivert, mereka kalah dari Irak dan Arab Saudi di babak ronde keempat. Padahal, di era Shin Tae-yong, Timnas Indonesia berhasil menahan Arab Saudi di kandang sama seperti yang dialami Kluivert ketika kalah di markas Green Falcon.

Yang lebih menyakitkan, meskipun Patrick Kluivert gagal membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, ia masih memiliki peluang untuk tampil di ajang tersebut bersama Timnas Suriname. Ini menunjukkan betapa berbedanya jalur karier yang diambil oleh kedua pelatih tersebut.

Share This Article
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *