Festival Ramadhan Aceh dan Peringatan Nuzulul Qur’an

Hartono Hamid
4 Min Read

Penutupan Aceh Ramadhan Festival Berlangsung Meriah

Aceh Ramadhan Festival (Ramfest) 2026 ditutup dengan acara buka puasa bersama yang diikuti oleh ribuan warga serta dua menteri. Acara ini berlangsung di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Jumat (6/3/2026). Selain itu, acara juga diisi dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an yang dilakukan secara meriah.

Acara penutupan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Gubernur Aceh Muzaki Manaf, Wakil Gubernur Fadhlullah, Kadis Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi, dan sejumlah pejabat terkait. Setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) membawa hidangan masing-masing untuk disantap bersama saat berbuka puasa.

Selain itu, masyarakat yang hadir juga dibagikan kuah beulangong yang sudah ditaruh di dalam wadah khusus. Panitia juga membagikan air tebu secara gratis kepada warga yang berbuka di masjid. Suasana buka puasa hari ke-16 itu berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Penutupan secara resmi event tahunan itu ditandai dengan pemukulan beduk menjelang waktu berbuka tiba. Dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Aceh Dek Fadh menerima piagam penghargaan “Aceh Ramadhan Festival” sebagai event provinsi Aceh yang masuk dalam 125 Event Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Piagam diserahkan oleh Asisten Deputi Even Daerah Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi.

Selain itu, Dek Fadh juga menyerahkan sertifikat penetapan Masjid Raya Baiturrahman sebagai Cagar Budaya Nasional kepada Wakil Imam Besar Masjid Raya. Ia mengatakan bahwa masyarakat Aceh setiap tahunnya memperingati malam Nuzulul Qur’an dengan meriah.

Untuk buka puasa sore tadi, disediakan ribuan porsi makanan yang berasal dari sumbangan pengusaha, SKPA, serta BUMD yang ada di Aceh. “Hari ini kami menghadirkan hidangan buka puasa lebih kurang 5.000 porsi makanan untuk buka bersama masyarakat yang berbuka di masjid raya ini,” kata Dek Fadh dalam sambutannya.

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa Masjid Raya Baiturrahman bukan hanya ikon Aceh, tetapi sudah menjadi ikon Indonesia. Ia mengaku bangga dengan masjid tersebut terlebih saat ini sudah diakui sebagai situs cagar budaya nasional. “Tadi dengan adanya penyerahan sertifikat situs cagar budaya Indonesia itu membuktikan bahwa ini sebagai sebuah kebanggaan. Ini kebanggaan bangsa Indonesia dan pemerintah secara resmi mengakui ini situs pariwisata Indonesia,” ujar Tito.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedy Yuswadi, menjelaskan bahwa Aceh Ramadhan Festival 2026 berlangsung selama 1–7 Maret 2026 dengan mengusung tema “The Truly Spiritual Journey in Serambi Mekkah.” Tema tersebut merepresentasikan perjalanan spiritual Ramadan yang menghadirkan harmoni antara ibadah, budaya, ekonomi umat, serta kebersamaan masyarakat Aceh sebagai identitas Serambi Mekkah yang hidup dan menginspirasi.

Festival tahun ini kembali terpilih sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, program strategis Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang menghadirkan 125 event terbaik dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Bahkan, Aceh kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan tiga agenda wisata masuk dalam KEN 2026, yakni Aceh Ramadhan Festival, Aceh Culinary Festival yang berhasil menembus Top 10 KEN 2026, serta Banda Aceh Colossal Coffee Experience.

“Melalui festival ini, pemerintah berharap Aceh Ramadhan Festival tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi ruang spiritual, ruang kebersamaan umat, penguatan ekonomi syariah, sekaligus momentum memperkenalkan Aceh sebagai destinasi religi dunia yang damai, ramah, dan penuh keberkahan,” kata Dedy.


Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *