PSM Makassar Hadapi Malut United dengan Semangat Pantang Menyerah
PSM Makassar dihadapkan pada tantangan berat saat menghadapi Malut United dalam pertandingan pekan ke-25 Super League 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (7/3/2026) pukul 20.00 Wita. Dalam laga ini, PSM Makassar dituntut untuk menjaga nilai siri na pacce, yang merupakan semangat dan karakter utama dari klub besar sepak bola Indonesia.
Nilai tersebut harus tercermin melalui permainan yang keras, cepat, serta semangat pantang menyerah. Juku Eja, julukan PSM Makassar, diharapkan mampu menunjukkan harga diri mereka sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia. Hal ini menjadi motivasi bagi para pemain untuk tampil habis-habisan demi meraih kemenangan.
PSM Makassar sedang dalam tekanan setelah menelan empat kekalahan beruntun. Saat ini, mereka berada di peringkat 13 dengan total 23 poin. Kondisi ini membuat mereka tertahan jauh dari zona aman. Selisih lima poin dengan PSBS Biak, penghuni teratas zona merah, memperlihatkan bahwa PSM Makassar harus segera bangkit.
Di sisi lain, Malut United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 2-1. Mereka memiliki modal kuat untuk meladeni perlawanan PSM Makassar. Laskar Kie Raha tidak pernah mampu mengalahkan PSM Makassar di markas sendiri. Dua kali lawatan, Laskar Ayam Jantan dari Timur selalu membawa pulang satu poin. Namun, kali ini mereka ingin mengubah rekor tersebut.
Malut United saat ini berada di urutan keempat dengan 44 poin. Dengan posisi ini, mereka tetap memiliki peluang untuk bersaing di papan atas klasemen. Oleh karena itu, tiga poin akan sangat penting untuk menjaga momentum mereka.
Pengamat Sepak Bola Budiardjo Thalib menilai bahwa motivasi tinggi dan disiplin dalam bermain menjadi kunci PSM Makassar bisa menaklukkan Malut United. Ia menyebutkan bahwa materi pemain PSM Makassar saat ini cukup bagus, sehingga hanya butuh racikan taktik yang tepat dari pelatih.
“Motivasi tinggi selama 90 menit bisa membawa PSM Makassar membawa pulang tiga poin dari Kie Raha,” katanya. Ia juga meminta anak asuh Tomas Trucha untuk mengubah mindset mereka dalam pertandingan. Rentetan kekalahan jangan sampai membuat trauma dan putus asa. Sebaliknya, kekalahan harus dijadikan pemicu untuk bangkit dan keluar dari hasil negatif.
Budiardjo menekankan pentingnya konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. “Jangan lengah, fokus di pertandingan. Semoga bisa menang kali ini,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin menegaskan bahwa timnya akan memaksimalkan 10 pertandingan sisa musim ini. Ia optimis bahwa PSM Makassar bisa bangkit dan meraih kemenangan. “Kita harus tetap optimis, mental pemain tak boleh down. Kita harus bangun mental lebih kuat dengan kondisi saat ini,” tegasnya.
Evaluasi telah dilakukan antara pemain, tim pelatih, dan tim ofisial. PSM Makassar tidak melihat siapa lawan yang ada di bawah atau atas mereka. Mereka hanya fokus pada persiapan tim dan meraih kemenangan demi kemenangan.
Target akhir musim ini adalah meraup 41 poin. Target ini telah dibahas bersama-sama sejak Februari lalu. Patokan poin tersebut berkaca dari hasil akhir klasemen sejak 2017 hingga 2024/2025. Rerata tiga tim yang turun kasta rerata jumlah poinnya hanya 35-37 poin saja. Oleh karena itu, target 41 poin dianggap sebagai ambang batas untuk lolos degradasi.