Arema FC Kalah dari Borneo FC, Aremania Geram dan Minta Dua Pemain Keluar
Pertandingan antara Arema FC dan Borneo FC dalam pekan ke-23 Super League 2025/2026 berakhir dengan kekalahan telak bagi Arema FC. Tim kebanggaan Aremania kalah 1-3 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis, 26 Februari 2026. Hasil ini memicu reaksi keras dari para penggemar Arema yang merasa kecewa atas performa buruk tim kesayangannya.
Babak Pertama: Borneo FC Dominasi dengan Tiga Gol
Babak pertama dimulai dengan dominasi Borneo FC. Tim tamu mampu mencetak tiga gol sebelum jeda. Gol pertama dicetak oleh Caxambu pada menit ke-7. Ia berhasil melewati pertahanan Arema FC dan membuka skor. Gol ini kemudian disahkan setelah melalui pemeriksaan VAR.
Tidak butuh waktu lama bagi Borneo FC untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-25, Juan Villa mencetak gol kedua lewat tendangan bebas yang indah dari jarak cukup jauh. Hingga menit ke-20, Arema FC belum mampu memberikan ancaman nyata. Bahkan, Borneo FC terus memperkuat permainan mereka.
Pada menit ke-41, Juan Villa kembali mencetak gol. Ini menjadi brace-nya dalam pertandingan ini, membuat Borneo FC unggul 3-0. Tendangan jarak jauhnya gagal dijangkau oleh Lucas Frigeri, kiper Arema FC.
Babak Kedua: Arema FC Coba Bangkit
Di babak kedua, Arema FC mulai menunjukkan peningkatan permainan. Pada menit ke-64, Dalberto berhasil memperkecil ketertinggalan dengan gol yang dicetak melalui sundulan setelah menerima umpan sepak pojok Gustavo Franca. Meskipun demikian, Arema FC masih kewalahan menghadapi tekanan Borneo FC.
Pada menit ke-84, Arema FC sempat memiliki peluang emas. Joel Vinicius berhasil mencetak gol, tetapi wasit menganggap bahwa Matheus Blade telah melakukan pelanggaran sebelum gol terjadi. Selain itu, posisi Joel Vinicius juga dinyatakan offside. Akibatnya, gol tersebut tidak diakui.
Reaksi Aremania: Desak Dua Pemain Keluar
Kekalahan ini memicu reaksi keras dari Aremania. Para penggemar Arema mengecam dua pemain yang dianggap bertanggung jawab atas kekalahan tim. Mereka adalah Lucas Frigeri dan Julian Guevara. Aremania menilai keduanya bermain buruk dan menyebabkan kekalahan dari Borneo FC.
Di kolom komentar unggahan Instagram Arema FC, banyak komentar yang menyebutkan bahwa Lucas dan Julian tidak layak bermain. Beberapa netizen bahkan meminta keduanya segera keluar dari klub. Salah satu komentar menyebut:
“Mbah frigeri mbek guevara kancingi jeding segiri ae,”
Yang lain menulis:
“Heran sama nih pelatih, kita aja penonton tau, dua asing itu udh gk layak buat maen, tapi tetep aja di maenin,”
Beberapa penggemar juga menyoroti bahwa tanpa adanya Guevara dan Frigeri, Arema FC bisa lebih baik. Mereka menulis:
“Kurang terbukti opo maneh se wes jelas jelas pertandingan sak gurunge tanpa guevara frigeri iku wes bener malah digawe starter, kebukti maneh kan babak ke 2 beban e ilang siji main e langsung bedo malah iso ngegolno sampe borneo gaiso nyerang blas, wes pokoke iki match terakhir e guevara ambek frigeri lek sampe dimaino wes mboh,”
Selain itu, ada yang menulis:
“Kakek Lucas dan mbah Julian gk usah balik ke malang, langsung pulangin aja ke negara asalnya,”
Dalam beberapa komentar, tagar seperti #frigeriout dan #julianout juga muncul sebagai bentuk protes terhadap keduanya.
Susunan Pemain
Borneo FC:
– Starter: Nadeo Argawinata, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh, Alfharezzi Buffon, Caxambu, Juan Villa, Kei Hirose, Mohammad Anez, Rivaldo Pakpahan, Koldo Obieta, Mariano Peralta
– Cadangan: Daffa Fasya, Syahrul Trisna, Diego Michiels, Cleylton Santos, Ardi Idrus, Dwiky Hardiansyah, Marcos Atina, M Sihran, Mohammad Khanafi
Arema FC:
– Starter: Lucas Frigeri, Hansamu Yama, Rio Fahmi, Leo Guntara, Walisson Maia, Arkhan Fikri, Matheus Nascimento, Julian Guevara, Gabriel Silva, Dalberto, Joel Vinicius
– Cadangan: Gianluca Pandeynuwu, Johan Farizi, Bayu Setiawan, Iksan Lestaluhu, Jayus Hariono, Pablo Oliveira, Samuel Balinsa, Dendy Santoso, Salim Tuharea, Gustavo Franca, Dwiki Mardiyanto
Pelatih kedua tim adalah Fabio Lefundes untuk Borneo FC dan Marcos Santos untuk Arema FC.