Vinicius Terbuka: Tidak Pernah Cocok dengan Xabi Alonso, Bandingkan dengan Arbeloa

Amanda Almeirah
4 Min Read

Hubungan Vinicius Junior dengan Xabi Alonso yang Tidak Harmonis

Vinicius Junior, bintang Real Madrid, akhirnya buka suara mengenai hubungannya dengan mantan pelatihnya, Xabi Alonso. Ia mengakui bahwa tidak pernah benar-benar cocok selama bekerja bersama di Santiago Bernabéu. Pengakuan ini sekaligus mengonfirmasi spekulasi yang sudah lama beredar, terutama setelah insiden panas di laga El Clasico pada Oktober lalu.

Pernyataan itu diungkap Vinicius dalam sesi konferensi pers jelang laga perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen. Menurutnya, perbedaan pendekatan dan komunikasi di tim menjadi alasan utama renggangnya hubungan dengan Alonso yang terkesan anyep alias dingin.

“Saya memang bermain, tapi tidak banyak menit. Setiap pelatih punya metodenya sendiri, dan saya tidak terhubung dengan dia seperti yang dia inginkan,” ujar Vinicius, dikutip dari Football Espana.

Momen paling mencolok terjadi saat ia ditarik keluar ketika Real Madrid unggul 2-1 di El Clasico pada Oktober lalu. Dalam kondisi emosional, Vinicius bahkan sempat melontarkan kalimat bernada frustrasi, “Selalu saya, saya lebih baik meninggalkan [klub],” saat keluar lapangan. Insiden tersebut disebut-sebut sebagai titik balik memburuknya hubungan Alonso dengan ruang ganti Real Madrid.

Meski begitu, Vinicius mengakui bahwa reaksinya saat itu tidak tepat, khususnya saat tak mencantumkan nama Alonso dalam permintaan maafnya di media sosial.

“Itu bukan momen yang bagus, dan saya sudah meminta maaf kepada semua orang. Saya memang selalu ingin bermain penuh, tapi setelah berpikir jernih, saya sadar saya melakukan kesalahan,” katanya.

Lebih Nyaman Bersama Alvaro Arbeloa

Berbeda dengan situasi sebelumnya, Vinicius justru menunjukkan kedekatan dengan pelatih saat ini, Alvaro Arbeloa. Ia mengaku memiliki koneksi yang kuat dengan Arbeloa, yang dinilai selalu memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

“Saya punya hubungan spesial dengan Arbeloa, sama seperti dulu dengan Carlo Ancelotti. Dia selalu jelas dengan apa yang dia inginkan dari saya dan memberi kepercayaan,” ungkapnya.

Tak hanya soal hubungan personal, kepercayaan itu juga berdampak pada performa. Vinicius mulai kembali menemukan bentuk terbaiknya setelah sempat menjalani periode sulit di awal musim. Dalam 10 pertandingan terakhir, Vinicius mencatatkan 10 kontribusi gol, termasuk penampilan krusial saat menghadapi Atletico Madrid dan Manchester City.

Ia pun menegaskan bahwa fase sulit yang ia alami menjadi pelajaran penting dalam kariernya.

“Saya belum pernah selama ini tidak mencetak gol. Tapi saya belajar dari masa sulit ini. Pemain terbaik selalu bangkit,” tegasnya.

Fokus pada Laga Perempat Final Liga Champions

Kini, fokus Vinicius tertuju pada laga perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich. Real Madrid datang dengan status kurang diunggulkan setelah kekalahan 1-2 dari RCD Mallorca, yang membuat mereka tertinggal tujuh poin dari FC Barcelona dalam perburuan gelar liga.

Vinicius menekankan pentingnya dukungan suporter untuk membalikkan keadaan dari situasi tak menguntungkan ini.

“Koneksi antara pemain dan fans itu sangat penting. Itu bisa mengubah dinamika pertandingan, terutama di Liga Champions,” ujarnya.

Ia juga menyoroti faktor fokus sebagai kunci utama.

“Kalau tidak bermain 200 persen, Anda tidak akan menang. Kami harus memperbaiki itu,” tambahnya.

Pengakuan terbuka Vinicius ini memperlihatkan sisi lain dinamika ruang ganti Real Madrid. Hubungan yang tidak selalu mulus dengan pelatih menjadi bagian dari perjalanan, namun bagi Vinicius, kepercayaan dan koneksi tetap menjadi kunci untuk mengeluarkan performa terbaik di lapangan.

Share This Article
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *