Pemungutan Suara Puskas Award 2025 Ditutup! Rizky Ridho Jadi Pemenang?

Ratna Purnama
6 Min Read

Proses Penilaian Puskas Award 2025

Voting untuk Puskas Award 2025 resmi ditutup pada hari Kamis pagi pukul 06.59 WIB. Kehebohan terjadi setelah publik Indonesia memperhatikan peluang Rizky Ridho dalam kompetisi ini. Banyak yang bertanya apakah bek Timnas Indonesia itu akan menjadi pemenang berkat dukungan luar biasa dari fans Tanah Air.

Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari FIFA mengenai pemenang Puskas Award 2025. Meskipun voting telah selesai, proses penghitungan suara masih berlangsung. Sejak 13 November lalu, penggemar sepak bola dari seluruh dunia menilai tiga gol terbaik dari total 11 nominasi. Setiap pemilih memberikan 5 poin untuk gol terbaik, 3 poin untuk pilihan kedua, dan 1 poin untuk pilihan ketiga.

Dukungan suporter Indonesia untuk Rizky Ridho disebut sangat masif karena golnya ke gawang Arab Saudi dinilai spektakuler. Namun, suara fans hanya menjadi separuh dari total penilaian. Sisanya berasal dari panel FIFA Legends yang ditentukan langsung oleh FIFA.

Mekanisme Penilaian Puskas Award

Panel FIFA Legends menilai 11 nominee dengan sistem poin yang sama seperti fans. Artinya, meskipun sebuah gol unggul telak dari sisi fan voting, posisinya bisa berubah ketika nilai dari panel legenda digabungkan.

Proses penghitungan suara dilakukan secara terpisah antara fans dan panel legenda. Dua daftar peringkat berbeda akan dibuat dari dua kelompok juri tersebut. Peringkat pertama dari masing-masing juri akan mendapatkan 13 poin di fase scoring point final. Peringkat kedua akan memperoleh 11 poin, lalu posisi 3 sampai 11 mendapatkan skor berurutan dari 9 poin hingga 1 poin.

Gabungan scoring point dari fans dan panel legenda itulah yang menentukan siapa pemilik gol terbaik tahun ini. Jika dua gol memiliki nilai akhir yang sama, beberapa aturan tie-breaker akan digunakan untuk menentukan pemenang.

Gol yang punya scoring point fans tertinggi akan lebih diutamakan jika terjadi skor seri. Jika masih seimbang, jumlah vote 5 poin dari fans akan menjadi penentu untuk memisahkan keduanya. Jika gol tersebut masih tak bisa dipisahkan dari sisi vote 5 poin, FIFA akan melihat jumlah vote 3 poin dari fans. Andai tetap berimbang, barulah scoring point panel legenda dijadikan rujukan untuk menentukan pemenang.

Ketika poin panel legenda pun sama kuat, jumlah vote 5 poin dari panel legenda menjadi pembeda berikutnya. Jika seluruh tahap tetap menghasilkan skor identik, kedua gol akan ditetapkan sebagai pemenang bersama.

Jadwal Pengumuman dan Proses Panjang

Rangkaian prosedur ini membuat FIFA tidak bisa buru-buru mengumumkan pemenang Puskas Award hanya beberapa jam setelah voting berakhir. Prosesnya panjang dan membutuhkan verifikasi ketat agar hasilnya akurat.

Situasi ini membuat spekulasi mengenai peluang Rizky Ridho semakin ramai di media sosial. Gol jarak jauh yang ia lepaskan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi sensasi dan memicu gelombang dukungan dari publik Indonesia. Namun sampai Gala The Best FIFA Football Awards 2025 berlangsung, semua prediksi tetap sebatas dugaan.

FIFA tidak pernah mempublikasikan posisi peringkat selama voting masih berjalan. Biasanya, pengumuman Puskas Award digabung dengan beberapa kategori prestisius lain seperti The Best FIFA Men’s Player dan Women’s Player. Acara tersebut juga mengumumkan The Best FIFA Goalkeeper, The Best FIFA Coach, FIFA Fair Play Award, hingga FIFA FIFPro World 11.

Hingga kini tanggal resmi pelaksanaan The Best FIFA Football Awards 2025 belum dirilis oleh FIFA. Jadwalnya bisa jatuh pada akhir 2025 atau bergeser ke Januari 2026 seperti beberapa edisi sebelumnya. Sebagai gambaran, Gala The Best 2022 berlangsung pada Februari 2023 di Paris. Edisi berikutnya digelar pada Januari 2024 di London dan untuk tahun 2024, pengumuman dilakukan pada 17 Desember 2024.

Jika FIFA mengikuti pola serupa, ada dua kemungkinan besar: acara akan digelar menjelang tutup tahun atau tepat di awal tahun berikutnya. Keduanya masih tetap terbuka mengingat tidak ada rilis resmi hingga hari ini.

Harapan Publik dan Nasib Gol Rizky Ridho

Dengan situasi tersebut, nasib gol Rizky Ridho belum bisa ditentukan dalam waktu dekat. Semua penggemar sepak bola Indonesia harus menunggu hingga Gala The Best FIFA Football Awards 2025 benar-benar digelar. Momentum menunggu ini justru membuat rasa penasaran publik semakin besar.

Dukungan yang terus mengalir untuk Ridho menunjukkan betapa besarnya harapan masyarakat melihat pemain Indonesia bersaing di panggung dunia. Entah Rizky Ridho menjadi pemenang atau tidak, masuk daftar finalis 11 besar Puskas Award saja sudah menjadi sejarah tersendiri bagi sepak bola Indonesia.

Golnya kini bersanding dengan nama-nama besar yang pernah menggebrak jagat sepak bola internasional. Kini bola ada di tangan FIFA dan panel legenda yang menilai murni berdasarkan kualitas gol. Pengumumannya tinggal menunggu panggung megah The Best FIFA Football Awards 2025 dibuka.

Hingga saat itu tiba, publik hanya bisa menahan harapan sambil terus memantau setiap perkembangan. Apakah Rizky Ridho akan menorehkan sejarah baru dan membawa pulang Puskas Award pertama untuk Indonesia akan ditentukan pada malam gala tersebut.

Share This Article
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *