Bernardo Pujikan Lini Belakang Persib: Pertahanan Terkuat Liga

Rizal Hartanto
5 Min Read

Pertandingan Klasik Persib Bandung vs Persebaya Surabaya dalam Super League Indonesia 2025/2026

Pertarungan klasik antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya kembali tersaji dalam lanjutan Super League Indonesia 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026), bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan duel penuh sejarah yang membawa aroma persaingan panjang sejak era perserikatan.

Dua klub besar yang sama-sama memiliki akar kuat di sepak bola nasional ini dipastikan menarik atensi luas. Terlebih lagi, keduanya tengah menghuni papan atas klasemen sementara, membuat benturan kepentingan semakin terasa nyata di lapangan.

Persib datang ke Kota Pahlawan dengan misi jelas: meraih kemenangan demi membawa pulang tiga angka ke Bandung. Di sisi lain, Persebaya sebagai tuan rumah tentu enggan kehilangan muka di hadapan pendukungnya sendiri dan berambisi mengamankan poin maksimal.

Bagi Persib, tambahan tiga poin akan semakin memperkukuh posisi di singgasana klasemen sementara yang saat ini telah mengoleksi 53 angka. Sementara itu, Persebaya yang menempati peringkat kelima dengan 38 poin bertekad memperbaiki posisi agar persaingan menuju papan atas semakin terbuka.

Klasemen Sementara Super League Indonesia 2025/2026

Klub D M S K GM GK -/+ P
1 Persib 22 17 2 3 37 11 26
2 Persija Jakarta 23 16 2 5 42 19 23
3 Borneo FC 22 16 1 5 40 21 19
4 Malut United 23 12 5 6 46 28
5 Bhayangkara FC 24 11 5 8 30 26 4
6 Persebaya 23 10 8 5 34 23 11
7 PSIM 23 9 9 5 33 30
8 Persita 23 10 5 8 27 21 6
9 Dewa United 24 10 3 11 29 30
10 Arema FC 23 8 7 8 32 30 2
11 Bali United 23 7 9 7 31 31 0
12 Persik 23 7 5 11 30 41 -11
13 PSM Makasar 23 5 8 10 24 27 -3
14 Madura United 23 4 8 11 22 36 -14
15 Persijap 23 5 4 14 20 39 -19
16 PSBS Biak 23 4 6 13 26 49 -23
17 Persis 23 3 7 13 25 44
18 Semen Padang 23 4 4 15 19 41

Dengan situasi tersebut, pertandingan diprediksi berlangsung ketat. Kedua kesebelasan diyakini menurunkan komposisi terbaiknya, memaksimalkan strategi masing-masing, dan tampil dengan determinasi tinggi dalam laga yang sarat gengsi.

Jika menilik rekam jejak pertemuan, kedua tim sempat saling menundukkan dalam beberapa musim terakhir. Namun dari 17 pertemuan terdahulu, Persib lebih dominan dengan sembilan kemenangan, sementara Persebaya meraih lima kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Pada putaran pertama musim ini, ketika Persib bertindak sebagai tuan rumah, kemenangan tipis 1-0 berhasil diamankan atas Persebaya. Catatan musim lalu juga menghadirkan cerita berbeda. Saat tampil di kandang, Persib menang 2-0, tetapi ketika bertandang harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 4-1. Adapun pada musim sebelumnya, Persib mampu meraih kemenangan 3-1 di Bandung serta 3-2 saat bermain di Surabaya.

Modal positif turut menyertai kedua tim jelang bentrok ini. Persebaya baru saja mengamankan kemenangan 1-0 atas PSM Makassar. Sementara Persib tampil impresif dengan kemenangan telak 5-0 atas Madura United. Tren apik tersebut tentu ingin terus dijaga oleh masing-masing kubu.

Kabar baik datang bagi Persib dengan kembalinya Thom Haye yang sebelumnya absen karena urusan keluarga. Meski demikian, Persib belum bisa memainkan Julio Cesar yang masih menjalani pemulihan cedera. Layvin Kurzawa juga berpotensi tidak tampil dalam laga ini.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menunjukkan optimisme meski mengakui kualitas pertahanan Persib yang solid. “Mereka memiliki pertahanan terkuat di liga, saya tahu tim lawan kuat. Tapi sebagai tim, kami juga bisa kuat,” ujar Bernardo.

Tavares menegaskan bahwa menghadapi Maung Bandung bukan perkara mudah. “Itulah mengapa kami membutuhkan Bonek, dan Bonita datang (ke Stadion), untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain dan memberikan energi ekstra,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsentrasi penuh dalam pertandingan sebesar ini. Menurutnya, kesalahan kecil bisa membawa dampak signifikan terhadap hasil akhir. “Jika fokus tinggi, sigap pada semua momen pertandingan tinggi, baik saat menguasai bola atau kehilangan bola, saya pikir bisa bermain bagus dan menangkan pertandingan,” ucapnya.

Share This Article
Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *