Perayaan Natal Bersama Kelompok Tani Sehati Banopo
Pada hari Rabu (31/12/2025), masyarakat Dusun Banopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merayakan Perayaan Natal bersama di Kapela Stasi Santa Maria Assumpta. Acara ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat, khususnya kelompok tani yang berinisiatif untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Perayaan Natal kali ini dihadiri oleh Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote beserta jajaran perwira dan anggota Polres TTU. Mereka turut serta dalam perayaan yang penuh makna ini. Acara dimulai dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh para Pastor Ordo Fransiskan Konventual yang bertugas di Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu. Ratusan umat Katolik dari Stasi Santa Maria Assumpta Banopo hadir dengan penuh antusias dan khusyuk dalam mengikuti ibadah tersebut.
Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan penyerahan paket sembako oleh Kelompok Tani Sehati kepada seluruh masyarakat yang hadir. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan dari kelompok tani terhadap warga sekitar, terutama yang membutuhkan.
Pernyataan Kapolres TTU
Dalam sambutannya, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kelompok Tani Sehati, Frater Herman Ginting, OFMConv dan anggota kelompok tani yang telah mengundang dirinya untuk ambil bagian dalam kegiatan ini. Menurutnya, Kelompok Tani Sehati merupakan salah satu kelompok pelopor swasembada pangan di Kabupaten TTU.
Eliana menjelaskan bahwa kelompok ini tidak hanya fokus pada peningkatan kesejahteraan anggotanya, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar. Ia menilai bahwa diundang hadir bersama dan berinteraksi dengan masyarakat serta berada di tengah-tengah mereka adalah sebuah kebanggaan sebagai Kapolres TTU.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Frater Herman Ginting yang meskipun sebagai rohaniawan, terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kecil dan berkontribusi dalam menciptakan swasembada pangan. Eliana menekankan bahwa profesi petani adalah profesi mulia karena semua manusia di dunia membutuhkan buah karya tangan seorang petani.
Selain memberikan apresiasi, Eliana juga mengimbau masyarakat di Dusun Banopo agar tidak mengonsumsi alkohol menjelang Perayaan Tahun Baru. Pasalnya, minuman keras menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kasus pidana dan lakalantas di Kabupaten TTU tahun 2025.
Tanggapan Frater Herman Ginting
Frater Herman Ginting, OFMConv menyampaikan terima kasih kepada Kapolres TTU dan jajaran yang rela menempuh perjalanan jauh untuk ambil bagian dalam Perayaan Natal bersama orang-orang kecil di Dusun Banopo. Kelompok Tani Sehati didirikan dan disahkan pada tahun 2020 lalu. Perayaan Natal bersama ini dirayakan bersama orang-orang kecil seperti duda, janda, anak yatim, lansia, dan semua masyarakat Dusun Banopo.
Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari perwujudan Polri yang humanis dan melayani. Kelompok Tani Sehati beranggotakan 42 kepala keluarga. Lokasi kebun Kelompok Tani Sehati ini juga merupakan lokasi kebun Eko pastoral Ordo Saudara Dina Konventual. Misi Ordo Saudara Dina Konventual yakni menaruh perhatian khusus kepada kaum miskin dan termarjinalkan. Hal ini selaras dengan pesan yang disampaikan pendiri Ordo Saudara Dina Konventual yakni Santo Fransiskus dari Asisi.
Frater asal Batak Karo ini menuturkan, kegiatan penyerahan bantuan ratusan paket sembako ini dilaksanakan minimal 2 kali dalam setahun pada Perayaan Hari Raya Paskah dan Hari Raya Natal. Hal ini bukan kehebatan mereka tetapi kehebatan Tuhan lewat uluran tangan orang-orang baik yang selalu mendukung karya Kelompok Tani Sehati.
“Untuk semua bingkisan paket sembako ini kita keluarkan biaya sekitar Rp. 38 juta,” ujarnya.
Pada Oktober 2025 lalu, Kelompok Tani Sehati mendapatkan bantuan paket sembako sebesar Rp. 82 juta. Bantuan tersebut disalurkan berkat dukungan penuh para donatur. Ia juga menyampaikan terima kasih karena pemerintah juga mendukung perjalanan Kelompok Tani Sehati dalam kegiatan sehari-hari. Kelompok tani ini juga memiliki visi yang sama dengan pemerintah dan Polri yakni menciptakan swasembada pangan di Indonesia.
“Kelompok Tani Sehati telah memulai visi ini dari Dusun Banopo,” ungkapnya.
Frater Herman menyampaikan terima kasih kepada Kapolres TTU yang telah hadir di tengah-tengah kelompok tani yang mana secara tidak langsung mempertegas dukungan dan kepedulian terhadap kelompok tani dalam mewujudkan program pemerintah yakni ketahanan pangan.