PSMS Medan Siap Hadapi Garudayaksa FC di Pekan ke-17
PSMS Medan kembali memfokuskan perhatiannya pada laga berikutnya dalam pekan ke-17 kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Setelah meraih kemenangan penting atas Persiraja Banda Aceh, Ayam Kinantan kini menghadapi tantangan berat melawan pemuncak klasemen Grup A, yaitu Garudayaksa FC.
Pada pertandingan sebelumnya, PSMS Medan berhasil mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Minggu (18/1/2026). Kemenangan ini menjadi modal positif bagi tim yang dilatih oleh Eko Purdjianto untuk menjaga konsistensi dan meningkatkan posisi di klasemen sementara.
Selanjutnya, PSMS Medan akan bertandang ke markas Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/1/2026). Laga ini diprediksi sangat sengit mengingat Garudayaksa FC sedang dalam performa terbaiknya dan masih kokoh di puncak klasemen Grup A. Tim asuhan Khamid Mulyono saat ini memiliki 30 poin dari delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan dua kekalahan. Sementara itu, PSMS Medan menempati peringkat kelima klasemen dengan raihan 23 poin dari enam kemenangan, lima kali imbang, dan lima kekalahan.
Selisih poin yang tidak terlalu jauh membuat pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi PSMS Medan untuk menjaga peluang menembus papan atas. Laga ini juga menjadi ujian tersendiri bagi pelatih anyar PSMS Medan, Eko Purdjianto. Pasalnya, pada pertemuan putaran pertama lalu, Ayam Kinantan harus menelan kekalahan pahit di hadapan pendukung sendiri. Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara pada 31 Oktober 2025, PSMS Medan dipaksa menyerah dengan skor 0-2 dari Garudayaksa FC yang diperkuat Andik Vermansyah dan rekan-rekannya.
Kekalahan tersebut menjadi catatan penting bagi PSMS Medan untuk membalas hasil di putaran pertama sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Eko Purdjianto menegaskan bahwa timnya sudah melupakan pertandingan sebelumnya dan menatap laga selanjutnya dengan optimisme dan persiapan yang matang.
“Persiapan kami sama seperti dua pertandingan sebelumnya. Setelah laga di Aceh, kami fokus pada recovery, lalu mulai pengembalian kondisi dan latihan taktikal untuk menghadapi Garudayaksa,” ujar Eko kepada Tribun Medan.
Lebih lanjut, Eko menegaskan dirinya tidak ingin timnya terbebani status Garudayaksa FC sebagai pemuncak klasemen. Menurutnya, persaingan di Pegadaian Championship musim ini sangat ketat dan kekuatan antar tim relatif merata.
“Di Liga 2 ini semua tim bisa saling mengalahkan dan bisa juga dikalahkan. Saya selalu sampaikan ke pemain bahwa setiap laga itu penting. Setiap pertandingan kami anggap seperti derby karena berpengaruh langsung terhadap selisih poin dan posisi klasemen,” jelasnya.
Eko juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan serta motivasi seluruh pemain. Ia mencontohkan kemenangan di markas Persiraja sebagai bukti bahwa PSMS Medan mampu mencuri poin di kandang lawan.
“Kemarin di Aceh kita bisa mengambil poin penuh. Itu menjadi bukti bahwa kita mampu. Karena itu, motivasi pemain harus terus dijaga agar di setiap pertandingan kita bisa meraih poin,” tambahnya.
Dari sisi komposisi pemain, PSMS Medan mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya pemain asing Felipe yang telah menyelesaikan hukuman akumulasi kartu merah. Kehadirannya diharapkan mampu menambah variasi serangan Ayam Kinantan.
“Felipe sudah bisa dimainkan. Alhamdulillah, kuota pemain kita bertambah. Untuk kondisi cedera sejauh ini relatif aman, hanya Barata yang masih dalam pemantauan. Terakhir kondisinya masih menggunakan tongkat, namun detailnya akan kami pastikan kembali ke dokter tim,” ungkap Eko.
Selain kesiapan fisik dan mental, Eko juga menyoroti hasil evaluasi permainan tim, khususnya dalam mengantisipasi situasi bola mati yang masih menjadi salah satu kelemahan PSMS Medan.
“Kami selalu melakukan evaluasi setiap laga. Saya tekankan ke pemain bahwa selain permainan terbuka, bola-bola mati atau set piece juga harus diantisipasi dengan baik karena beberapa gol yang kita kebobolan berasal dari situ. Namun secara keseluruhan, pemain sudah bekerja keras dan itu patut diapresiasi,” pungkasnya.
Dengan modal kemenangan di laga sebelumnya serta tambahan kekuatan dalam skuad, PSMS Medan bertekad tampil maksimal saat menghadapi Garudayaksa FC demi menjaga asa bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship musim 2025/2026.