Persebaya vs Borneo FC, Pesut Etam Kuasai Puncak Liga Super

Kaila Azzahra
8 Min Read

Borneo FC Berada di Fase Kritis Kompetisi Super League 2025/2026

Borneo FC Samarinda saat ini berada dalam fase krusial kompetisi Super League 2025/2026. Setelah tampil impresif di awal musim dengan catatan 11 kemenangan beruntun, tim berjuluk Pesut Etam itu kini diuji konsistensi usai menelan dua kekalahan berturut-turut dari Bali United dan Persib Bandung.

Situasi tersebut membuat persaingan di papan atas klasemen Super League kian memanas, dengan Persija Jakarta dan Persib Bandung terus memangkas jarak poin. Meski demikian, optimisme tetap mengalir dari internal tim. Para pemain menegaskan bahwa dua hasil negatif tersebut tidak menggoyahkan mental maupun kepercayaan diri skuad asuhan Fabio Lefundes. Justru, kekalahan menjadi momentum evaluasi untuk kembali ke jalur kemenangan, terutama menjelang laga tandang penting melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Kekalahan Beruntun yang Menghentikan Laju Sempurna

Sebelum mengalami hasil kurang maksimal, Borneo FC tampil dominan sejak pekan awal Super League. Rentetan 11 kemenangan beruntun membuat mereka nyaman bercokol di puncak klasemen, sekaligus menjadi kandidat kuat peraih gelar musim ini. Namun, laju tersebut terhenti saat menghadapi Bali United, disusul kekalahan dari Persib Bandung dalam laga tunda pekan kelima yang berakhir dengan skor 1-3.

Dua kekalahan itu membuat posisi Borneo FC tak lagi aman. Hingga memasuki pekan ke-15, Pesut Etam masih memimpin klasemen dengan koleksi 33 poin, tetapi Persija Jakarta di posisi kedua telah mengumpulkan 29 poin, sementara Persib Bandung membuntuti dengan 28 poin. Selisih yang kian tipis membuat setiap laga ke depan bernilai krusial.

Fajar Fathurrahman: Konsistensi Adalah Kunci

Bek kanan Borneo FC, Muhammad Fajar Fathurrahman, menegaskan bahwa situasi naik turun merupakan hal wajar dalam kompetisi panjang. Menurut pemain kelahiran Manokwari itu, setiap musim selalu ada fase sulit yang harus dihadapi oleh sebuah tim, termasuk Borneo FC. Ia menekankan bahwa identitas Pesut Etam sebagai tim yang konsisten dan kompetitif harus tetap dijaga. Kekalahan dari Persib dan Bali United tidak boleh membuat tim kehilangan arah.

“Saya pikir setiap tahun pasti ada situasi begini, tapi Borneo tetaplah Borneo,” ujar Fajar Fathurrahman. “Dari tahun kemarin juga kami bermain bagus dan intinya tetap konsisten saja.”

Fajar juga mengungkapkan bahwa hasil negatif tersebut menjadi bahan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi taktik, kondisi fisik, maupun kesiapan mental pemain. Ia mengakui bahwa dalam beberapa laga terakhir, tim dilanda masalah kebugaran, dengan sejumlah pemain mengalami cedera dan sakit. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan. Bagi Fajar, menjalankan instruksi pelatih dan menjaga disiplin permainan menjadi fondasi utama untuk bangkit dan kembali meraih kemenangan.

Laga Kontra Persebaya, Ujian Mental dan Target Tiga Poin

Pertandingan melawan Persebaya Surabaya menjadi momen penting bagi Borneo FC untuk membuktikan karakter juara. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, yang dikenal memiliki atmosfer tekanan tinggi, jelas bukan tantangan mudah bagi tim tamu. Namun, Fajar menegaskan bahwa target Borneo FC tetap jelas, yakni membawa pulang tiga poin. Ia tidak ingin tim kembali terpeleset dan kehilangan momentum di tengah ketatnya persaingan papan atas.

Menurutnya, musim lalu menjadi pelajaran berharga ketika Borneo FC sempat unggul dalam perburuan gelar, tetapi gagal menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi. Karena itu, laga melawan Persebaya bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mental untuk menjaga asa finis di posisi teratas.

Tambahan Amunisi dari Timnas U-22 Indonesia

Di tengah upaya bangkit tersebut, Borneo FC juga mendapat suntikan tenaga dari kembalinya gelandang muda, Rivaldo Pakpahan, usai membela Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025. Meski tim Garuda Muda gagal melangkah ke semifinal dan harus tersingkir di fase grup, Rivaldo memastikan fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada klub. Ia mengaku kecewa dengan kegagalan di ajang dua tahunan tersebut, tetapi menjadikannya sebagai pelajaran berharga untuk berkembang.

Rivaldo menuturkan bahwa seluruh pemain Timnas U-22 saling menguatkan di tengah kekecewaan dan bertekad tampil lebih baik di masa depan. Setibanya di Tanah Air, Rivaldo langsung bergabung dengan skuad Pesut Etam untuk mempersiapkan laga penting kontra Persebaya. Ia menyadari bahwa Borneo FC membutuhkan kontribusi maksimal dari seluruh pemain untuk menjaga posisi puncak klasemen.

Pertandingan Persebaya vs Borneo FC

Laga Persebaya vs Borneo FC, di pekan ke-15 digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (20/12/2025), pukul 19.00 WIB. Kedua tim membawa ambisi berbeda, Persebaya mencari konsistensi untuk memperbaiki posisi klasemen, sementara Borneo FC yang tampil impresif musim ini berharap mempertahankan ritme positifnya.

Pertemuan antara Persebaya dan Borneo FC dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan rivalitas yang cukup seimbang. Sejak 2015 kedua tim telah bertemu belasan kali; catatan head-to-head menunjukkan Persebaya memenangkan 4 laga, Borneo FC memenangkan 5 laga, dan sisanya berakhir imbang, gambaran yang menegaskan bahwa pertemuan ini kerap ketat dan sulit diprediksi.

Statistik juga menunjukkan pertandingan antara kedua tim cukup sering menghasilkan gol, sehingga pertandingan ini berpotensi terbuka. Borneo FC datang dengan momentum yang kuat musim ini; data performa musim menunjukkan Pesut Etam berada di puncak klasemen dengan rangkaian hasil positif dan produktivitas gol yang tinggi, mereka tercatat memiliki catatan kemenangan dan pencapaian gol yang mengesankan dibanding rival-rival lain.

Sementara Persebaya menunjukkan performa yang lebih inkonsisten: beberapa kemenangan penting namun juga beberapa hasil imbang dan kekalahan yang membuat posisi mereka lebih fluktuatif. Kondisi ini membuat Borneo FC sedikit diunggulkan dari sisi psikologis dan konsistensi performa.

Klasemen Super League Sementara

Klub D M S K GM GK -/+ P
1 Borneo FC 13 11 0 2 25 8 17
2 Persija Jakarta 13 9 2 2 27 12 15
3 Persib 13 9 1 3 22 10 12
4 Malut United 13 7 4 2 22 13
5 PSIM 13 6 4 3 16 15
6 Bhayangkara FC 13 5 4 4 12 9 3
7 Persita 13 5 4 4 16 13 3
8 PSM Makasar 13 4 7 2 20 13 7
9 Persebaya 13 4 6 3 15 13 2
10 Arema FC 13 4 5 4 19 18 1
11 Bali United 13 4 5 4 16 18 -2
12 Persik 13 4 3 6 15 19 -4
13 Madura United 13 3 4 6 11 17 -6
14 Dewa United 13 4 1 8 12 22
15 PSBS Biak 13 3 3 7 13 27 -14
16 Persijap 13 2 2 9 13 23 -10
17 Semen Padang 13 2 1 10 9 20
18 Persis 13 1 4 8 14 26
Share This Article
Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *