Pesan Terakhir Lula Lahfah 1 Hari Sebelum Meninggal, Keluh Rasa Sakit ke Keanu: Aku Sangat Takut

Lani Kaylila
5 Min Read

Keanu Mengungkap Pesan Terakhir Lula Lahfah Sebelum Meninggal

Keanu Agl, selebgram ternama, mengungkapkan pesan terakhir yang diterimanya dari Lula Lahfah sebelum ia meninggal. Pesan tersebut berisi keluhan tentang sakit usus dan rasa takut jelang tindakan medis yang akan dijalani. Pesan itu dikirim sehari sebelum kematian Lula.

Lula ditemukan tidak bernyawa di kamar apartemennya pada Jumat (23/1/2026) malam. Kabar ini membuat sahabat dan keluarganya syok, termasuk Keanu yang sangat dekat dengan Lula sejak lama. Melalui akun media sosialnya, Keanu membagikan curhatan pilunya setelah menghadiri pemakaman Lula.

Dalam postingannya, Keanu menunjukkan chat terakhir yang dikirim Lula kepadanya pada hari Kamis, sehari sebelum ia meninggal. Dalam chat tersebut, Lula mengeluhkan penyakitnya dan ketakutan menjelang kolonoskopi.

“Nu gw takut. Usus gw masih bengkak penebalan. Terus gw harus colonoscopy di teropong. Bius total. Dimasukin selang kamera,” tulis Lula dalam chat tersebut.

Mengetahui sahabatnya sedang merasa panik, Keanu mencoba menguatkan Lula dengan mengingatkannya untuk berzikir. “Gapapaaa. Everything is gonna be okeeee. Santai dzikirr,” balas Keanu.

Sayangnya, chat tersebut menjadi pesan terakhir dari Lula kepada Keanu. Keesokan harinya, Lula tidak bisa dihubungi. Padahal, sebelumnya, Keanu menyebut bahwa Lula sudah bersiap memberikan kejutan ulang tahun untuk sahabatnya, Dara Arafah. Bahkan, Keanu dan Lula serta teman-temannya telah merencanakan liburan bersama.

“Lul lu lupa ya kita udah beli tiket? Kita kan mau kumpul bikin konten pengumuman liburan fullteam kita ke chiangmek lul.. kan udah banyak tuh konten konten yg kita udah pilih di grup, udah gitu kan dara hari ini ultah. Gua kan udah book kamar buat ngonten sekalian surprisein dara sebelum lu colonoscopy.. kita udah rapih lohh dresscodenya nih item2 kok lu ga bales bales sih.., ditelfon ga diangkat angkat… tadinya kita mau culik lu, tapi kata orang rumah lu udah “ga ada”,” ujar Keanu.

Akibatnya, saat pertama kali mendengar kabar kematian Lula, Keanu dan sahabat-sahabatnya merasa syok. Bahkan Dara Arafah sempat mengira kabar tersebut adalah prank. “Kita ga percaya lul apalagi dara.. dia kira kita ngerjain dia 🙁 tapi ternyata bener lu ninggalin kita dengan dresscode ini di hari ulang tahun dara, tapi lu liat ga langit sopan banget pas lu pergi, padahal tiap hari cuaca lagi ga bagus. Masa hari ini cerahh.. udah gitu hari jumat lagi, katanya pertanda baik lull kalo pergi hari jumat.. semoga al fatihah kita sampe ya lula sayangg,” imbuh Keanu.

Kini, setelah Lula tiada, Keanu mengungkapkan penyesalan atas tidak bisa menemani Lula di detik-detik akhir kehidupannya. “Makasih ya lul buat semua cerita, trip, pencapaian kita sama-sama. Maafin kitaa ga nemenin disaat-saat terakhirr. Love karin, risya, sarah, sabine, audrey, dara, keanu,” ucap Keanu.

Penyebab Kematian Lula Lahfah

Sementara itu, ayah Lula, Feroz, mengungkapkan bahwa putrinya memiliki riwayat penyakit asam lambung GERD sejak lama. Bahkan, di momen tahun baru 2026, Lula sempat dirawat di rumah sakit akibat penyakit tersebut. Selain itu, Feroz juga mengakui bahwa Lula memiliki riwayat pembengkakan usus.

“Tahun baru dia sempat masuk ke rumah sakit beberapa hari. Itu memang dia punya GERD yang sering kambuh. Terus dia juga ada pembengkakan di usus,” kata Feroz saat pemakaman Lula, Sabtu (24/1/2026).

Feroz menyebut bahwa penyakit-penyakit tersebut diduga menjadi penyebab kematian Lula. Namun, ia mengaku bahwa Lula jarang mengeluhkan sakit kepada keluarga. “Dia (Lula) enggak mengeluh ke keluarga. Dia mengeluhnya ke teman-temannya, teman dekatnya. Dia bilang ‘sakit banget’,” tambah Feroz.

Selama ini, Lula hanya mengeluhkan sakit kepada teman-temannya. “Ya itu mungkin dia akhirnya dia tahan, dia tahan, dia tahan. Akhirnya tadi malam itu mungkin komplikasi dari situ,” sambungnya.

Sementara itu, pihak kepolisian membantah isu miring terkait kematian Lula. Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan atau hal janggal pada kematian Lula. “Tidak ada tanda kekerasan,” ujarnya.

Share This Article
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *