Sosok Orang Tua Lesti yang Menarik Perhatian Publik
Sosok orang tua Lesti Kejora kini menjadi perhatian publik. Kesederhanaan mereka terlihat jelas saat memutuskan pulang ke kampung halaman di Desa Pamoyanan, Cibinong. Jauh dari kesan glamor orang tua bintang besar, kedua orang tua ini tidak ragu untuk terjun langsung ke tengah sawah demi bercocok tanam.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ayah dan Bunda Lesti sering membagikan momen-momen autentik saat berada di area persawahan. Salah satu unggahan menunjukkan keduanya berdiri tegak di atas tanah berlumpur sambil memegang tampah bambu, seolah menegaskan jati diri mereka yang sebenarnya.
Dalam keterangan fotonya, Ayah Endang menulis kalimat singkat yang menyentuh hati: “Inilah kami,” tulisnya.
Panen Kebahagiaan Sederhana
Aktivitas bertani ini rupanya bukan sekadar hobi sesaat. Endang Mulyana memang cukup rutin mendokumentasikan kesehariannya mengolah lahan padi bersama sang istri. Tak hanya menanam padi, mereka juga kerap memperlihatkan kegembiraan saat berhasil menangkap ikan-ikan segar dari saluran air di sekitar sawah mereka.
Dalam satu unggahan yang penuh rona bahagia, Endang menulis, “Alhamdulillah dapet ikan buanyaak,” memperlihatkan bahwa kebahagiaan sejati bagi mereka ditemukan dalam hasil bumi yang dikerjakan dengan tangan sendiri.
Sawah Luas dan Pemandangan yang Menyejukkan
Lesti sendiri diketahui memiliki aset berupa sawah yang cukup luas di Cianjur, yang kini dirawat dengan penuh kasih sayang oleh kedua orang tuanya. Sesekali, Lesti pun ikut membagikan momen saat dirinya pulang ke rumah dan menikmati suasana sawah milik keluarga tersebut. Hijau sejauh mata memandang dan udara bersih pedesaan memang menjadi penawar lelah yang paling ampuh dari hiruk-pikuk dunia hiburan.
Bagi keluarga ini, setinggi apa pun prestasi yang diraih Lesti Kejora, rumah dan tanah kelahiran tetaplah tempat terbaik untuk pulang dan tetap berpijak di bumi.
Kesederhanaan yang Konsisten Sejak Awal
Rizky Billar menegaskan bahwa potret bersahaja yang kerap terlihat di media sosial bukanlah sebuah skenario untuk menarik simpati. Menurut Billar, karakter tersebut adalah jati diri asli Endang Mulyana yang tak pernah luntur oleh gemerlap popularitas sang anak.
“Ya kan itu natural, memang karakter yang tidak berubah dari seorang ayah Kejora gitu. Jadi ya sesuatu yang menurut saya ya udah bapak melakukan itu secara natural aja gitu, tanpa dibuat-buat,” ungkap Billar dalam keterangannya.
Billar menambahkan bahwa konsistensi ini menjadi bukti integritas mertuanya. Sikap tersebut tidak berubah sedikit pun, mulai dari masa-masa awal perjuangan Lesti hingga kini putrinya berada di puncak kejayaan.
“Memang beliau (Endang) adalah sosok yang tidak berubah dari dulu Lesti sebelum berkarya sampai, bahkan sampai di titik sekarang,” tambahnya lagi.