Keputusan Tengku Dewi untuk Melarang Mantan Suami Menemui Anaknya
Aktris Tengku Dewi, yang kini menjalani kehidupan sebagai single mom, telah mengambil langkah tegas untuk melarang mantan suaminya, Andrew Andika, dari menemui kedua anak mereka dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil setelah ia merasa sakit hati melihat perlakuan dingin Andrew terhadap anak bungsu mereka yang masih bayi.
Sebelumnya, hubungan antara Tengku Dewi dan Andrew memang sering diwarnai perselisihan, meskipun keduanya resmi bercerai di Pengadilan Agama Cibinong pada 2024 lalu. Dalam sebuah video bincang-bincang di kanal YouTube Dapur Bincang Online, Tengku Dewi secara terbuka meluapkan emosinya. Ia menceritakan peristiwa menyakitkan yang terjadi di depan rumahnya.
Peristiwa tersebut berawal saat Andrew datang ke rumah untuk menjemput anak pertama mereka, E. Saat itu, anak kedua mereka yang masih bayi sedang bermain di halaman depan rumah. Ketika melihat sang ayah, bayi tersebut spontan menunjukkan keinginan untuk dipeluk dan digendong. Namun, Andrew justru menutup kaca dan bercanda dengan berkata “bye-bye”, lalu mundur pergi.
Melihat sikap Andrew yang dingin terhadap anak bungsunya, Tengku Dewi merasa hatinya hancur dan sangat kecewa. Akibatnya, ia memutus akses komunikasi dengan mantan suaminya dan melarang Andrew untuk menemui anak-anaknya lagi.
“Kayaknya lu nggak usah temui anak gue lagi, masih baby kok lu bisa setega itu, dia masih babay cuma pengin peluk lu. Ya gimana sih namanya baby pengin ketemu Bapaknya, itu nyakitin hati aku banget,” ujar Tengku Dewi dengan suara bergetar.
Persoalan Nafkah dan Kurangnya Perhatian
Sebelum konflik kali ini, hubungan antara Tengku Dewi dan Andrew memang sempat memanas. Pada masa lalu, Tengku Dewi sempat mempermasalahkan soal Andrew yang tidak memberi nafkah sesuai putusan Pengadilan Agama yakni Rp20 juta per bulan. Meski ia menganggap masalah tersebut sudah selesai, kini ia tidak lagi menerima nafkah dari mantan suaminya.
Namun, yang paling menyulitkan bagi Tengku Dewi adalah kurangnya perhatian Andrew terhadap kedua anaknya. Ia hanya meminta mantan suaminya untuk mencurahkan perhatian kepada anak-anak, tetapi permintaan tersebut tidak diindahkan.
“Tapi, pas aku sudah mulai membebaskan kok dia malah nggak ada itikad baik,” ujarnya dengan kesal.
Tantangan Sebagai Single Mom
Meski sudah dua tahun berpisah, Tengku Dewi mengaku bahwa tantangan membesarkan dua anak sendirian ternyata jauh lebih sulit dari yang ia bayangkan. Hal ini diungkapkannya saat menjadi tamu di kanal YouTube Dapur Bincang Online baru-baru ini.
Ia mengaku sering merasa kewalahan, terutama saat menghadapi situasi anak-anaknya yang masih balita. Momen paling menguras emosi baginya adalah ketika buah hatinya jatuh sakit dan membutuhkan perhatian ekstra. Selain itu, anak pertamanya sering merasa cemburu terhadap adiknya, membuat suasana semakin berat.
“Itu kayak pengin teriak, kayak ‘wah berat banget gitu’. Lebih kayak kesal ng enggak sih? Kesel kayak wah ini harusnya orang tua yang tanggung jawab bukan gue doang loh yang kayak gitu,” ujarnya.
Tengku Dewi juga merasa ada ketidakadilan karena beban tanggung jawab membesarkan anak seolah hanya bertumpu pada pundaknya saja. Ia sempat mempertanyakan mengapa sosok Andrew Andika yang dulu selalu siaga kini bisa berubah total.
“Kayak harusnya kenapa ya? Kok kok aku bisa ya dihadapkan dengan jadi kayak si orang yang orang yang dulunya selalu ada 24 jam (Andrew) yang kayak nge-support gue dalam segi apapun kok bisa berubah ya itu loh. Ngerti nggak sih?” tandasnya.
Keputusan Bercerai dan Fokus pada Masa Depan
Meski merasa berat, Tengku Dewi menegaskan dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan untuk bercerai. Ia merasa perpisahan yang diputus pada 18 Desember 2024 lalu adalah jalan terbaik demi kesehatan mentalnya.
Kini, ia memilih fokus berjuang demi masa depan kedua anaknya meskipun harus melalui hari-hari yang melelahkan. Dengan tekad kuat, Tengku Dewi terus berusaha menjadi ibu yang baik dan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.