Chelsea Siapkan Dana Besar untuk Bintang Newcastle, Man United Ikut Perburuan

Lani Kaylila
5 Min Read

Chelsea Mengincar Pemain Newcastle United dengan Tawaran 60 Juta Euro

Klub Liga Inggris, Chelsea, dikabarkan telah mengajukan tawaran sebesar 60 juta euro untuk pemain Newcastle United yang sedang dalam performa terbaiknya. Tawaran ini menunjukkan bahwa The Blues sangat tertarik untuk memperkuat lini serang mereka, khususnya di posisi sayap.

Chelsea jarang merekrut pemain di masa keemasan mereka belakangan ini, tetapi kini mereka mengincar salah satu pemain terbaik Newcastle United saat ini. Pemain yang dimaksud adalah Harvey Barnes, yang berusia 27 tahun dan sedang menunjukkan performa luar biasa. Barnes telah mencetak empat gol dan satu assist dalam lima pertandingan di Liga Champions musim ini, membawa permainannya ke level baru.

Namun, merekrut Barnes tidak akan mudah karena ada persaingan ketat dari klub-klub besar seperti Manchester United. Kedua klub tersebut telah memulai tarik-ulur transfer dengan mengajukan tawaran gabungan sebesar 60 juta euro kepada Newcastle United. Meskipun demikian, Newcastle United tidak berniat melepas Barnes karena dianggap sebagai bagian integral dari tim mereka saat ini.

Meski tawaran sebesar 60 juta euro terdengar menarik, Chelsea harus mempertimbangkan apakah Barnes benar-benar cocok untuk proyek olahraga mereka. Saat ini, The Blues sudah memiliki Alejandro Garnacho dan Jamie Gittens di posisi sayap kiri. Keduanya sempat kesulitan beradaptasi, tetapi belakangan ini menunjukkan kualitas yang luar biasa. Pedro Neto juga mampu bermain di posisi tersebut.

Jika Chelsea ingin merekrut seseorang untuk posisi itu, seharusnya mereka mencari pemain elit seperti Vinicius Jr, yang akan datang dan berpotensi mengubah lanskap Liga Inggris. Namun, rasanya Barnes tidak akan melakukan itu untuk The Blues.

Kritik atas Perilaku Pemain Chelsea

Pemain Chelsea kembali dikecam atas perbuatannya saat melawan Burnley. Beberapa pengamat menganggap ia bersikap “egois” selama pertandingan tersebut. Setelah kemenangan melawan Burnley dan kekalahan Manchester City di tangan Newcastle United, Chelsea kini berada di posisi kedua klasemen Liga Inggris. Mereka memiliki peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara saat menghadapi Arsenal pekan depan di Stamford Bridge.

Namun, situasi ini tidak mudah. Cole Palmer masih cedera, dan penampilan tim Enzo Maresca belum sepenuhnya memuaskan. Meskipun begitu, Chelsea memiliki cukup kekuatan untuk menang melawan tim yang terancam degradasi di laga tandang. Tiga poin adalah yang terpenting.

Pedro Neto dan Enzo Fernandez menjadi dua pencetak gol pada laga itu, seperti yang sering terjadi saat Palmer absen dan tampil gemilang dalam beberapa pekan terakhir. Ada juga pemain yang kesulitan menembus pertahanan lawan, meskipun itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan mereka. Liam Delap termasuk dalam kategori ini.

Liam Delap hanya mencetak satu gol untuk Chelsea sejak bergabung di musim panas. Hal itu terjadi saat melawan ES Tunis di Piala Dunia Antarklub dan dia sempat absen karena cedera. Namun, bahkan saat itu, satu gol dalam 13 pertandingan bukanlah rekor yang Anda harapkan dari seseorang yang didatangkan klub dengan harga 30 juta euro.

Kritik terhadap Delap

Delap disebut bersikap egois lebih dari sekali dalam pertandingan melawan Burnley. Michael Owen menyampaikan kritiknya kepada Premier League Productions, menyoroti momen ketika Delap memilih untuk menembak alih-alih mengoper bola kepada Neto.

Menurut Owen, dalam situasi ini Delap perlu sedikit lebih tidak egois. Ia mungkin bisa mengopernya beberapa kali. Jika Delap mengumpan bola ke Pedro Neto dan berlari untuk melewati bek lawan, ia akan membuat Neto berhadapan satu lawan satu di area ini. Owen berpikir Delap harus melakukan itu, alih-alih bersikap egois dan berpikir dia akan mencetak gol sendirian. Delap melakukan tembakan dari jarak 25 yard dan itu tidak bagus.

Sayangnya, itu bukan satu-satunya situasi serupa dalam pertandingan. Bahkan Liam Delap berlari dengan baik di babak kedua dan seharusnya bisa membuat Enzo Fernandez berhadapan satu lawan satu dengan kiper Burnley jika ia memberikan umpan akurat, namun sekali lagi, ia gagal.

Rasanya ia perlu lebih waspada terhadap lingkungan sekitarnya atau mengurangi kekhawatirannya tentang minimnya gol. “Kita hanya bisa berharap gol-gol itu akan datang. Namun saat ini, ia tidak membantu tim dengan berusaha mencetak gol ketika pemain lain berada di posisi yang lebih baik untuk mencetak gol.”

Dari apa yang telah kita lihat, kecil kemungkinan Chelsea akan merekrut striker baru di bulan Januari. Akan tetapi, jika mereka masih bersaing memperebutkan gelar juara pada saat itu dan tidak kehilangan momentum selama periode liburan, maka itu patut dipertimbangkan. Chelsea tidak akan memenangkan liga dengan striker yang hanya mencetak satu gol dalam 13 pertandingan.

Share This Article
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *