- Bandung, Kota dengan Beragam Pilihan Batagor yang Menggugah Selera
- 1. Batagor Kuah dan Mie Kocok Sinar Kencana, Inovasi Kuah Kolagen yang Viral
- 2. Batagor Otoy, Jagoan Warga Lokal dengan Produksi Ribuan Porsi
- 3. Batagor Hanjuang Astina, Indomie Batagor Favorit Anak Kos
- 4. Batagor Kahuripan, Batagor Premium di Pasar Cihapit
- 5. Batagor Haji Darto, Legenda Pedas Sejak 1980
Bandung, Kota dengan Beragam Pilihan Batagor yang Menggugah Selera
Bandung memang tak pernah kehabisan cerita soal kuliner. Kota Kembang ini selalu punya cara memanjakan lidah, mulai dari jajanan manis, camilan pedas, hingga makanan gurih yang menggugah selera. Di antara sekian banyak kuliner ikonik Bandung, batagor tetap menjadi juara bertahan yang tak tergantikan. Bakso tahu goreng atau batagor bukan sekadar jajanan, melainkan identitas kuliner Bandung yang sudah dikenal hingga ke berbagai daerah.
Namun, banyaknya penjual batagor justru kerap membuat wisatawan maupun warga lokal bingung menentukan pilihan. Mana yang benar-benar enak, mana yang sekadar viral, dan mana yang sudah legendaris tapi belum sempat dicoba. Berikut ini lima rekomendasi batagor terkenal dan paling enak di Bandung, dirangkum berdasarkan ulasan para food vlogger dan pengalaman kuliner yang sudah teruji. Mulai dari batagor berkuah kolagen sapi, batagor murah meriah yang ludes ribuan porsi per hari, hingga batagor legendaris dengan bumbu kacang pedas khas.
1. Batagor Kuah dan Mie Kocok Sinar Kencana, Inovasi Kuah Kolagen yang Viral
Batagor Kuah dan Mie Kocok Sinar Kencana menjadi salah satu pendatang baru yang langsung mencuri perhatian warga Bandung. Meski usianya belum genap satu tahun, antusiasme pengunjung terbilang luar biasa. Keunikan Sinar Kencana terletak pada konsep batagor kuah. Jika umumnya batagor disajikan dengan bumbu kacang, di sini pengunjung justru dianjurkan mencoba versi kuah kaldu sapi.
Kuahnya dibuat dari rebusan kaki sapi dan kikil yang dimasak lama, menghasilkan kaldu kental dengan sensasi kolagen alami yang gurih. Adonan batagor menggunakan ikan tenggiri asli yang dipadukan dengan udang. Kulit tahunya digoreng hingga garing di luar, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan kenyal. Salah satu menu unik yang wajib dicoba adalah bacha (batagor cakwe), yakni adonan ikan yang diisi ke dalam cakwe lalu digoreng garing. Siomai di sini juga tak kalah menarik karena berisi telur puyuh utuh. Bagi pencinta porsi besar, tersedia opsi menambahkan mi instan ke dalam mangkuk batagor, menciptakan kombinasi mi kuah kaldu sapi dengan topping batagor premium.
2. Batagor Otoy, Jagoan Warga Lokal dengan Produksi Ribuan Porsi
Bagi pencinta hidden gem, Batagor Otoy adalah destinasi wajib. Lokasinya tersembunyi di kawasan perumahan warga, namun antreannya kerap mengular hingga membuat gang sempit terlihat padat. Batagor Otoy dikenal sebagai favorit warga lokal karena kualitas dan harganya yang sangat terjangkau. Dalam sehari, penjualnya bisa menggoreng hingga sekitar 2.500 porsi. Meski baru buka menjelang siang, batagor ini sering kali sudah habis sebelum sore.
Batagornya berukuran besar, padat, dan kaya daging ikan tenggiri, bukan sekadar tepung. Ciri khas lain ada pada bumbu kacangnya yang tidak terlalu halus. Tekstur kacang masih terasa kasar dan renyah, berpadu aroma daun jeruk yang harum. Pengunjung bisa memilih batagor kering dengan bumbu kacang atau versi kuah yang segar.
3. Batagor Hanjuang Astina, Indomie Batagor Favorit Anak Kos
Berlokasi di Jalan Astina, tepat di belakang Bandung Indah Plaza (BIP), Batagor Hanjuang Astina dikenal sebagai penyelamat perut lapar dengan bujet terbatas. Tempat ini populer di kalangan anak kos dan pekerja karena menu uniknya, Indomie Batagor. Konsepnya sederhana namun brilian. Indomie goreng disajikan bersama potongan batagor garing, lalu disiram bumbu kacang kental.
Batagornya digoreng kering dan dipotong kecil-kecil sehingga mudah disantap bersama mi. Bumbu kacangnya bercita rasa manis gurih, cocok menyeimbangkan rasa asin khas Indomie. Dengan harga belasan ribu rupiah, pengunjung sudah mendapatkan porsi mengenyangkan. Warung ini buka sejak pagi hingga sore, namun biasanya Indomie cepat habis jika datang terlalu siang.
4. Batagor Kahuripan, Batagor Premium di Pasar Cihapit
Pasar Cihapit yang tengah naik daun juga menyimpan satu spot batagor premium bernama Batagor Kahuripan. Meski berada di dalam pasar, tempat makannya bersih dan nyaman. Batagor Kahuripan terkenal dengan rasa ikan tenggiri yang sangat dominan. Dalam satu porsi, pengunjung akan mendapatkan tiga varian utama, yakni tahu, siomai, dan pangsit panjang menyerupai lumpia. Tekstur batagornya padat, kenyal, dan “meaty”. Bumbu kacangnya cenderung lebih halus dan encer dibanding batagor kaki lima, namun rasanya tetap gurih dan seimbang.
Tersedia pula kecap manis khusus dengan aroma yang berbeda dari kecap pada umumnya. Selain batagor, bakso goreng jumbo juga menjadi menu favorit.
5. Batagor Haji Darto, Legenda Pedas Sejak 1980
Sebagai penutup, Batagor Haji Darto di kawasan Simpang Dago layak disebut legenda hidup kuliner Bandung. Berdiri sejak 1980, warung ini telah bertahan lebih dari empat dekade. Ciri khas Batagor Darto terletak pada bumbu kacangnya yang berwarna merah gelap dan berminyak. Rasa pedasnya kuat dan berpadu dengan gurih kacang yang dimasak hingga mengeluarkan minyak alami.
Bagi pencinta pedas, batagor ini adalah surga. Ukuran batagornya jumbo dengan adonan ikan yang padat dan otentik. Tahu yang digunakan lembut, tidak terlalu banyak tepung. Satu porsi saja sudah cukup mengenyangkan. Suasana warungnya pun sarat nuansa nostalgia, menghadirkan pengalaman kuliner yang membawa pengunjung menapak tilas sejarah Bandung.