Daniel Sturridge Bantu Latih Bakat Muda di Bekasi

Amanda Almeirah
4 Min Read



Second Chance kembali menghadirkan pengalaman sepak bola akar rumput yang berstandar internasional di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada Minggu (29/3/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi strategis dengan EA FC Mobile dan menampilkan para legenda sepak bola yang membangkitkan antusiasme masyarakat.

Salah satu bintang utama dalam acara ini adalah Daniel Sturridge, legenda Liverpool FC. Ia hadir untuk berinteraksi langsung dengan komunitas sepak bola lokal dan memberikan sesi coaching clinic eksklusif. Selain itu, mantan pemain Timnas Indonesia, Ahmad Bustomi, juga turut serta dalam kegiatan ini, menciptakan momen yang hangat dan penuh semangat.

Puncak acara dilanjutkan dengan sesi coaching clinic yang diikuti oleh peserta terpilih. Mereka diberikan kesempatan untuk berlatih, berinteraksi langsung, serta memahami pendekatan latihan yang lebih terstruktur dan berstandar internasional. Daniel Sturridge juga ikut serta dalam sesi bermain bersama (friendly football session) dengan pemain dan komunitas lokal, membuktikan bahwa kedekatan antara pemain kelas dunia dan talenta akar rumput bisa terjalin secara autentik.

Second Chance merupakan sebuah soccer camp sekaligus platform scouting independen yang fokus pada pengembangan pemain grassroots. Mereka menyediakan peluang bagi pemain yang belum mendapat kesempatan, terhambat oleh sistem, atau pernah gagal di masa lalu. Melalui format intensive soccer camp, Second Chance aktif menjaring, melatih, dan memberikan panggung pembuktian bagi talenta muda untuk kembali menunjukkan kualitasnya di level kompetitif.

Perwakilan Second Chance, Fidelia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih terbuka dan berbasis kesempatan. “Program ini sudah berjalan dan kita sudah keliling 10 kota di berbagai titik dari Sabang sampai Marauke dengan menyaring pemain terbaik dari yang terbaik yakni di usia 15 sampai 18 tahun,” ujarnya.

Nantinya, finalnya akan diberikan beasiswa bagi pemain yang terpilih dari salah satu perusahaan di Swiss, yaitu football bisnis academy. Selain itu, mereka juga akan diikutsertakan untuk training di Tranmere Rovers (Inggris). “Kami percaya bahwa setiap pemain memiliki peluang untuk berkembang. Melalui aktivasi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman nyata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi dan akses langsung bagi talenta muda untuk merasakan standar sepak bola yang lebih tinggi,” tambah Fidelia.

Pemilihan Kota Bekasi sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada kuatnya kultur sepak bola lokal serta dukungan infrastruktur yang memadai. Pemerintah Kota Bekasi turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini, sejalan dengan upaya menjadikan Bekasi sebagai kota dengan identitas sport city dan sport tourism.

“Kami apresiasi dan seluruh warga Bekasi terima kasih dengan adanya Second Chance ini. Kegiatan ini menjadi satu gairah, semoga sepak bola Bekasi merasakan itu dan kami juga mengundang para entertainment hadir, sesuai dengan konsep kita, kota olahraga sehingga nanti bukan saja dari sisi permainan (sepak bola) tapi dari sisi entertain-nya juga tumbuh dan berkembang,” kata Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono.

Kedatangan Daniel Sturridge juga memberikan semangat baru bagi pecinta Liverpool, khususnya Walikota Bekasi. “Dengan kedatangan Daniel Sturridge ini, saya semakin semangat untuk membangun dan mendukung sepak bola ke arah yang lebih maju,” ujarnya.

Aktivasi ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian produksi Second Chance, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan komunitas serta membangun kredibilitas sebagai platform pengembangan sepak bola akar rumput di Indonesia. Melalui FC Futures Arena, Second Chance bersama EA FC Mobile berupaya menciptakan pengalaman sepak bola yang berkelanjutan dan tidak berhenti pada hari pelaksanaan. Namun terus hidup melalui konten, komunitas, dan peluang yang terbuka bagi generasi muda.

Share This Article
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *