Komentar di Video Terakhir Lula Lahfah Penuh Duka dan Kebingungan
Jagat media sosial tiba-tiba diliputi suasana duka pada Jumat malam (23/1/2026). Akun media sosial selebgram sekaligus aktris Lula Lahfah tiba-tiba dipenuhi ribuan komentar yang bernada kehilangan dan kebingungan, menyusul beredarnya kabar simpang siur mengenai kondisi sang figur publik.
Beberapa artis seperti Marion Jola, Brisia Jodie, Ghea Indrawari, Marsha Aruan, hingga Young Lex meninggalkan komentar yang menunjukkan kesedihan. Mereka turut merasakan rasa kehilangan terhadap Lula, yang dikenal sebagai salah satu selebgram dengan jutaan pengikut. Komentar-komentar tersebut tidak hanya berisi doa, tetapi juga pertanyaan-pertanyaan tentang kebenaran informasi yang beredar.
Diketahui, jasad Lula Lahfah pertama kali ditemukan oleh seorang petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB. Penemuan itu segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan surat kematian yang diterbitkan, Lula dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB.
Saat ini, Satreskrim Polres Jakarta Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menelusuri lebih jauh kronologi serta penyebab pasti kematian korban.
Polisi Tanggapi Informasi Lebam pada Tubuh Korban
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto turut memberikan penjelasan terkait beredarnya informasi kondisi tubuh Lula saat ditemukan, termasuk kabar adanya perubahan warna pada mulut dan lebam di beberapa bagian tubuh. Menurutnya, lebam itu bisa saja berasal dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian harus dilakukan otopsi.
“Lebam itu kan bisa saja dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian harus lakukan otopsi,” kata Budi saat dihubungi terpisah, Jumat malam. Pernyataan ini menegaskan bahwa penyebab kematian belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan medis lanjutan melalui proses otopsi.
Unggahan Terakhir Lula Lahfah
Unggahan video terakhir Lula menjadi titik perhatian warganet. Kolom komentarnya berubah menjadi ruang ungkapan duka, doa, serta pertanyaan penuh kecemasan tentang kebenaran informasi yang beredar.
Berdasarkan pantauan TribunTrends, kolom komentar pada video terakhir tersebut dipadati emoji menangis, simbol hati yang retak, hingga kalimat-kalimat perpisahan yang menyentuh hati. Banyak warganet menuliskan ungkapan kehilangan seolah telah menerima kabar duka, sementara sebagian lainnya masih berharap informasi tersebut tidak benar.
Video Terakhir Bersama Reza Arap
Video yang menjadi sorotan itu memperlihatkan Lula Lahfah tengah mengikuti tren konten “At Least” bersama musisi sekaligus konten kreator Reza Arap. Tayangan tersebut kini menjadi unggahan terakhir yang dibanjiri respons emosional dari publik.
Sejumlah rekan sesama figur publik dan sahabat dekat Lula turut meninggalkan komentar yang menggambarkan kesedihan mendalam. Marion Jola menulis, “Lula, babe Lula.” Brisia Jodie menulis, “Lula,” sambil menyematkan emoji bunga mawar yang gugur. Ghea Indrawari menulis, “Lulaaaa” diikuti emoji menangis. Aktor Marsha Aruan juga meninggalkan komentar singkat bernada kehilangan, yaitu “Lul” dengan emoji serupa. Sementara itu, rapper Young Lex justru mempertanyakan kebenaran kabar yang beredar, dengan tulisan, “Lula? Ini nggak bener kan?”
Selain itu, penyanyi Arsy Widianto dan konten kreator Emil Mario turut terlihat menyematkan komentar bernada duka di unggahan tersebut.
Warganet Masih Menunggu Kepastian
Di tengah derasnya ucapan duka, sebagian warganet masih berusaha mencari kepastian. Kolom komentar pun dipenuhi pertanyaan yang mencerminkan kecemasan dan harapan. Salah satu akun menulis, “Beritanya hoaks apa beneran sih, ikut cemas.” Situasi ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional antara Lula Lahfah dan para pengikutnya di media sosial.
Sosok Lula Lahfah di Mata Publik
Lula Lahfah dikenal sebagai salah satu selebgram dengan jutaan pengikut. Selain aktif membagikan konten gaya hidup di media sosial, ia juga baru saja terlibat dalam sejumlah proyek film layar lebar. Unggahan terakhirnya kini bukan hanya menjadi jejak digital, tetapi juga ruang kolektif bagi publik untuk menumpahkan rasa kehilangan, kebingungan, dan doa sambil menanti kejelasan resmi dari pihak terkait.