Akhir Cerita Stranger Things Season 5
Stranger Things telah menutup kisahnya dengan penutup yang memuaskan bagi banyak penggemar. Warga Hawkins kembali hidup dalam damai dan akhirnya menikmati kehidupan yang relatif bahagia. Meskipun begitu, petualangan para karakter utama selama ini tidak luput dari korban jiwa.
Akhir cerita Stranger Things Season 5 menunjukkan adanya timeskip selama 18 bulan setelah pertarungan pamungkas melawan Vecna. Dalam waktu tersebut, para karakter utama menjalani kehidupan yang berbeda dari sebelumnya. Bagaimana nasib Mike dan teman-temannya?
Geng Nancy Berkuliah di Luar Hawkins, Kecuali Steve
Setelah memainkan peran penting sejak awal hingga akhir serial, geng remaja senior seperti Nancy, Robin, Jonathan, dan Steve kini mulai menjalani kehidupan dewasa mereka. Jonathan diketahui pindah ke New York dan berkuliah di New York University. Ia terus berkutat dengan kamera dan film, serta sedang mengerjakan proyek film tentang antikapitalisme berjudul The Consumer.
Sementara itu, Nancy mengaku sudah DO dari Emerson College di Massachusetts. Pengakuan ini membuat sahabatnya kaget. Nancy menyebutkan bahwa ia masih belum siap dan masih muak dengan dunia perkuliahan. Akhirnya, ia memutuskan untuk bekerja magang di Boston Herald, sebuah surat kabar di Boston. Robin juga berkuliah di Smith College di Massachusetts. Ia mengambil jurusan Steinem yang fokus pada feminisme.
Dari keempatnya, hanya Steve Harrington yang masih tinggal di Hawkins. Saat ini, ia bekerja sebagai pelatih baseball tim sekolah dan sesekali mengajar mata pelajaran biologi.
Angkatan 89 SMA Hawkins Sudah Lulus
Meskipun masa sekolahnya sempat tertunda akibat fenomena Upside Down, akhirnya geng Mike, Lucas, Dustin, Max, dan Will lulus juga dari SMA Hawkins. Mereka diwisuda bersama dengan angkatan 89 SMA Hawkins, dengan Dustin yang ditunjuk sebagai pembicara kelulusan.
Dustin diketahui melanjutkan studinya di Hawkins dan sesekali masih sering bertemu Steve. Kisah cinta Max dan Lucas berhasil, mereka sekarang menjadi pasangan kekasih. Will juga merantau ke luar Hawkins, memiliki teman baru dan menjalani hidup yang nyaman. Sementara Mike, tampak mengikuti jejak sang kakak yang berkecimpung dalam dunia menulis.

Joyce dan Hopper Tunangan, Orang Tua Mike Masih Hidup
Kisah cinta Joyce dan Hopper berhasil mencapai akhir yang manis di akhir serial Stranger Things. Momen pertunangan mereka berlangsung sederhana tapi penuh makna. Keduanya sepakat untuk menghabiskan waktu bersama, apalagi rumah akan terasa sepi setelah Jonathan dan Will merantau ke luar kota.
Nasib ibunda Mike dan Nancy juga sangat dinanti-nantikan, yang beruntungnya diperlihatkan di akhir serial. Setelah mendapat serangan dari Demogorgon dan harus dirawat karena luka parah, ibunda Mike terlihat masih hidup dan dalam kondisi baik. Bekas sayatan kuku Demogorgon di badannya jelas terlihat ketika ia memakai pakaian yang terbuka. Karen merasa beruntung karena masih diberi kesempatan melihat wisuda Mike. Sementara suaminya yang sempat koma setelah diserang Demogorgon, juga sudah kembali sehat dan cuek seperti biasa.

Eleven Masih Hidup dalam Persembunyian
Salah satu plot twist terbesar dari akhir serial Stranger Things adalah nasib Eleven. Sebelum timeskip, semua orang percaya bahwa Eleven telah tewas di Upside Down. Ia mengaku ingin menjalankan misi bunuh diri yang sebelumnya direncanakan bersama Kali, yaitu ikut musnah bersamaan dengan Upside Down yang sengaja diledakkan.
Mike baru menceritakan fakta tak terduga tentang nasib El kepada teman-temannya setelah peristiwa tersebut berlalu 18 bulan lamanya. Saat Mike bertemu terakhir kalinya dengan El di bawah alam sadar, Mike diberi tahu bahwa Eleven ternyata ikut keluar dari Upside Down. Namun, ia ingin membuat semua orang percaya bahwa ia telah mati. Hal ini dilakukan demi membuat Dr. Kay tidak lagi mengejarnya. Eleven diketahui kini hidup dengan damai di kota kecil yang tidak disebutkan.

Cerita dari nasib para karakter utama menjadi penutup yang manis dari kisah Stranger Things. Pada akhirnya, semua karakter mendapatkan ending yang bahagia dengan cara mereka masing-masing.