Persija Jakarta Akan Melepas Beberapa Pemain di Bursa Transfer Paruh Musim
Persija Jakarta telah memutuskan untuk melepas sejumlah pemain di bursa transfer paruh musim. Keputusan ini diambil setelah melihat performa dan jumlah menit bermain para pemain selama putaran pertama Super League 2025/2026. Dari evaluasi pelatih, beberapa nama kemungkinan akan menjadi “korban” dalam proses perombakan skuad.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut akan didiskusikan dengan pelatih kepala, Mauricio Souza. Ia menjelaskan bahwa semua keputusan tergantung pada rencana pelatih, termasuk apakah pemain yang dilepas adalah pemain lokal atau asing.
“Kami akan menyesuaikan dengan pelatih, juga ada beberapa yang harus dilepas,” ujar Prapanca beberapa waktu lalu, usai pertandingan melawan Bhayangkara FC pada 29 Desember 2025.
Meskipun demikian, Prapanca enggan menyebutkan nama-nama yang akan dilepas. Ia juga tidak tahu apakah pemain yang pergi adalah pemain lokal atau asing. Menurutnya, keputusan akhir akan dibahas setelah pertandingan melawan Persijap Jepara, yang digelar pada Sabtu (3/1).
“Jadi, saya masih menunggu kepastian pelatih lah. Mudah-mudahan mungkin setelah pertandingan tanggal 3 (Januari) kali ya, baru kita bisa tahu posisinya kayak apa. Jadi, kita akan memperkuat kedalaman skuad,” tambah Prapanca.
Saat ini, publik masih penasaran siapa saja pemain yang akan dilepas oleh Persija. Namun, jika melihat data dan statistik selama 15 pertandingan di Super League 2025/2026, mungkin bisa jadi indikasi adanya lima pemain yang minim kesempatan bermain.
Daftar Pemain yang Kemungkinan Dilepas
-
Gustavo Almeida
Gustavo Almeida merupakan pemain vital Persija pada musim lalu. Namun, di Super League 2025/2026, ia hanya bermain empat kali. Pemain eks Arema FC ini mengalami cedera dari awal musim hingga melewatkan lima pertandingan awal. Selanjutnya, ia kembali absen dari pekan ke-11 karena cederanya belum pulih sepenuhnya. -
Ryo Matsumura
Gelandang asal Jepang ini juga mengalami cedera sejak awal musim. Ryo baru tampil pada pekan ke-15 saat melawan Persija Jakarta. Sayangnya, ia diberi sanksi empat laga oleh Komite Disiplin PSSI setelah mengucapkan kata-kata kasar kepada perangkat pertandingan. -
Gustavo Franca
Masa depan Gustavo Franca dipertanyakan karena belum menemukan performa terbaiknya. Hingga kini, dia hanya tampil dalam 12 pertandingan dengan lima kali masuk sebagai pemain pengganti. Kontribusinya pun terbatas, hanya satu gol dan satu assist. -
Alfriyanto Nico
Bek kanan asli akademi Persija ini sempat mendapat kesempatan bermain awal musim. Namun, kini ia mulai kalah bersaing dengan Bruno Tubarao. Dalam tujuh laga terakhir, Nico tidak pernah turun, sementara Bruno semakin konsisten. -
Alan Cardoso
Alan Cardoso, bek sayap asal Brasil, juga mengalami penurunan performa. Awalnya, ia sering tampil sebagai starter, namun kini sering dimainkan dari bangku cadangan. Tim pelatih lebih memilih Dony Tri Pamungkas untuk starter, terutama untuk memenuhi kuota pemain U-22.
Dengan perubahan ini, Persija Jakarta berharap bisa memperkuat kedalaman skuad dan meningkatkan performa di putaran kedua Super League 2025/2026.