Kekesalan Na Daehoon terhadap Selingkuhan Mantan Istrinya
Na Daehoon, selebgram asal Korea Selatan, akhir-akhir ini meluapkan kekesalannya melalui tayangan live streaming media sosial pribadinya. Ia tampak sangat geram setelah mengetahui bahwa selingkuhan mantan istrinya, Safrie Ramadan, bertemu dengan ketiga anaknya.
Ini adalah pertama kalinya Daehoon secara terbuka membahas masalah yang sebelumnya ia tutupi. Sejak perceraian antara Daehoon dan Jule pada Desember 2025, Daehoon telah mendapatkan hak asuh anak. Namun, kini ia merasa tidak nyaman karena Safrie Ramadan, yang merupakan selingkuhan Jule, dikabarkan sudah bertemu dengan ketiga anaknya.
Pengakuan Daehoon mengenai hal ini membuat banyak orang terkejut. Dalam curhatannya, ia menyatakan bahwa ia tidak pernah mengizinkan Safrie Ramadan bertemu dengan anak-anaknya. Meski dalam penjagaan Jule, Daehoon tetap menolak kedatangan Safrie dalam kehidupan ketiga anaknya.
“Kami nggak pernah mengizinkan anak-anak ketemu selingkuhan. Aku nggak pernah izin anak-anak ketemu selingkuhan,” ujarnya dengan nada kesal.
Masalah yang Membuat Daehoon Stres
Selain itu, Daehoon juga merasa stres karena melihat berbagai konten di media sosial yang seolah-olah menggiring publik untuk melihat Safrie Ramadan sebagai ayah tiri dari anak-anaknya. Ia merasa bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada.
“Sejujurnya, aku sedang stres banget. Aku lihat konten-konten kayak papa tiri Safrie gitu-gitu. Itu emang selingkuhan, dia yang merusak rumah tangga orang, tapi anak-anak aku malah dia ngaku kayak beliin baju atau apalah itu tuh kayak menurut aku mustahil aja,” jelasnya.
Daehoon juga mempertanyakan niat Safrie Ramadan dalam memberikan hadiah kepada anak-anaknya. Menurutnya, tindakan seperti itu bukanlah hal yang bisa diterima, dan ia meragukan ketulusan dari tindakan tersebut.
Meskipun begitu, Daehoon tetap membedakan antara hak ibu kandung dan pihak lain. Ia menegaskan bahwa anak-anak tetap boleh bertemu dengan ibu mereka, namun tidak dengan selingkuhan mantan istrinya.
“Ya aku nggak mungkin aku larang kan gimanapun ya ibu kandung, aku juga paham tapi aku nggak pernah izin ya anak-anak ketemu selingkuhan,” ucapnya.
Pernyataan Tegas tentang Hak Anak
Daehoon juga menegaskan bahwa anak-anaknya tidak membutuhkan sosok ayah pengganti. Ia menyatakan bahwa ia tidak takut menghadapi siapa pun dalam mempertahankan prinsip tersebut.
“Anak-anak nggak perlu papa tiri. Aku nggak takut siapa-siapa. Aku yang selama ini diam itu pertama demi anak. Kedua yaitu untuk hidup lebih tenang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa jika suatu hari anak-anak mengetahui semua kebenaran, mereka akan merasa bagaimana rasanya. “Aku nggak so open minded kayak gitu,” tambahnya.
Keputusan untuk Tetap Membiarkan Anak Bertemu dengan Ibu Kandung
Di sisi lain, Daehoon kembali menegaskan bahwa hubungannya dengan mantan istri tidak akan menghalangi hak anak-anak. Ia tetap memberikan ruang bagi mereka untuk bertemu ibu kandungnya.
“Ya aku izinin, aku nggak larang ketemu ibu kandung karena itu ya emang haknya dia. Tapi itu bukan artinya aku izinkan ketemu selingkuhan,” jelasnya.
Ayah tiga anak ini juga menyatakan komitmennya untuk membahagiakan anak-anaknya. Ia tidak ingin mereka terlibat dalam konflik yang terjadi di masa lalu.
“Aku bakal bikin anak-anak aku sebahagia mungkin. Aku nggak larang anak-anak ketemu ibu kandung. Tapi kalau itu dengan bentuk dimanfaatin aku nggak, nggak bisa aku nggak bisa terima,” tuturnya.
Penutup: Perasaan yang Terluka
Daehoon mengaku selama ini berusaha menahan diri untuk tidak membuka kembali luka lama. Namun, situasi tertentu membuatnya merasa terpancing untuk berbicara.
“Sampai sekarang pun aku enggak bahas masa lalu. Dan menurut aku, aku udah cukup kasih kesempatan. Tapik terakhir aku dipancing, ya aku dipancing. Coba bayangin tiba-tiba anak anak punya papa tiri namanya Safrie, kurang lebih sih itu,” tutupnya.