Makassar – Komunitas Gammara Inklusi menggelar kegiatan Khataman Al-Qur’an Braille yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di kawasan Lego-Lego Center Point of Indonesia (CPI) Makassar pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan Gammara 1447 Hijriah yang bertujuan memperkuat literasi Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas netra sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dalam pendidikan keagamaan.
Acara yang dimulai pada pukul 16.30 WITA ini dihadiri oleh sejumlah peserta dari kalangan penyandang disabilitas netra, relawan, serta masyarakat umum yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Sejak awal kegiatan, suasana penuh kekhusyukan terasa ketika para peserta mulai membaca Al-Qur’an menggunakan huruf Braille. Mereka secara bergantian membaca ayat-ayat suci hingga akhirnya menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara khatam.
Khataman Al-Qur’an Braille tersebut menjadi simbol kuat bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendalami kitab suci. Melalui metode Braille, penyandang disabilitas netra tetap dapat membaca Al-Qur’an secara mandiri dengan menggunakan indra peraba.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa akses terhadap pendidikan keagamaan perlu diberikan kepada semua orang tanpa terkecuali.
Ketua Gammara Inklusi, Fajrin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya komunitas untuk membuka ruang belajar Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas.
Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, termasuk dalam mempelajari ajaran agama.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Al-Qur’an dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas netra. Ramadan menjadi momentum yang sangat tepat untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” kata Fajrin.
Selain menjadi kegiatan spiritual, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara penyandang disabilitas, relawan, dan masyarakat yang hadir. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.
Setelah rangkaian khataman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Momen berbuka puasa menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk berkumpul dan merasakan kebersamaan dalam suasana Ramadan.
Bagi para relawan yang terlibat, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami kehidupan serta semangat para penyandang disabilitas netra dalam mempelajari Al-Qur’an.
Program Ramadan Gammara 1447 H merupakan salah satu program rutin yang digagas oleh Gammara Inklusi untuk mendukung pendidikan Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas.
Melalui program ini, komunitas tersebut berharap dapat memperluas dukungan masyarakat terhadap gerakan literasi Al-Qur’an Braille.
Gammara Inklusi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan inklusi yang mereka jalankan, baik melalui dukungan moral, keterlibatan sebagai relawan, maupun melalui donasi untuk mendukung program pendidikan.
Sebagai komunitas sosial, Gammara Inklusi berfokus pada pemberdayaan dan pendampingan penyandang disabilitas. Kegiatan yang mereka jalankan meliputi bidang pendidikan, literasi, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dengan pendekatan yang inklusif.
Dengan adanya kegiatan khataman Al-Qur’an Braille ini, Gammara Inklusi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya inklusi sosial dapat semakin meningkat.
Mereka juga berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Melalui semangat Ramadan yang penuh berkah, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi masyarakat tanpa terkecuali.
Kontak Media:
Gammara Inklusi
📞 +62 812-1107-8772 (Fajrin)
📷 Instagram: @gammara.inklusi