Konflik Rachel Vennya dan Niko Al Hakim Memanas
Konflik antara selebgram Rachel Vennya dengan mantan suaminya, Niko Al Hakim atau yang lebih dikenal dengan nama Okin, kini menjadi perhatian publik. Isu yang muncul terkait rencana Okin menjual rumah anak mereka, Xabiru Oshe Al Hakim, memicu kekecewaan Rachel. Selain itu, terungkap pula bahwa Okin beberapa kali meminjam uang kepada Rachel, namun belum juga membayarnya.
Rumah Anak yang Diperuntukkan untuk Xabiru
Rachel mengungkapkan rasa kecewanya setelah mengetahui bahwa Okin diduga berniat menjual rumah yang seharusnya digunakan untuk putra mereka, Xabiru. Rumah tersebut telah direnovasi oleh Rachel hingga mencapai miliaran rupiah. Ia menyatakan bahwa ia tidak menginginkan rumah itu, tetapi ingin agar Okin mengembalikan utangnya.
“Aku ikhlas ga dpt apa2 cerai dr kamu. Nanti biar pengacara aku yg bicara ya, aku udah capek. Aku ga perlu itu rumah, ambil niko. Tapi balikin hutang kamu, bisa?” kata Rachel di kolom komentar unggahan Okin.
Potensi Hukum dalam Persoalan Ini
Kuasa hukum Rachel, Sangun Ragahdo, mengungkap bahwa Okin tidak hanya sekali meminjam uang kepada Rachel. Meski jumlah total utang tidak diketahui secara pasti, ia menyebutkan bahwa pinjaman tersebut tidak digunakan untuk membayar cicilan rumah.
“Kalau pinjaman saya tidak mendalami, tapi yang saya pastikan karena saya mau fokus ke rumah, ternyata ada pinjaman terkait bayar cicilan rumah. Namun sayang uang yang telah diberikan tersebut tidak digunakan untuk membayar cicilan rumah,” jelas Ragahdo.
Ragahdo menegaskan bahwa Rachel hanya ingin keadilan dan hak-hak hukumnya terpenuhi, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia juga menyampaikan bahwa potensi unsur pidana dalam kasus ini sedang dipertimbangkan, meskipun langkah hukum masih dalam proses evaluasi.
Hubungan Pasca-Cerai yang Berubah
Di sisi lain, Ragahdo mengungkap bahwa hubungan Rachel dan Okin pasca-cerai awalnya berjalan baik, terutama dalam hal pengasuhan anak. Keduanya sempat menjaga hubungan yang harmonis, termasuk dalam pengasuhan anak-anak mereka.
“Di sisi lain juga, seperti saya bilang 2021 mereka ini cerai tidak mau ribut karena kita lihat juga pengasuhannya Rachel dengan saudara Niko sebetulnya baik-baik aja. Baik-baik dalam artian untuk anak-anak tuh juga ada acara, terkadang ada yang hadir, masih spend waktu bersama,” jelasnya.
Namun, menurut Ragahdo, kondisi tersebut berubah seiring waktu, khususnya terkait tanggung jawab terhadap anak. Ia menyatakan bahwa kemungkinan besar akan dilakukan upaya hukum jika situasi tidak membaik.
Perjanjian Awal yang Tidak Tercatat
Rachel juga mengungkapkan bahwa kesepakatan awal saat bercerai hanya berdasarkan kepercayaan satu sama lain, tanpa adanya catatan tertulis. Ia setuju untuk mengambil alih rumah tersebut dengan merenovasinya, dan kini ditempati oleh adik-adiknya.
“Di awal perjanjian, aku kasih rumah yang dia bilang #rumahuntuk biru, dia cuma punya kewajiban nafkah dan kasih uang mut’ah. Tapi ternyata nggak dikasih, win win solution dia yang kasih itu rumah biar dia nggak nafkahin anak-anak lagi,” jelas Rachel.
Namun, kini Rachel merasa dikhianati oleh mantan suaminya tersebut, yang sebelumnya ia percaya bisa terus menjalin hubungan baik demi anak-anak.
“Yaudah ambil tuh rumah. Orang yang gue pikir bakal jadi sahabat gue turn into nightmare,” tukasnya.