Mobil Dedi Mulyadi Jadi Ambulans Keliling Layani Kesehatan Masyarakat

Muhammad Muhlis
4 Min Read

Inisiatif Baru Gubernur Jabar dalam Peningkatan Layanan Kesehatan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menunjukkan inisiatif baru dalam menjalankan kepemimpinannya. Salah satu langkah yang diambil adalah mengubah mobil dinas menjadi ambulans keliling. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih luas kepada masyarakat di berbagai wilayah.

Mobil Dinas Berubah Menjadi Ambulans Keliling

Dedi Mulyadi membagikan informasi tersebut melalui unggahan di akun Instagram pada Jumat (13/3/2026). Dalam video yang dibagikannya, ia tampak berbaring di atas tempat tidur perawatan yang terdapat di dalam mobil ambulans. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang sakit. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk mencoba langsung fasilitas layanan kesehatan yang tersedia di dalam ambulans tersebut.

Mobil ambulans tersebut sebelumnya merupakan mobil dinas yang digunakan oleh Gubernur Jawa Barat. Setelah diubah menjadi ambulans, kendaraan tersebut kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis. Fasilitas-fasilitas tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan jantung, layanan bagi ibu hamil, hingga penanganan proses persalinan.

Persiapan untuk Arus Mudik Lebaran

Ambulans ini disiapkan khusus untuk menghadapi periode arus mudik Lebaran. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan dan mengalami kondisi darurat di tengah perjalanan.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa jumlah ambulans yang disiapkan mencapai lima unit. Ke depan, kendaraan-kendaraan ambulans tersebut akan berkeliling ke berbagai wilayah guna menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kunjungan ke RSUD Pameungpeuk Garut

Beberapa waktu lalu, Dedi Mulyadi sempat singgah ke RSUD Pameungpeuk Garut saat melakukan perjalanan touring menggunakan sepeda motor di jalur selatan jalan provinsi Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau secara langsung mutu layanan kesehatan yang tersedia di kawasan yang tergolong terpencil itu.

Ketika berdialog dengan salah satu pimpinan rumah sakit, terungkap bahwa RSUD Pameungpeuk Garut masih menghadapi sejumlah kendala dalam operasionalnya. Untuk mengatasi hal tersebut, Dedi Mulyadi mengalokasikan anggaran sebesar Rp40 miliar guna meningkatkan fasilitas serta pengembangan bangunan rumah sakit. Selain itu, ia juga berencana menambah insentif bagi para dokter yang bertugas di wilayah terpencil agar pelayanan kesehatan dapat lebih optimal.

Peran RSUD Pameungpeuk Garut

RSUD Pameungpeuk Garut merupakan salah satu rumah sakit milik provinsi Jawa Barat yang melayani sekitar 300 hingga 400 pasien setiap harinya. Fasilitas kesehatan tersebut tidak hanya melayani warga setempat, tetapi juga pasien dari wilayah perbatasan seperti Garut Selatan, Tasikmalaya Selatan, hingga Cianjur Selatan (Sindangbarang).

Banyak warga memilih berobat ke rumah sakit ini karena jaraknya lebih dekat dibandingkan harus menuju pusat kota Cianjur. Meski demikian, sejumlah pasien dari wilayah perbatasan Cianjur kerap mengalami kendala terkait aturan rujukan BPJS Kesehatan yang berkaitan dengan administrasi domisili.

Solusi untuk Kendala Administratif

Menanggapi permasalahan tersebut, Dedi Mulyadi kemudian meminta Bupati Cianjur untuk segera menuntaskan persoalan administratif yang menghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa warga Cianjur Selatan sebaiknya berobat ke RSUD Pameungpeuk Garut karena jaraknya lebih dekat.

Ia juga menyarankan agar kendala administratif tersebut segera diperbaiki. Dedi Mulyadi menekankan bahwa pendekatannya bukan hanya berdasarkan domisili, tetapi juga letak geografis. Selain itu, ia menekankan bahwa RSUD Pameungpeuk Garut merupakan fasilitas milik pemerintah provinsi, sehingga perlu diperbaiki secara bersama-sama.

Share This Article
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *