Pemakaman Vidi Aldiano Penuh Haru dengan Kebersamaan Sahabat dan Ucapan Terima Kasih Ayah

Hendra Susanto
4 Min Read

Pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir

Pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026), menjadi momen yang penuh haru dan kepedulian dari berbagai kalangan. Para sahabat dekat, termasuk rekan-rekan artis, hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada suami Sheila Dara ini.

Ayah Vidi Aldiano, Harry Aprianto Kissowo, menyampaikan rasa terima kasih atas kebaikan dan perhatian para sahabat putranya. Ia juga mengungkapkan rasa kehilangan setelah kepergian Vidi Aldiano, yang meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) dalam usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun terakhir.

Jenazah Vidi Aldiano telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dalam suasana haru. Sejumlah sahabat dekat dari kalangan artis turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada suami Sheila Dara tersebut.

Peran Adik Vidi Aldiano dalam Pemakaman

Dalam prosesi pemakaman, adik kandung Vidi Aldiano, Diva Stradivaryan, turut menggotong keranda jenazah kakaknya. Diva bersama dengan para pelayat lainnya menggotong keranda melewati jalan setapak di area pemakaman. Adik ipar Sheila Dara itu dengan wajah sedih berusaha tegar melangkahkan kaki ke liang lahat.

Sementara itu, Sheila Dara tampak berada di belakang keranda mengenakan selendang biru dan masker hitam mengantarkan jenazah sang suami menuju tempat peristirahan terakhir. Sejumlah sahabat artis nampak hadir pula ke pemakaman mendiang Vidi Aldiano.

Keberadaan Sahabat Artis di Pemakaman

Nino RAN dan Thariq Halilintar ikut berdiri di samping liang lahat bersama dengan Bunga Citra Lestari atau BCL dan suaminya Tiko, Isyana Sarasvati serta Afgan. Nampak pula Marsha Aruan hingga Caesar Hito di makam kawasan Tanah Kusir tersebut.

Kabar soal pemakaman Vidi Aldiano sempat disampaikan oleh sang ayah, Harry Aprianto Kissowo melalui unggahan di Instagram pribadinya. Harry Aprianto juga turut mengabarkan bahwa pelantun lagu ‘Nuansa Bening’ itu meninggal tepat di 17 Ramadan.

Prosesi Pemakaman yang Dilakukan

Sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, jenazah Vidi Aldiano disalatkan terlebih dahulu di masjid dekat rumah duka. Kemudian, jenazah diberangkat dari masjid ke TPU Tanah Kusir sekitar pukul 09.00 WIB.

Prosesi pemakaman dilakukan dengan penuh kesopanan dan kehormatan. Harry Aprianto Kissowo menyampaikan detail tentang waktu dan lokasi pemakaman:

  • “Berita Pemakaman Vidi Aldiano.”
  • “Innalilahi wa innailaihi rojiun.”
  • “Telah Berpulang Menuju Cahaya Ilahi, Anak saya : Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto Kissowo. Sore tadi pukul 16.33, 17 Ramadhan 1447 H. Rumah duka Alm. Vidi Aldiano. Jl. Kecapi 57 Cilandak Barat, kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.”

Enam Tahun Vidi Aldiano Berjuang Melawan Kanker

Vidi Aldiano diketahui mengidap sakit kanker ginjal. Ia telah berjuang selama enam tahun melawan sakit yang dideritanya. Melalui unggahan Instagram pribadinya kala itu, Vidi menyebut penyakitnya sebagai hadiah dari Tuhan.

Pria yang dijuluki ‘Duta Persahabatan’ itu mengaku banyak perubahan yang ia alami. “Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa Kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah. Mindset shifted,” tulis Vidi, dikutip dari Instagram @vidialdiano, Senin (15/12/2025).

Enam tahun mengidap kanker, Vidi Aldiano mengaku lebih mensyukuri hal-hal yang sebelumnya tak ia sadari dan menjadikan hal itu sebagai hikmah dalam kehidupan.




Share This Article
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *