Perayaan Tahun Baru GMIBM Imanuel Sinsingon: Khotbah Makna Pergantian Tahun

Rafitman
6 Min Read

Ibadah Tahun Baru di GMIBM Imanuel Sinsingon Berlangsung Khusyuk

Ibadah Tahun Baru I di Gereja Masehi Injeli di Bolaang Mongondow (GMIBM) Imanuel Sinsingon berlangsung dengan penuh kekhusukan. Perayaan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Januari 2026, dan dipimpin oleh Pendeta Alri Momongan, S.Th. Ibadah tersebut menggunakan Tata Ibadah Tahun Baru I yang khas dan penuh makna.

Lokasi dan Pengaturan Ibadah

Gereja Masehi Injeli di Bolaang Mongondow (Bolmong) Imanuel Sinsingon terletak di Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara. Pada hari perayaan Tahun Baru, gereja tampak penuh dengan jemaat yang hadir dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Seluruh kursi dalam gereja diduduki oleh jemaat. Dekorasi Natal dan Tahun Baru disusun secara apik di dalam gereja, termasuk di depan mimbar dan samping kanan. Pohon Natal dan Santa Claus terpajang menarik perhatian, sementara di stand depan mimbar terdapat balon berwarna ungu-silver dan tulisan Selamat Tahun Baru 2026. Gorden berwarna silver mempercantik interior gereja, sedangkan plafon berwarna cokelat dengan bis putih hitam bercorak menambah kesan khidmat.

Di bagian tengah gereja, dua lampu hias besar menggantung, sementara kursi merah panjang sepanjang tiga meter tersusun rapi di lantai satu, samping gereja, dan di balkon. Jumlahnya mencapai seratusan lebih, menunjukkan antusiasme jemaat dalam merayakan Tahun Baru.

Prosesi Ibadah yang Penuh Makna

Pada awal ibadah, jemaat menyanyikan nyanyian pujian. Penatua Diane Pesik-Lolombulan membacakan pesan peringatan Tahun Baru 2026. Diikuti dengan pujian “Tak Kutahu Kan Hari Esok” dan pembacaan nas pembuka yang diucapkan oleh khadim dan jemaat secara berbalasan.

Berikutnya, jemaat menyanyikan pujian “Aku Hendak Bersyukur” sebagai penyambut bacaan tersebut. Selanjutnya dilakukan pengakuan dosa yang dipimpin oleh khadim. Suasana menjadi hening saat pendeta dan jemaat berdoa meminta pengampunan dari Tuhan.

“Selagi kesempatan hidup, pimpinlah kami Tuhan dalam situasi apapun kami akan melakukan apapun yang Engkau kehendaki. Inilah doa pengakuan dosa kami, Amin,” ucap Pendeta Alri Momongan.

Setelah itu, pujian “Bertobatlah” dinyanyikan. Berlanjut dengan pembacaan Berita Anugurah Allah, dimana Pendeta menyampaikan firman: “Sekalipun dosamu merah seperti kirim i, akan menjadi putih seperti salju.” Hal ini disambut dengan pujian “Telah Kulihat Bukti KasihMu”.

Khotbah dengan Pesan Khusus

Pendeta Alri Momongan memberikan khotbah dengan topik “Makna Pergantian Tahun”. Dalam khotbahnya, ia menjelaskan bahwa pergantian tahun membawa sukacita bagi diri sendiri. Ini adalah tahun baru Kristen atau Tahun Tuhan kita. Seperti peristiwa Yesus dibawa ke Bait Allah saat berusia 8 hari, kemudian disunat, umat Kristen semakin bertambah dan Yesus mengabarkan kebenaran firman.

Pendeta menekankan bahwa Tuhan memiliki rencana bagi setiap umat-Nya. Dalam membuat sesuatu yang baru dalam hidup umatnya di tahun yang baru. Pesan firman, janganlah terjebak dalam hal duniawi. Perjalanan tahun 2026 nantinya tidaklah misteri karena bagi Tuhan hidup kita bukanlah misteri.

Hal-hal yang membuat kita trauma di masa lalu, jadikanlah sebagai pengalaman. “Karena Allah hendak membuat suatu yang baru,” tutur Pendeta. Ia memperjelas bahwa kita harus percaya karena Allah terus bekerja dalam hidup umatnya. Di Tahun 2026, penopang menjalani hari-harinya, umatNya harus memiliki hal yang baru, yang berkenan bagi Allah.

Seruan Pendeta lagi, mari terus bertumbuh dalam iman. Haruslah mengendalikan emosi dalam menyikapi segala sesuatu dalam hidup. “Tetaplah bijaksana,” ucap Pendeta. Janganlah menghakimi orang serta menjatuhkannya. “Kita harus berhati-hati,” pintanya.

Tahun 2026 ini masih akan dijalani umat manusia. Tetaplah percaya dan berpegang teguh dalam iman Kristen. “Allah selalu merencanakan damai sejahtera,” sebut Pendeta dalam penghayatan firman. Ia juga menegaskan bahwa umat manusia diajarkan untuk tetap bijaksana menjalani segala sesuatu. Keadaan bisa berubah, namun iman tak boleh berubah.

“Allah sementara bekerja dalam hidup kita, merencanakan sesuatu bagi hidup kita,” ucapnya. “Tuhan akan menjadi pengawal hidup kita di Tahun 2026. Amin,” sebut Pendeta menutup khotbah.

Penutupan Ibadah yang Penuh Syukur

Khotbah disambut dengan puji-pujian dari Paduan Suara/Choir Umum jemaat dengan membawakan lagu “Serindailah”. Bapak M.M Longsam menjadi dirigen. Kemudian pujian dari semua pengurus BIPRA atau (Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja, dan Anak) di Pelayanan Gereja.

Persembahan diiringi pujian “Tiap Langkahku”. Dinyanyikan seluruh jemaat. Selanjutnya puji-pujian dari remaja Queen Saroinsong. Kemudian ibu Rita Momongan. Pujian “Besarlah Untungku” menutup nyanyian iringan persembahan.

Pujian tambahan dibawakan kaum Lansia jemaat. Setelah pemberian korban persembahan, Doa Umum oleh Pendeta Alri Momongan dan ditutup dengan “Doa Bapa Kami”. “Ini permohonan kami. Terpujilah namamu, ya Yesus Kristus,” ucap Pendeta.

Doa Bapa Kami diucapkan Pendeta dan seluruh jemaat. Kemudian Warta Jemaat dipandu Penatua Telly Pangulu, S.Pd.K. Sambutan Tahun Baru oleh Kepala Desa (Sangadi/Hukum Tua) Sinsingon Barat sekaligus Penatua Kolom, Eden Lepa.

Setelah Warta Jemaat, pujian “Sepanjang Jalan Kehidupan Ini” dinyanyikan. Nasehat Rasuli: Bersukacitalah. Pergilah dengan selamat. “Kasih karunia Yesus Kristus dan persekutuan roh kudus menyertai kita sekalian,” ucap Pendeta. “Amin, amin, amin,” seruh Pendeta bersama jemaat.

Seluruh jemaat bersalat teduh sejenak. Suasana hening. Setelah itu ibadah selesai dilanjutkan jabat tangan jemaat dengan Khadim dan para Majelis Jemaat/Pelsus.

Share This Article
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *