Putuskan Bela Miss Gosip, Fitri Salhuteru: Aku Bukan Orang Baperan

Hartono Hamid
4 Min Read

Perubahan Sikap Fitri Salhuteru terhadap Miss Gosip

Fitri Salhuteru, seorang pengusaha ternama, kini menjadi sorotan setelah memberikan dukungan kepada konten kreator Miss Gosip. Hal ini mengejutkan karena sebelumnya keduanya sempat saling sindir di media sosial. Dukungan Fitri muncul saat Miss Gosip berseteru dengan Dokter Samira Farahnaz alias Doktif dan berencana melaporkan balik sang dokter.

Fitri menyatakan siap menjadi saksi dalam laporan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mudah terbawa perasaan dan yakin bahwa Miss Gosip telah menemukan kebenaran. Selain itu, ia juga menyebut perilaku Doktif mirip dengan Richard Lee yang kini tengah berurusan dengan hukum.

Jagat maya beberapa waktu lalu dihebohkan dengan aksi Fitri Salhuteru yang mendadak mendukung konten kreator asal Aceh ini. Dukungan dari Fitri untuk Miss Gosip mendapatkan perhatian publik karena sebelumnya keduanya terlibat dalam saling sindir.

Lewat unggahan video di TikTok-nya, Miss Gosip sempat menuding Fitri Salhuteru haus validasi. Ia menyampaikan pesan bahwa orang yang haus validasi seperti Fitri. Kini, saat Miss Gosip berseteru dengan Dokter Detektif, Fitri gencar membela sang kreator.

Lewat unggahan di Instagram Story-nya, pengusaha 50 tahun ini menjawab pertanyaan warganet terkait perubahan sikapnya pada kreator bernama asli Intan tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mudah terbawa perasaan atau baper. Lebih lanjut, Fitri menyebut aksi Miss Gosip menyindir dirinya di media sosial merupakan hasutan dari seseorang.

Namun, kini sahabat selebgram Marissya Icha ini meyakini Miss Gosip telah menemukan kebenaran. Ia percaya bahwa manusia memiliki sisi baik dan jahat. Jika Miss Gosip lebih banyak memilih kebaikan, maka ia akan kembali ke jalan kebenaran.

Belum lama ini, Dokter Detektif (Doktif) telah melaporkan Miss Gosip ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan ini dibuat setelah Miss Gosip menuding produk skincare milik Doktif memiliki klaim berlebihan dan mengandung bahan berbahaya.

Alih-alih gentar setelah dilaporkan oleh Doktif, Miss Gosip justru akan melakukan hal yang sama. Konten kreator lima anak ini disebut-sebut akan melaporkan balik Doktif. Menanggapi hal itu, Fitri Salhuteru pun mendukung aksi Miss Gosip. Bahkan ia bersedia menjadi saksi dalam laporan Miss Gosip ke Doktif.

Di akhir komentarnya, Fitri juga menyinggung perilaku Doktif yang dianggapnya mirip dengan Dokter Richard Lee yang kini tengah berurusan dengan jerat hukum. Dokter asal Palembang, Sumatera Selatan ini harus mendekam di bui setelah dilaporkan Doktif atas dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.

Fitri menyatakan bahwa ia akan selalu mendukung orang-orang yang ingin dunia maya bebas dari orang-orang toksik. Ia juga menyatakan bahwa penegak hukum tidak boleh pilih kasih.

Respons Miss Gosip Saat Dilaporkan Doktif

Miss Gosip ternyata sudah tahu soal laporan Doktif terhadap dirinya. Alih-alih gentar, wanita asal sang kreator justru menanggapi santai laporan yang dilayangkan oleh Doktif. Ia menyampaikan bahwa Miss Gosip akhirnya dilaporkan sama Doktif. Dalam unggahannya, Miss Gosip juga turut memberikan sindiran untuk Doktif.

Ia bertanya, “Kenapa harus melaporkan Miss Gosip? Katanya Doktif paling pro, valid, buktikan kalau apa yang Miss Gosip sampaikan ini hoax (berita bohong). Nggak bisa ya? Karena apa yang Miss Gosip sampaikan ini adalah valid hingga Doktif membuat laporan polisi.”

Saat dilaporkan oleh Doktif, Miss Gosip pun mendapatkan dukungan dari Fitri Salhuteru. Di kolom komentar, sang pengusaha meminta Miss Gosip untuk tidak gentar menghadapi laporan dari Doktif. Ia menulis, “Lawan lah si tsk bopeng ini. Jangan biarkan seenaknya lupar-lapor. Selama fakta yang kamu sampaikan gass.. kata si bopeng ga mau lawan org miskin, kok dilawan.” Ia juga menambahkan, “Oops lupa kalau dia juga miskin ya. Kalau kaya ga endorse review berbayar.”

Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *