Ular Mengancam Pemukiman Jambi, 8 Tanaman Alami untuk Pengusir Efektif

Kaila Azzahra
7 Min Read

Ular Masuk Pemukiman Warga di Jambi

Kemunculan ular di area perumahan warga Jambi belakangan ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Hal ini disebabkan oleh gangguan habitat dan faktor cuaca yang memengaruhi perilaku hewan tersebut. Untuk mengurangi risiko, warga dianjurkan untuk menanam tanaman pengusir ular sebagai solusi alami dan ramah lingkungan.

Tanaman Pengusir Ular yang Efektif

Beberapa jenis tanaman memiliki aroma atau tekstur yang tidak disukai oleh ular. Berikut beberapa contohnya:

  • Serai Wangi (Lemongrass)

    Aroma sitrus yang kuat dari serai wangi sangat tidak disukai ular. Selain mengusir ular, serai wangi juga efektif mengusir serangga.

  • Lidah Mertua (Sansevieria)

    Daun lidah mertua yang kaku dan tajam menjadi penghalang fisik yang tidak nyaman bagi ular. Tanaman ini juga mudah dirawat dan dapat tumbuh di berbagai kondisi.

  • Bawang Putih (Garlic)

    Bau sulfur yang menyengat dari bawang putih membuat ular enggan mendekat. Menanam bawang putih di sekitar rumah dapat membantu menjaga area tersebut bebas dari ular.

  • Marigold (Tagetes)

    Bunga marigold memiliki aroma tajam dari akarnya yang mengganggu ular. Selain itu, warna cerah bunga ini juga dapat mempercantik halaman rumah.

  • Pandan Wangi (Pandanus)

    Aroma khas pandan wangi yang kuat dipercaya dapat mengganggu sistem penciuman ular, sehingga ular akan menjauhi area di sekitar tanaman ini.

  • Lavender

    Lavender mengandung linalool, senyawa yang menghasilkan aroma lembut namun tajam bagi ular. Menanam lavender sebagai pagar alami dapat membantu mengusir ular.

  • Kemangi (Holy Basil)

    Kemangi memiliki bau kuat yang bisa membuat ular menjauh. Selain sebagai pengusir ular, kemangi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

  • Kaktus

    Duri-duri runcing pada kaktus membuat ular enggan merayap di dekatnya. Menanam kaktus di sekitar rumah dapat menjadi penghalang alami bagi ular.

Layanan Evakuasi Gratis dari Damkartan Jambi

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi terus mensosialisasikan layanan darurat melalui Call Center Bahagia. Setiap laporan ditangani dengan prinsip 5T (Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas). Masyarakat bisa menghubungi call center Damkar melalui WhatsApp di nomor 0811-7113-113 atau layanan darurat 112. Ini bagian dari program ‘Bahagia’ untuk memastikan pelayanan cepat, tanggap, dan gratis.

Laporan Evakuasi Satwa Liar di Wilayah Jambi

Berikut beberapa evakuasi ular di wilayah Jambi dalam catatan:

  • Kampung Bugis, Kelurahan Aur Kenali

    Seekor ular sanca batik seberat 11 kilogram dengan panjang 2,5 meter dievakuasi dari bawah lantai cor sebuah rumah. Proses evakuasi berlangsung dramatis selama 32 menit, di mana petugas Damkartan Kota Jambi terpaksa menggunakan godam untuk membongkar beton dan menebang pohon karena akar kayu menjadi benteng pertahanan terakhir ular tersebut.

  • Jalan Ibrahim, Lorong Sekuntum, Alam Barajo

    Petugas Regu 3 Pos Alam Barajo berhasil mengamankan ular sanca sepanjang 3,5 meter dengan berat sekitar 10 kilogram. Laporan yang diterima pada malam hari tersebut segera ditindaklanjuti menggunakan grab stick khusus, memastikan area pemukiman kembali aman dalam waktu singkat.

  • Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jambi Luar Kota

    Suasana silaturahmi Idulfitri di kediaman warga bernama Nasir berubah mencekam saat seekor ular kobra masuk ke dalam rumah pada pukul 20.15 WIB. Tim Damkarmat Muaro Jambi melakukan evakuasi dengan prosedur snake handling yang sangat hati-hati mengingat kobra memiliki respons serangan yang cepat dan berbisa tinggi.

  • RT 08 Desa Mendalo Darat, Jambi Luar Kota

    Warga dikejutkan dengan keberadaan ular sanca sepanjang 4 meter yang bersembunyi di plafon sebuah gudang bangunan. Lima personel Damkartan Muaro Jambi harus melakukan aksi evakuasi bertahap menggunakan metode tali tambang untuk menurunkan ular besar tersebut dari posisi sempit di ketinggian plafon.

Warga Tewas Dililit Ular Piton

Suasana duka menyelimuti Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. Seorang warga setempat berinisial IL (Ilyas), yang dikenal sebagai sosok ramah dan tokoh yang dihormati, ditemukan meninggal dunia setelah menjadi korban keganasan ular piton raksasa pada Senin (16/3/2026).

Peristiwa tragis ini bermula sekira pukul 15.45 WIB sore. Kepala Desa Rambutan Masam, A Roni, mengonfirmasi warganya tersebut tewas saat sedang beraktivitas di kebun. Menurut keterangannya, kejadian bermula saat korban pergi menderes karet di area belakang desa, tepatnya di dekat kawasan persawahan. Berdasarkan keterangan warga, korban tak berdaya menghadapi lilitan mematikan ular jenis Python Reticulatus.

Cara Menanam Tanaman Pengusir Ular

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, berikut adalah beberapa tips menanam tanaman pengusir ular:

  • Tanam tanaman di sepanjang pagar, sudut rumah, atau dekat pintu masuk untuk menciptakan penghalang yang efektif.
  • Pastikan tanah memiliki drainase yang baik, terutama untuk tanaman seperti lavender yang tidak menyukai tanah yang terlalu basah.
  • Lakukan perawatan rutin seperti penyiraman dan pemangkasan untuk menjaga tanaman tetap sehat dan efektif dalam mengusir ular.

Mengapa Tanaman Efektif Mengusir Ular?

Efektivitas tanaman dalam mengusir ular berasal dari kemampuan mereka menghasilkan aroma yang tidak disukai oleh ular. Ular sangat bergantung pada indra penciuman untuk mencari mangsa dan menghindari bahaya. Aroma kuat dari tanaman-tanaman ini dapat mengganggu indra penciuman ular, membuat mereka merasa tidak nyaman dan menjauhi area tersebut. Selain aroma, tekstur tanaman juga berperan. Tanaman dengan daun yang tajam atau duri dapat menjadi penghalang fisik yang tidak disukai ular.

Pertanyaan Umum Seputar Tanaman Pengusir Ular

  • Apakah semua tanaman pengusir ular aman untuk hewan peliharaan?

    Sebagian besar tanaman pengusir ular aman untuk hewan peliharaan, namun ada beberapa yang bisa menyebabkan iritasi jika tertelan. Sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu sebelum menanam tanaman tertentu jika memiliki hewan peliharaan.

  • Seberapa sering saya harus mengganti tanaman pengusir ular?

    Tanaman pengusir ular tidak perlu sering diganti. Perawatan rutin seperti penyiraman, pemangkasan, dan pemupukan akan membantu menjaga tanaman tetap sehat dan efektif dalam mengusir ular.

  • Apakah tanaman pengusir ular sepenuhnya menjamin rumah bebas dari ular?

    Meskipun tanaman pengusir ular efektif, mereka tidak sepenuhnya menjamin rumah bebas dari ular. Sebaiknya kombinasikan dengan tindakan pencegahan lain seperti menjaga kebersihan halaman, menutup celah atau lubang di rumah, dan menghilangkan sumber makanan ular.

Share This Article
Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *