Cara Melaksanakan Salat Witir di Ramadan 2026, Buaya Yahya Jelaskan Keutamaannya

Zaiful Aryanto
4 Min Read

Pengertian dan Keutamaan Salat Witir

Salat witir merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Ibadah ini biasanya dilakukan setelah melaksanakan salat tarawih, terutama selama bulan Ramadan. Berbeda dengan salat tarawih yang hanya khusus dilaksanakan saat Ramadan, salat witir bisa dilakukan kapan saja sebagai penutup salat di malam hari.

Buya Yahya menjelaskan bahwa salat witir memiliki keistimewaan tersendiri dalam pandangan agama Islam. Salah satu keutamaannya adalah bahwa salat ini disaksikan langsung oleh para malaikat. Hal ini menunjukkan betapa istimewanya salat witir yang dikerjakan pada malam hari.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, Nabi Muhammad SAW berpesan kepada Abu Dzar untuk tidak pernah meninggalkan tiga hal yaitu salat fajar, salat witir sebelum tidur, dan puasa tiga hari setiap bulan.

Tata Cara Salat Witir

Salat witir dapat dilakukan dengan berbagai jumlah rakaat. Menurut penjelasan Buya Yahya, jumlah rakaat paling sedikit adalah satu rakaat, namun rakaat sempurna yang paling rendah adalah tiga rakaat. Jumlah rakaat terbanyak dan terbaik adalah 11 rakaat.

Salat witir bisa dikerjakan secara dua-dua atau satu-satu. Jika dikerjakan dua-dua, maka disebut sebagai sunnah. Contohnya, jika ingin melakukan 11 rakaat, maka bisa dilakukan dengan cara dua-dua sebanyak lima kali, lalu ditambah satu rakaat.

Namun, Buya Yahya juga menyampaikan bahwa apabila seseorang ingin melakukan salat witir langsung lima rakaat, itu juga diperbolehkan. Meski begitu, ia memberikan peringatan bahwa jika seseorang langsung melakukan 11 rakaat, bisa saja mengalami rasa pusing.

Niat Shalat Witir

Berikut adalah niat-niat salat witir:

  1. Niat Salat Witir Sendiri Satu Rakaat

    أصلى سنة من الوتر ركعة لله تعالى

    Artinya: “Aku niat shalat sunnat witir satu rakaat karena Allah ta’ala.”

  2. Niat Salat Witir Sendiri Dua Rakaat

    أصلى سنة من الوتر ركعتين لله تعالى

    Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir dua rakaat karena Allah ta’ala.”

  3. Niat Salat Witir Sendiri Tiga Rakaat Sekaligus

    اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

    Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Salat Witir 3 Rakaat

Jika seseorang ingin melakukan salat witir tiga rakaat sendirian, berikut langkah-langkahnya:

  • Niat sholat witir sendiri untuk dua rakaat.
  • Takbiratul ihram sambil membaca niat di dalam hati.
  • Baca Surat Al-Fatihah dan setelah itu membaca salah satu surat dalam alquran.
  • Rukuk.
  • Itidal.
  • Sujud pertama.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Berdiri kembali pada rakaat kedua.
  • Baca surat Surat Al-Fatihah dan membaca salah satu surat dalam alquran.
  • Rukuk.
  • Itidal.
  • Sujud pertama.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Duduk tasyahud akhir rakaat kedua.
  • Salam pada akhir rakaat kedua.

Setelah itu, lanjutkan dengan sholat witir kembali satu rakaat:

  • Niat salat witir satu rakaat sendiri.
  • Takbiratul ihram sambil membaca niat di dalam hati.
  • Baca Surat Al-Fatihah dan setelah itu membaca salah satu surat dalam alquran.
  • Rukuk.
  • Itidal.
  • Sujud pertama.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Duduk tasyahud akhir.
  • Salam.


Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *