Memastikan Ketersediaan Uang Rupiah yang Layak Edar
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat kembali menyelenggarakan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) Kalimantan Barat 2026. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 19 Februari hingga 12 Maret 2026, dengan tujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar hingga ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan perbankan.
Dalam rangkaian kegiatan ini, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026. Jumlah ini meningkat 28,6 persen dibandingkan realisasi kebutuhan uang tunai pada periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp2,8 triliun. Peningkatan ini terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan transaksi masyarakat.
Pada momen Kick-off SERAMBI Kalbar 2026 yang dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2026, sebanyak 600 paket bahan pokok seperti beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam, cabai rawit, dan cabai merah habis terjual kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan SERAMBI Kalbar 2026 sekaligus pembukaan National Halal Fair (NHF) Kalbar 2026.
Sinergi dengan Berbagai Pihak
Bank Indonesia bersinergi dengan 34 perbankan di Kalimantan Barat yang menyediakan layanan penukaran uang Rupiah pada 70 titik layanan di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat, dengan total 14.000 paket penukaran. Sinergi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan dan memastikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Adapun dalam pelaksanaan SERAMBI Kalbar 2026, Bank Indonesia juga melibatkan berbagai jenis layanan seperti Kas Keliling Ritel sebanyak 1.500 paket, Kas Keliling Terpadu dan Peduli Mudik sebanyak 4.000 paket, serta Kas Keliling Susur Sungai sebanyak 500 paket. Selain itu, layanan penukaran uang juga disediakan kepada mitra kerja.
Kolaborasi dalam Pengembangan Ekonomi Syariah
Melalui penyelenggaraan National Halal Fair (NHF) Kalimantan Barat Tahun 2026, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalimantan Barat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta seluruh stakeholder ekonomi dan keuangan syariah daerah. Tujuannya adalah untuk mewujudkan komitmen bersama dalam mendorong perluasan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Barat.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat rantai nilai ekosistem produk halal (halal value chain), meningkatkan daya saing pelaku usaha halal, serta memperluas akses pembiayaan dan literasi keuangan syariah di daerah.
Pasar Murah untuk Menjaga Stabilitas Harga
Seiring dengan upaya memastikan kecukupan uang tunai pada bulan Ramadan, Bank Indonesia juga mencermati dinamika harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok yang secara historis cenderung fluktuatif pada periode tersebut. Oleh karena itu, sebagai bagian dari rangkaian SERAMBI Kalbar 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat turut menyelenggarakan Pasar Murah SERAMBI selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Pasar Murah SERAMBI akan hadir kembali pada tanggal 9–12 Maret 2026 di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Kegiatan ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan berbagai mitra strategis, guna membantu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Inovasi dalam Edukasi Keuangan
Sebagai bentuk inovasi, SERAMBI Kalbar 2026 menghadirkan Perbankan Syariah Fair yang terintegrasi dengan berbagai program edukasi kebanksentralan, antara lain edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, edukasi QRIS, pelindungan konsumen, serta literasi keuangan. Kegiatan ini didukung oleh pemerintah daerah dan mitra strategis melalui penyediaan berbagai layanan publik terpadu.
Layanan publik terpadu ini mencakup Samsat Keliling, SIM Keliling, Layanan Informasi Jasa Keuangan OJK, Layanan Pajak DJP, Layanan Administrasi Hukum Umum, Layanan Kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI), serta Layanan ZISWAF BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dalam satu lokasi.
Optimalisasi Layanan Melalui Aplikasi Digital
Optimalisasi layanan juga dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang dapat diakses melalui https://pintar.bi.go.id. Aplikasi ini tidak hanya digunakan untuk layanan penukaran di loket perbankan, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi antrean dan kepadatan di lokasi penukaran, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta mendorong distribusi uang Rupiah yang lebih efisien dan merata.