Liga 4 Papua Tengah Digelar di Mimika, Tujuh Tim Bersaing Ketat

Hartono Hamid
4 Min Read

Pembukaan Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah

Kompetisi sepak bola Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah musim 2025–2026 resmi dibuka di Stadion Imipi, SP I, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (8/3/2026). Acara pembukaan ini menjadi momen penting bagi dunia sepak bola di wilayah tersebut, yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat setempat.

Acara dimulai dengan penampilan tarian adat Papua yang memperkuat nuansa budaya lokal. Selain itu, siswa SMA Negeri 2 Mimika juga memberikan pertunjukan drum band yang menghibur para tamu undangan dan masyarakat sekitar.

Hadirnya Tokoh Penting dalam Acara

Kehadiran Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, serta Bupati Puncak Elvis Tabuni menunjukkan dukungan penuh terhadap kompetisi ini. Hadir juga unsur Forkopimda, pimpinan OPD kabupaten dan provinsi, serta pengurus PSSI dan Asprov Papua Tengah.

Mewakili Ketua PSSI Papua Tengah, Muhamad Haikal menyampaikan bahwa Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga ruang untuk membangun persaudaraan dan kebanggaan masyarakat. Ia mengucapkan terima kasih kepada delapan bupati dari delapan kabupaten yang mendukung pembangunan sepak bola di wilayah ini.

Rencana Kompetisi Berkelanjutan

Setelah Liga 4 tahun ini, PSSI Papua Tengah akan melanjutkan dengan kompetisi Piala Suratin U-13, U-15, dan U-17. Selain itu, Liga 4 akan digelar di delapan kabupaten dengan titel Piala Bupati. Para juara dari masing-masing kabupaten akan bertanding di tingkat provinsi dalam Piala Gubernur Papua Tengah.

Sistem kompetisi berjenjang ini bertujuan menciptakan ekosistem pembinaan sepak bola yang terstruktur, sekaligus memberikan jam terbang bagi pemain, pelatih, dan perangkat pertandingan.

Pesan Persatuan dari Ketua Panitia

Ketua Panitia Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah, Alfred Fredy Anouw, menyampaikan pesan kuat bahwa sepak bola adalah bahasa persatuan dan ruang perdamaian. Ia menjelaskan bahwa di atas lapangan hijau tidak ada perbedaan wilayah pesisir maupun pegunungan. Yang ada hanya satu tujuan, yaitu membawa kebanggaan bagi Papua Tengah.

Ia juga mengajak seluruh pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat untuk menjadikan kompetisi ini sebagai pesta rakyat yang damai serta menjunjung tinggi sportivitas.

Apresiasi dari Gubernur Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kompetisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang, yakni Rp100 juta untuk juara pertama, Rp70 juta untuk juara kedua, dan hadiah lainnya bagi tim yang berprestasi.

Menurutnya, sepak bola mengajarkan pentingnya kerja sama tim untuk meraih kemenangan. Ia berharap melalui kompetisi ini lahir pemain-pemain terbaik dari Papua Tengah yang mampu bersaing hingga ke Liga 2 dan Liga 1.

Tim yang Ikut Bertanding

Dalam kompetisi Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah musim 2025–2026 ini, tercatat tujuh tim akan berlaga memperebutkan gelar juara. Beberapa di antaranya adalah Badai Cartenz, Persi Intan Jaya, Salju Abadi, dan Persi Puncak.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap kompetisi tersebut dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus mempererat persatuan masyarakat melalui olahraga sepak bola.


Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *