Eks Menhan RI Juwono Sudarsono Sakit, Meninggal di Rumah Sakit Setelah 4 Tahun Berjuang Melawan Penyakit

Hendra Susanto
3 Min Read

Kehilangan Seorang Tokoh Nasional

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Juwono Sudarsono, meninggal dunia pada hari Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada usia 84 tahun setelah berjuang melawan sakit stroke keempat yang dideritanya.

Juwono Sudarsono dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah politik Indonesia. Selama masa karierya, ia pernah menjabat berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Menhan selama era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Menteri Lingkungan Hidup, serta Duta Besar RI untuk Britania Raya.

Prosesi Pemakaman Militer

Jenazah almarhum akan disemayamkan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada hari Minggu (29/3/2026) sebelum akhirnya dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman ini direncanakan akan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI.

Sebelum prosesi pemakaman, pihak Kemhan akan menggelar upacara persemayaman jenazah di Ruang Hening Kemhan. Setelah itu, jenazah akan dibawa ke Lapangan Bela Negara Kemhan untuk menjalani prosesi pelepasan jenazah. Upacara pelepasan tersebut akan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan).

Setelah upacara di lingkungan kementerian, jenazah akan diberangkatkan menuju TMP Kalibata untuk dikebumikan. Prosesi pemakaman ini merupakan bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan negara.

Riwayat Karier yang Menginspirasi

Juwono Sudarsono lahir pada tanggal 5 Maret 1942. Ia memiliki rekam jejak karier yang sangat membanggakan. Selama masa pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie, ia pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dari periode 23 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup RI dari 16 Maret 1998 hingga 21 Mei 1998.

Selama masa pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur), Juwono kembali menjabat sebagai Menhan. Ia kemudian kembali menjabat sebagai Menhan pada periode 21 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2009 di bawah pemerintahan Presiden SBY dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla.

Selain jabatan-jabatan tersebut, Juwono juga pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya pada periode 2003–2004, di era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Perjalanan Hidup yang Penuh Kontribusi

Juwono Sudarsono adalah sosok yang tidak hanya berkontribusi dalam bidang politik, tetapi juga dalam pendidikan dan diplomasi. Ia dikenal sebagai tokoh intelektual yang memiliki visi jangka panjang dalam membangun bangsa. Meskipun telah lama meninggalkan panggung politik, nama Juwono masih dikenang oleh banyak kalangan.

Putra sulung Juwono, Vishnu Juwono, menyampaikan bahwa ayahnya selama empat tahun terakhir fokus pada penyembuhan penyakit yang dideritanya. “Beliau menderita sakit stroke keempat,” ujarnya. Meski begitu, ia tetap menjalani hidup dengan penuh ketabahan dan kesadaran akan takdir Tuhan.

Dengan kematian Juwono Sudarsono, Indonesia kehilangan seorang tokoh yang telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Share This Article
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *