Viral Dugaan Pungli Jembatan Cirahong, Pemprov Siapkan APILL, Dishub Ciamis: Masih Tahap Survei

Nurlela Rasyid
3 Min Read

Respons Cepat Pemprov Jabar terhadap Dugaan Pungli di Jembatan Cirahong

Polemik dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Jembatan Cirahong, Kabupaten Ciamis, telah mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Setelah aktivitas penjagaan di jembatan tersebut dihentikan, Pemprov Jabar mulai menyiapkan solusi untuk mengatasi permasalahan lalu lintas di lokasi tersebut.

Salah satu solusi yang disiapkan adalah pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) untuk mengatur arus kendaraan. APILL ini akan menjadi pengganti peran petugas yang sebelumnya mengatur lalu lintas di jembatan penghubung antara Ciamis dan Tasikmalaya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui media sosialnya juga turut menyampaikan perhatian terhadap masalah ini. Ia menegaskan bahwa Jembatan Cirahong merupakan jembatan legendaris milik PT Kereta Api Indonesia yang sebelumnya telah diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, perbaikan lantai jembatan telah dilakukan dengan anggaran sekitar Rp1 miliar sehingga kini layak dilintasi masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Jabar dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menggunakan jembatan tersebut.

APILL sebagai Solusi Utama

Perwakilan UPTD PPP LLAJ Wilayah III Dishub Jabar, Acep Indragunawan, mengatakan bahwa pemasangan APILL merupakan instruksi langsung dari gubernur. Menurutnya, APILL di Jembatan Cirahong harus sudah terpasang dalam waktu dekat.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, bulan ini APILL di Jembatan Cirahong harus sudah terpasang,” ujarnya saat meninjau lokasi, Minggu (5/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa APILL nantinya akan mengatur arus kendaraan dari dua arah, baik dari Ciamis ke Tasikmalaya maupun sebaliknya. Selain itu, Dishub Jabar juga berencana menambahkan marka jalan guna membuat antrean kendaraan lebih tertib dan teratur.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan survei teknis untuk menentukan sistem pengaturan lalu lintas, termasuk durasi lampu dari masing-masing arah. “Besok kami mulai survei untuk menghitung waktu tempuh dan pola antrean kendaraan. Setelah itu akan segera dilakukan pemasangan,” katanya.

Namun demikian, rencana tersebut masih menunggu kajian teknis lebih lanjut.

Peninjauan dan Rencana Lanjutan

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Uga Yugaswara, menyebut kunjungan pihak UPTD Wilayah III Jabar ke lokasi baru sebatas melihat kondisi di lapangan. “Info dari petugas, UPTD Wilayah III Jabar kemarin hanya visit lokasi melihat situasi Cirahong,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Bidang Lalu Lintas Dishub Jabar akan kembali melakukan peninjauan bersama UPTD Wilayah III, meski jadwalnya belum dipastikan. “Terkait pemasangan lampu isyarat, rencananya akan dipasang APILL dari kedua arah. Tapi sebelumnya akan dilakukan survei lalu lintas untuk menentukan durasi lampu,” jelasnya.

Uga menyebut, hingga saat ini belum ada kepastian waktu pemasangan APILL tersebut. “Untuk pemasangan belum tahu kapan pastinya, mudah-mudahan secepatnya bisa terealisasi,” pungkasnya.

Harapan Pemprov Jabar

Pemprov Jabar berharap, dengan adanya APILL dan penataan infrastruktur pendukung, arus lalu lintas di Jembatan Cirahong tetap aman dan lancar.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi potensi konflik dan memastikan kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut.

Share This Article
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *