Layanan KRL Bandung Raya Diperpanjang ke Cicalengka

Bayu Purnomo
4 Min Read



JAKARTA — KAI Commuter melakukan perubahan pada Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) untuk KA Commuter Line Bandung Raya. Penyesuaian ini dilakukan sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di wilayah Jawa Barat. Menurut VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, perubahan tersebut akan mulai berlaku resmi pada 1 Februari 2026.

Perubahan layanan ini telah mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Hal ini didasarkan atas hasil kajian teknis dan dituangkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor KP-DJKA 154 Tahun 2025 tentang Persetujuan Penambahan Frekuensi Perjalanan Kereta Api pada Lintas Layanan yang Sama PT Kereta Commuter Indonesia.

“Penyesuaian utama mencakup perpanjangan relasi perjalanan KA Commuter Line Bandung Raya pada satu jadwal dan pengalihan jadwal pada perjalanan lainnya guna memastikan efisiensi mobilitas pengguna di lintas Padalarang–Cicalengka PP,” ujar Karina dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Salah satu perubahan yang dilakukan adalah perpanjangan KA 398 Commuter Line Bandung Raya menjadi KA 398A. Sebelumnya, rute KA 398 hanya melayani Padalarang–Kiaracondong, kini berubah menjadi rute yang lebih panjang yaitu Padalarang–Cicalengka dengan jadwal pemberangkatan dari Stasiun Padalarang pukul 21.46 WIB.

Selain itu, perjalanan KA 399 Commuter Line Bandung Raya yang sebelumnya melayani rute Kiaracondong–Padalarang dengan keberangkatan pukul 22.50 WIB dari Stasiun Kiaracondong akan dibatalkan. Untuk menggantikan layanan tersebut, KA 357 Commuter Line Bandung Raya akan dioperasikan dengan rute Cicalengka–Padalarang yang berangkat dari Stasiun Cicalengka pukul 22.25 WIB.

KA 357 akan tiba di Stasiun Kiaracondong pukul 23.04 WIB dan diberangkatkan kembali pukul 23.10 WIB. Jadwal ini lebih malam sekitar 20 menit dibandingkan jadwal perjalanan sebelumnya di Stasiun Kiaracondong atau stasiun-stasiun lainnya.

“Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan pilihan waktu perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat Bandung Raya, khususnya pada malam hari,” tambah Karina.

KAI Commuter juga mengimbau para pengguna untuk memperhatikan jadwal terbaru agar perjalanan tetap terencana dengan baik. Pemesanan dan pembelian tiket untuk 1 Februari 2026 sudah dapat dilakukan mulai H-7 atau sejak 26 Januari 2026 melalui aplikasi Access by KAI.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, menegaskan bahwa penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line ini telah melalui evaluasi menyeluruh dan layak dioperasikan. DJKA memastikan setiap perubahan layanan telah melalui pengkajian aspek teknis secara komprehensif.

“Persetujuan ini diberikan agar layanan Commuter Line dapat dioperasikan secara aman, andal, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Arif.

Terkait dengan perpanjangan lintas Commuter Line Bandung Raya, Arif menyebut bahwa pemerintah tetap akan memberikan subsidi. DJKA berkomitmen menjaga tarif layanan ini tetap terjangkau meski telah mengalami perpanjangan lintas.

Subsidi tersebut diberikan melalui skema Public Service Obligation (PSO) yang disalurkan pemerintah melalui DJKA. Dengan adanya PSO, tarif layanan Commuter Line Bandung Raya untuk lintas Padalarang–Kiaracondong sepanjang 20 km dan Kiaracondong–Cicalengka sepanjang 22 km tetap pada harga Rp4.000. Sementara itu, untuk lintas Padalarang–Cicalengka sejauh 42 km dikenakan tarif Rp5.000.

“Kami akan dorong agar kebermanfaatan dari PSO ini dapat menjangkau masyarakat lebih luas, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Arif.

Share This Article
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *