Bukan Hari Ini! Nasib Rizky Ridho di Puskas Award 2025 Diungkap di Gala FIFA The Best 2025

Ratna Purnama
5 Min Read

Proses Penilaian Puskas Award 2025 yang Rumit dan Menegangkan



Penggemar sepak bola Tanah Air sempat mengalami kecemasan setelah voting Puskas Award 2025 resmi ditutup pada Kamis, 4 Desember 2025 pukul 06.59 WIB. Banyak orang berharap pengumuman pemenang akan langsung dilakukan, terutama untuk mengetahui nasib gol salto Rizky Ridho yang memicu euforia nasional. Namun, FIFA belum merilis hasilnya hingga kini.

Pengumuman pemenang Puskas Award 2025 baru akan disampaikan saat Gala The Best FIFA Football Awards 2025 digelar. Penutupan voting pada Kamis pagi hanya menandai berakhirnya kesempatan fans global memberi suara. Selanjutnya, FIFA memasuki tahap penghitungan suara yang melibatkan dua kelompok juri dengan bobot setara, yaitu fans dan Panel FIFA Legends.

Fans dari seluruh dunia telah menilai tiga gol terbaik pilihan mereka sejak 13 November 2025. Gol pertama diberi 5 poin, peringkat kedua 3 poin, dan peringkat ketiga 1 poin. Namun, penilaian fans hanya mengisi 50 persen dari total bobot Puskas Award 2025. Separuh lainnya diberikan kepada Panel FIFA Legends yang juga menilai tiga gol dengan skema poin serupa.

Proses penghitungan tidak bisa dilakukan secara instan karena FIFA harus menghitung semua poin dari dua kelompok juri tersebut. Hasil penilaian tidak otomatis keluar begitu voting ditutup karena ada proses panjang untuk menyusun peringkat akhir dari 11 gol nominasi.

Setelah poin individual terkumpul, FIFA masih harus membuat ranking 1 sampai 11 dari fans dan ranking 1 sampai 11 dari panel legenda. Posisi gol dalam ranking ini akan menentukan nilai scoring point yang menjadi dasar pemenang. Gol peringkat pertama dari masing-masing juri mendapat 13 poin, posisi kedua 11 poin, lalu urutan ketiga hingga ke-11 berurutan dari 9 poin sampai 1 poin.

Skema ini membuat selisih nilai antar gol bisa sangat tipis dan butuh ketelitian dalam perhitungan. Jika dua gol memperoleh nilai total sama, FIFA sudah menyiapkan enam tingkat aturan tie-break untuk menentukan siapa yang unggul. Penilaian pertama melihat scoring point tertinggi dari fans, lalu ditelusuri sampai jumlah vote 3 poin dari legenda jika masih imbang. Jika hingga aturan keenam dua gol tetap sama kuat, maka keduanya dinyatakan sebagai pemenang bersama. Kemungkinan ini sangat kecil, tetapi tidak pernah dikesampingkan oleh FIFA.

Dengan sistem penilaian yang kompleks, wajar jika FIFA tidak dapat langsung mengumumkan pemenang beberapa jam setelah voting ditutup. Proses perhitungan yang ketat memberi jaminan transparansi sekaligus menjaga prestise Puskas Award sebagai penghargaan gol terbaik dunia.

Karena itu, nasib Rizky Ridho dan gol salto sensasionalnya belum bisa dipastikan. Ia masih harus menunggu bersama kandidat lain seperti Lamine Yamal dan sembilan pesepak bola dunia lain. FIFA juga tidak pernah mempublikasikan ranking sementara selama voting berlangsung. Posisi gol yang banyak dibicarakan publik pun tidak bisa ditebak sampai The Best FIFA Football Awards digelar.

Pengumuman Puskas Award 2025 akan dilakukan bersamaan dengan kategori utama lain seperti The Best FIFA Men’s Player dan Women’s Player. Semua ini menjadi bagian dari Gala The Best FIFA Football Awards 2025 yang setiap tahun menjadi momen paling prestisius di dunia sepak bola.

Selain itu, FIFA juga akan merilis pemenang The Best FIFA Goalkeeper untuk putra dan putri. Ada pula penghargaan The Best FIFA Coach, FIFA Fair Play Award, dan FIFA FIFPro World 11. Hingga kini, FIFA belum merilis tanggal resmi penyelenggaraan The Best FIFA Football Awards 2025. Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, gala biasanya berlangsung akhir tahun atau awal tahun berikutnya.

Sebagai gambaran, The Best FIFA Football Awards 2022 digelar pada 27 Februari 2023 di Paris. Tahun berikutnya berlangsung pada 15 Januari 2024 di London, lalu edisi 2024 diumumkan pada 17 Desember 2024. Dengan pola yang tidak selalu sama, sulit memprediksi apakah gala edisi 2025 akan digelar pada Desember tahun ini atau mundur ke Januari 2026. Hingga FIFA merilis tanggal resmi, semua masih bersifat spekulasi.

Situasi ini membuat publik Indonesia harus bersabar menanti apakah gol Rizky Ridho akan mengukir sejarah di panggung dunia. Antusiasme luar biasa dari fans Indonesia sudah mencuri perhatian global, tetapi hasil akhir tetap berada di tangan sistem penilaian resmi FIFA. Rizky Ridho kini tinggal menunggu momen puncak dalam gala prestisius tersebut.

Sampai acara The Best FIFA Football Awards 2025 digelar, teka-teki pemenang Puskas Award 2025 tetap menjadi misteri paling ditunggu publik sepak bola.

Share This Article
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *