Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air di Hutan Desa Dayurejo
PT Etika Dairies Indonesia menjalankan program rehabilitasi lahan kritis di area lereng Pegunungan Arjuno-Welirang. Tujuan utama dari program ini adalah pemulihan ekosistem, peningkatan daya resap air di sekitar sumber mata air Hutan Desa Dayurejo, serta mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui perbaikan vegetasi.
Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Loka Jaya Binangun, serta didukung oleh Cempaka Foundation dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan. Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air (KHDTA) di Hutan Desa Dayurejo menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung keberlanjutan daerah tangkapan air (DTA) yang memiliki peran vital bagi ekosistem dan masyarakat sekitar.
Fokus utama program KHDTA adalah:
* Rehabilitasi lahan kritis melalui penanaman pohon dan perbaikan vegetasi
* Pemulihan ekosistem untuk menjaga keseimbangan lingkungan di lereng Pegunungan Arjuno-Welirang
* Peningkatan daya resap air guna mendukung keberlanjutan sumber mata air di Hutan Desa Dayurejo
* Pemberdayaan masyarakat lokal dengan melibatkan petani hutan dalam kegiatan konservasi sehingga memberikan manfaat ekonomi tambahan
Detail Program Konservasi
- Jumlah Bibit: 1.000 pohon
- Luas Lahan: 2 hektare
- Periode Pelaksanaan: Desember 2025 – Oktober 2026
- Pelaksana: 10 petani hutan dari LPHD Loka Jaya Binangun
- Target Keberhasilan: Tingkat kehidupan tanaman minimal 75 persen pada akhir program
- Monitoring & Evaluasi: Dilakukan dua kali, yaitu pada bulan ke-2 dan bulan ke-6 setelah penanaman.
Direktur Cempaka Foundation, Sarifudin Lathif menyampaikan bahwa program ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang menanam harapan. “Harapan bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan manfaat dari hutan yang lestari, harapan bagi generasi mendatang untuk tetap memiliki sumber daya air yang terjaga, serta harapan bagi bumi agar tetap hijau dan sehat. Kami bangga bisa berkolaborasi dengan PT Etika Dairies Indonesia dan LPHD Loka Jaya Binangun dalam upaya ini,” ucapnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Nur Cholis mengatakan bahwa konservasi hutan dan daerah tangkapan air adalah prioritas. “Dengan adanya program ini, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga hutan berarti menjaga kehidupan. Pemerintah daerah akan terus mendukung langkah-langkah kolaboratif seperti ini, karena keberhasilan konservasi hanya bisa dicapai melalui kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat,” kata dia.
Perwakilan PT Etika Dairies Indonesia menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan, mereka percaya bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab sosial mereka. “Melalui program KHDTA ini, kami ingin memastikan bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan. Kami berharap program ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta menjaga hutan dan daerah tangkapan air di Pasuruan.”
Dampak Sosial-Ekonomi
Program ini tidak hanya fokus pada aspek ekologis, tetapi juga memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat:
* Pemberdayaan Petani Hutan: 10 petani hutan dilibatkan secara aktif dalam perawatan pohon selama satu tahun penuh, sehingga mereka memperoleh tambahan pendapatan sekaligus keterampilan baru dalam pengelolaan hutan.
* Peningkatan Kesadaran Lingkungan: Melalui keterlibatan masyarakat, program ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga hutan dan daerah tangkapan air.
* Manfaat Jangka Panjang: Hutan yang lestari akan mendukung ketersediaan air bersih, mengurangi risiko bencana ekologis, serta menjadi sumber daya ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
* Kolaborasi Multi-Pihak: Program ini menjadi model kerja sama antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat yang dapat direplikasi di daerah lain.
Komitmen Perusahaan
Melalui program ini, PT Etika Dairies Indonesia menegaskan komitmennya dalam:
* Menjaga kelestarian hutan dan daerah tangkapan air di Kabupaten Pasuruan
* Memberdayakan masyarakat lokal, khususnya petani hutan
* Mendukung keberlanjutan lingkungan hidup untuk generasi mendatang
Program KHDTA di Hutan Desa Dayurejo diharapkan menjadi model kolaborasi konservasi yang dapat direplikasi di wilayah lain. Dengan adanya rehabilitasi lahan kritis ini, masyarakat sekitar akan memperoleh manfaat langsung berupa peningkatan kualitas lingkungan, ketersediaan air bersih, serta peluang ekonomi berkelanjutan.